Putin dan Zelensky Kompak Telpon Jokowi Soal Kisruh Gandum, Pengamat: Perkuat Stabilitas Pangan dan Energi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Minggu, 06 November 2022 | 18:26 WIB
Putin dan Zelensky Kompak Telpon Jokowi Soal Kisruh Gandum, Pengamat: Perkuat Stabilitas Pangan dan Energi
Ilustrasi gandum. (Shutterstock)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi media komunikasi dua pemimpin dunia. Hal itu tercermin saat Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kompak melakukan panggilan telepon dengan Presiden Jokowi terkait pengiriman gandum dari Ukraina dalam Grain Initiative.

Kesepakatan Grain Initiative antara Rusia dan Ukraina melibatkan Turki dan PBB agar pengiriman gundum dan biji-bijian kembali berjalan setidaknya pada bulan ini. Langkah Presiden Putin dan Zelensky menelpon Presiden Jokowi mendapat tanggapan dari pengamat politik Ali Armunanto.

Menurut Ali Armunanto, keterlibatan Presiden Jokowi dalam masalah itu bukan semata-mata untuk menyelamatkan negara lain dari krisis pangan, tetapi lebih pada memastikan stabilitas pangan dalam negeri.

“Saya rasa bukan semata dalam rangka menyelematkan krisis pangan glohal, tetapi juga dalam rangka mengamankan stabilitas pangan dalam negeri,” kata Armunanto.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mencoba melihat peluang yang bisa menguntungkan Indonesia bila suatu ketika ada terjadi embargo internasional terhadap Rusia. Pasalnya, hingga saat ini Rusia masih terus melakukan invasi kepada Ukraina, karena jika hal tersebut terjadi bukan hanya terjadi ancaman krisis pangan tetapi juga pada melonjaknya harga minyak dan gas.

“Untuk mencegah krisis serta mengambil keuntungan atas embargo internasional terhadap Rusia dengan memanfaatkan harga minyak dan gas yg murah,” ujarnya.

“Dengan langkah tersebut Jokowi telah memastikan stabilitas pangan dan energi Indonesia serta memperkuat kerjasama internasional,” jelasnya.

Disini lain, lanjut dosen politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar itu, aktifnya Presiden Jokowi dalam permasalahan Rusia dan Ukraina sangat tepat dan membawa keuntungan bagi Indonesia secara khusus, karena hal tersebut bisa menciptakan stabilitas ekonomi di Indonesia, serta memperkuat hubungan antara Indonesia-Rusia dan Indonesia-Ukraina.

“Disisi lain stabilitas pangan dan energi akan menciptakan stabilitas ekonomi dan memperkuat stabilitas pemerintahan Jokowi,” tandasnya.

Sebelumnya, Rusia sempat menarik diri dari kesepakatan Grain Initiative sehingga arus gandum dan biji-bijian lainnya dari Ukraina terblokir di Laut Hitam. Setelah melewati masalah tersebut, Presiden Putin dan Presiden Zelensky kompak melakukan panggilan telepon dengan Presiden Joko Widodo.

Dalam akun twitter-nya @jokowi, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan sambungan telepon dengan Putin. Dia pun menyambut berlanjutnya kesepakatan tersebut.

"Melakukan percakapan telepon dengan Presiden Putin dan membahas Inisiatif Biji-bijian [Grain Initiative] Laut Hitam. Menyambut keputusan untuk bergabung kembali dengan inisiatif tersebut," tulisnya, dikutip Jumat (4/11).

Sementara, percakapan Jokowi dengan Zelensky terungkap dalam cuitan Presiden Ukraina tersebut di akun twitter-nya, @ZelenskyyUa.

"Melakukan panggilan telepon Presiden Indonesia @jokowi. Kami membahas pentingnya melanjutkan Inisiatif Biji-bijian. Ukraina siap untuk terus menjadi penjamin ketahanan pangan global. Perhatian juga diberikan pada persiapan KTT #G20," cuitnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Partai Politik 'Ojo Kesusu' Sodorkan Nama Bacapres, Ngabalin: Mending Salat Istikharah Dulu Deh!

Partai Politik 'Ojo Kesusu' Sodorkan Nama Bacapres, Ngabalin: Mending Salat Istikharah Dulu Deh!

News | Minggu, 06 November 2022 | 14:34 WIB

Ngeri! Rocky Gerung Nilai Presiden Jokowi Hanya akan Wariskan 2 Hal Ini ke Penerusnya Nanti

Ngeri! Rocky Gerung Nilai Presiden Jokowi Hanya akan Wariskan 2 Hal Ini ke Penerusnya Nanti

| Minggu, 06 November 2022 | 14:02 WIB

Anies Baswedan Bukan Petugas Partai Kayak Jokowi, Rocky Gerung: Orang Berpikir Partai Nanti Juga Tipu Anies!

Anies Baswedan Bukan Petugas Partai Kayak Jokowi, Rocky Gerung: Orang Berpikir Partai Nanti Juga Tipu Anies!

Sumbar | Minggu, 06 November 2022 | 14:15 WIB

Terkini

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB

Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara

Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:09 WIB

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:52 WIB

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB