Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Bitcoin Jadi Penyelamat Warga Lebanon di Tengah Krisis

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 07 November 2022 | 11:23 WIB
Bitcoin Jadi Penyelamat Warga Lebanon di Tengah Krisis
Ilustrasi para pekerja sedang mengukir bitcoin.

Suara.com - Tidak selamanya Bitcoin dipandang sebelah mata oleh masyarakat dalam melakukan transaksi. Di beberapa negara, Bitcoin justru dipuja-puja sebagai penyelamat.

Salah satu negaranya yaitu Lebanon yang masyarakatnya lebih memilih Bitcoin ketimbang Pound Lebanon dalam melakukan transaksi imbas dari krisis keuangan setelah perang berkepanjangan.

Penduduk Lebanon, Gabriel mengaku, lebih senang menggunakan Bitcoin, setelah para perbankan menutup layanannya hingga dilarang menarik uang dari ATM.

"Saya akan kehilangan sekitar setengah dari nilainya. Itulah mengapa saya melihat bitcoin, itu adalah cara yang baik untuk mendapatkan uang dari luar negeri," ujarnya seperti dikutip CNBC, Senin (7/11/2022).

Dengan Bitcoin, Gabriel bisa mendapatkan penghasilan dan bisa membeli kebutuhan sehari-hari. Dia justru mendapatkan bitcoin senilai USD5 dengan membuat video pendek.

"Ketika saya dibayar dari pekerjaan arsitektur saya, saya menarik semua uang saya," kata dia.

CNBC pun berbicara dengan banyak penduduk setempat, banyak di antaranya menganggap cryptocurrency sebagai penyelamat untuk bertahan hidup. Beberapa menambang token digital sebagai satu-satunya sumber pendapatan mereka saat mereka mencari pekerjaan.

"Bitcoin benar-benar memberi kami harapan. Saya lahir di desa saya, saya telah tinggal di sini sepanjang hidup saya, dan bitcoin telah membantu saya untuk tinggal di sini," ucap dia.

Sikap Gabriel bukan tanpa alasan, pasalnya Mata uang Lebanon telah kehilangan lebih dari 95% nilainya sejak Agustus 2019, upah minimum juga anjlok dari USD450 menjadi USS17 per bulan.

baca juga

Sedangkan, tingkat inflasi tiga digit Lebanon diperkirakan akan menjadi yang kedua setelah Sudan, dan saldo rekening bank hanyalah angka di atas kertas.

"Tidak semua orang percaya bahwa bank-bank itu bangkrut, tetapi kenyataannya memang demikian," kata Ray Hindi, CEO perusahaan manajemen yang berbasis di Zurich yang didedikasikan untuk aset digital.

"Situasinya tidak berubah sejak 2019. Bank membatasi penarikan, dan simpanan itu menjadi IOU. Anda bisa saja mengeluarkan uang Anda dengan potongan 15%, kemudian 35%, dan hari ini, kami berada di 85%," lanjut Hindi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Penjelasan Mengenai Investasi Bitcoin yang Perlu Diketahui

Ini Penjelasan Mengenai Investasi Bitcoin yang Perlu Diketahui

Deli | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Benarkah Bitcoin Jadi Investasi yang Lebih Aman dari Saham? Ini Penjelasannya

Benarkah Bitcoin Jadi Investasi yang Lebih Aman dari Saham? Ini Penjelasannya

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2022 | 12:41 WIB

Octopus Ajak Masyarakat Tukar Sampah Elektronik dengan Emas dan Bitcoin

Octopus Ajak Masyarakat Tukar Sampah Elektronik dengan Emas dan Bitcoin

Tekno | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 05:40 WIB

Terkini

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×