Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Berikut Bisnis Waralaba yang Diprediksi Mampu Bertahan di Tengah Ancaman Resesi Global

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 08 November 2022 | 14:15 WIB
Berikut Bisnis Waralaba yang Diprediksi Mampu Bertahan di Tengah Ancaman Resesi Global
FLEI Expo XIX Press Conference di GoWork Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, (8/11/2022). (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Ekonomi global diprediksi masih berlanjut mendekati kondisi suram di 2023. Bahkan, International Monetary Fund (IMF) memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2023, dari yang semula dapat tumbuh sebesar 3,8%, kini hanya menjadi 2,7%.

Kondisi tersebut terjadi akibat lonjakan inflasi, suku bunga yang tinggi, perlambatan laju pertumbuhan ekonomi, hingga terhambatnya rantai pasok global akibat konflik geopolitik. Rumitnya masalah ekonomi global tersebut berdampak pada ancaman resesi global yang kian nyata.

Walaupun resesi juga dapat berdampak langsung ke masyarakat, fundamental ekonomi Indonesia dinilai akan lebih kuat dibandingkan negara lain. Dampak yang dirasakan masyarakat akan beragam, mulai dari berkurangnya penghasilan, kemungkinan pemutusan hubungan kerja, hingga kenaikan harga kebutuhan pokok secara berkepanjangan. Jadi, masyarakat diminta untuk antisipatif dalam menghadapi kondisi tersebut.

Melihat kondisi ini, Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Tri Raharjo memberikan gambaran terkait bisnis waralaba apa saja yang bisa bertahan di tengah ancaman resesi global. Menurut Tri, sektor yang paling tahan banting di masa sulit adalah yang berorientasi kepada kebutuhan dasar.

"Misalnya, isi ulang air, minimarket, laundry, dan babershop. Nah kemungkinan, masyarakat bisa datang lagi 1-2 minggu kemudian. Artinya, bisnis yang tingkat kebutuhan masyarakatnya sangat tinggi, dan repeatnya sering, itu akan bertahan di tengah ancaman resesi global 2023," tutur Tri dalam Konferensi Pers di GoWork Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, (8/11/2022).

Kemudian sektor lainnya yang diprediksi kuat bertahan menghadapi resesi adalah sektor pendidikan. Ia menilai, sektor tersebut tetap bertahan meski ada pembatasan bersosialisasi. Sebab, menurut Tri, masyarakat sadar betul bahwa sektor pendidikan adalah hal yang mendasar.

"Sektor pendidikan kena dampaknya memang luar biasa. Tapi, itu menjadi suatu kebutuhan. Ketika anaknya tidak dikursuskan, itu kerasa banget orangtuanya. Sehingga sektor pendidikan dampaknya tidak terlalu besar. Jadi saya kira, sektor pendidikan juga bisa bertahan dari resesi," katanya.

Sektor usaha yang terakhir adalah makanan dan minuman atau FnB (Food and Beverage). Pasalnya, sektor ini berkaitan dengan kebutuhan dasar sehingga relatif aman terhadap resesi. Tetapi, kata Tri, FnB yang berbasis panganan lokal bisa lebih bertahan dibanding makanan yang konten bahan baku impornya besar. Sebab resesi dapat berimbas pada terhambatnya pasokan komoditas impor.

"Selain itu, yang perlu diwaspadai dari bisnis FnB adalah soal tren. Bagaiman tren dalam 5 tahun ke depannya. Ambil contoh, bisnis crafle yang sempat tumbuh saat pandemi, tapi sekarang bagaimana? Jangan sampai kita ambil peluang bisnis yang sifatnya hanya tren semata," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Hadir, FLEI Expo 2022 Realisasikan Licensing Pavilion

Kembali Hadir, FLEI Expo 2022 Realisasikan Licensing Pavilion

Bisnis | Selasa, 08 November 2022 | 13:00 WIB

Cara Buka Cabang Mie Gacoan dengan Sistem Waralaba dan Biayanya

Cara Buka Cabang Mie Gacoan dengan Sistem Waralaba dan Biayanya

Bisnis | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:45 WIB

Mengintip Bisnis Waralaba Para Artis di Ajang Info Franchise & Business Concept 2022

Mengintip Bisnis Waralaba Para Artis di Ajang Info Franchise & Business Concept 2022

Press Release | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 00:49 WIB

Kembali Digelar November 2022, FLEI Expo Usung Tema "Limitless Opportunities"

Kembali Digelar November 2022, FLEI Expo Usung Tema "Limitless Opportunities"

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2022 | 14:42 WIB

FLEI 2022 Kawal Waralaba Membangun Pemulihan Ekonomi Indonesia

FLEI 2022 Kawal Waralaba Membangun Pemulihan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2022 | 16:30 WIB

Flei Expo 2022, Wujud Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini

Flei Expo 2022, Wujud Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini

Press Release | Rabu, 02 Februari 2022 | 12:53 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×