Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Laporan Angka Pengangguran AS Meningkat, Harga Emas Batangan Melesat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 07 November 2022 | 08:40 WIB
Laporan Angka Pengangguran AS Meningkat, Harga Emas Batangan Melesat
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia menguat signifikan pada perdagangan akhir pekan kemarin. Penguatan ini seiring jatuhnya kurs USD setelah data menunjukkan angka pengangguran di USA naik di periode Oktober.

Hal ini meningkatkan optimisme The Fed akan kurang agresif pada kenaikan suku bunga bulan depan.

Mengutip CNBC, Senin (7/11/2022) harga emas di pasar spot naik 3,19 persen menjadi USD1,684,90 per ounce. Emas batangan naik hampir 2,2 persen untuk minggu ini, persentase kenaikan mingguan terbesar sejak akhir Juli.

Sementara emas di pasar berjangka AS naik 3,3 persen menjadi USD1,684,70. Mengikuti data pekerjaan, indeks dolar turun 1,6 persen membuat emas yang dihargakan dengan greenback lebih menarik bagi pembeli luar negeri.

Pengusaha AS mempekerjakan lebih banyak pekerja dari yang diharapkan pada bulan Oktober, tetapi kenaikan tingkat pengangguran menjadi 3,7 persen menunjukkan beberapa pelonggaran dalam pasar tenaga kerja.

"Laporan pekerjaan AS telah mencapai titik manis dari apa yang ingin dilihat pasar dan itu memungkinkan harga emas untuk reli," kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Bank sentral AS pada hari Rabu menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin, tetapi mengisyaratkan mereka akan segera mengurangi siklus kenaikan suku bunga yang agresif karena memberikan waktu bagi ekonomi untuk menyerap pengetatan kebijakan moneter tercepat dalam 40 tahun.

Pembuat kebijakan Fed pada hari Jumat mengindikasikan mereka masih akan mempertimbangkan kenaikan suku bunga yang lebih kecil pada pertemuan kebijakan berikutnya.

Emas dianggap sebagai lindung nilai inflasi, tetapi suku bunga yang tinggi mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil.

"Jika laporan inflasi AS minggu depan secara mengejutkan turun, emas mungkin dapat bergerak menuju level USD1.700." kata Edward Moya, analis senior OANDA. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 939.000/Gram

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 939.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 04 November 2022 | 09:27 WIB

Harga Emas Anjlok Imbas Melonjaknya Dolar AS dan Imbal Hasil US Treasury

Harga Emas Anjlok Imbas Melonjaknya Dolar AS dan Imbal Hasil US Treasury

Bisnis | Jum'at, 04 November 2022 | 09:21 WIB

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

Bisnis | Kamis, 03 November 2022 | 08:34 WIB

Terkini

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB

Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Tingkatkan Mobilitas dan Perkuat Perekonomian Nasional

Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Tingkatkan Mobilitas dan Perkuat Perekonomian Nasional

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:05 WIB

IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun

IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:22 WIB

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:22 WIB