Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Sempat Tak Ada Pesanan Selama Pandemi, Perajin dan UMKM Bali Kini Banjir Orderan dari Delegasi KTT G20

Vania Rossa

Kamis, 10 November 2022 | 15:14 WIB
Sempat Tak Ada Pesanan Selama Pandemi, Perajin dan UMKM Bali Kini Banjir Orderan dari Delegasi KTT G20
Toko Krisna Oleh-Oleh di Bali. (ANTARA)

Suara.com - Rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 Bali tampaknya membawa berkah bagi para penyedia kerajinan dan makanan di Bali. Mereka mengakui banjir pesanan selama rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali berlangsung, setelah hampir dua tahun Bali sepi wisatawan karena pandemi.

Asisten manajer Krisna Oleh-Oleh outlet Jalan By Pass, Kadek Bhuana, mengakui selama dua bulan belakangan, tokonya mencatat kenaikan kunjungan wisatawan asing dan lokal. Para pengunjung itu berbelanja di tokonya, dan membuat ia sangat semangat dan optimis.

Menurutnya, sebelum dikunjungi delegasi, toko terlebih dahulu mendapatkan pemeriksaan ketat dari petugas pengamanan agar para delegasi aman dan nyaman berbelanja oleh-oleh.

Senada dengan Bhuana, Ni Wayan Erni Lestari, pemasok kaos barong dari Gianyar, mengaku kewalahan dengan pesanan baju tanpa kerah dengan dasar warna-warni bergambar kepala barong yang menjadi unggulan oleh-oleh khas Bali.

Sementara itu, Zian, perajin usaha Keben, mengaku telah mendapatkan pemesanan sebanyak 700 keben dari salah satu hotel tempat delegasi G20 menginap di Nusa Dua.

Keben merupakan kerajinan anyaman bambu yang berbentuk menyerupai kubus dengan beragam ukuran, warna dan gambar. Anyaman ini biasa dipakai masyarakat lokal Bali untuk meletakkan sesaji berupa makanan dibawa ke pura, atau menyimpan barang lainnya.

Zian mengaku sangat senang karena ikut mendapat berkah dari kegiatan KTT G20 ini.

"Soalnya, lama saya tidak mendapat pemesanan seperti semenjak terhenti karena pandemi,” katanya, mengutip keterangan pers.

Menurut Zian, pesanan keben yang diterimanya digunakan untuk tempat makanan, selain keben anyaman bambu, ia juga mendapat pesanan keben berukir berbahan stainless.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melihat dari Dekat Mobil Listrik untuk Tamu Negara KTT G20 Bali yang Dijaga TNI

Melihat dari Dekat Mobil Listrik untuk Tamu Negara KTT G20 Bali yang Dijaga TNI

Foto | Kamis, 10 November 2022 | 14:52 WIB

Meriah! Hiasan Sambut KTT G20 Bali Sudah Terpasang, Ada Janur Kuning hingga Baliho

Meriah! Hiasan Sambut KTT G20 Bali Sudah Terpasang, Ada Janur Kuning hingga Baliho

Foto | Kamis, 10 November 2022 | 14:20 WIB

Fix! Presiden Vladimir Putin Batal Hadiri KTT G20 Bali, Ini Sosok Penggantinya

Fix! Presiden Vladimir Putin Batal Hadiri KTT G20 Bali, Ini Sosok Penggantinya

News | Kamis, 10 November 2022 | 14:10 WIB

Terkini

Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?

Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:15 WIB

Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA

Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:07 WIB

BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:02 WIB

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:42 WIB

Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025

Produksi Listrik PLN Nusantara Power Capai 66.919 GWh pada 2025

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:41 WIB

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Resmi IPO, Saham JECX Langsung Terbang 24,8%

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:08 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 10:33 WIB

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisa Borong, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.655.000/Gram

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:20 WIB

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bergerak Dua Arah, IHSG Masih Bertengger di Level 5.900

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:15 WIB

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:13 WIB

×