Perusahaan Mainan Ini Luncurkan Figure Sri Asih dan Gundala 100% Buatan Dalam Negeri

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 17 November 2022 | 07:37 WIB
Perusahaan Mainan Ini Luncurkan Figure Sri Asih dan Gundala 100% Buatan Dalam Negeri
PT Royal Kreasi Cermerlang (RKC), melalui peluncuran mainan atau figure Sri Asih dan Gundala.

Suara.com - Industri kreatif tanah air mulai kembali menggeliat setelah dihantam pandemi dalam tiga tahun terakhir. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya berbagai event hiburan, tumbuhnya angka penonton bioskop, serta tidak ketinggalan peluncuran produk oleh para pelaku usaha industri kreatif, di mana salah satunya dilakukan produsen mainan lokal Indonesia, PT Royal Kreasi Cermerlang (RKC), melalui peluncuran mainan atau figure Sri Asih dan Gundala, sosok superhero Indonesia dari Jagat Bumi Langit yang live action-nya telah di angkat ke layar lebar.

Peluncuran mainan superhero lokal tersebut merupakan bagian dari upaya pelaku usaha kreatif dalam negeri mendukung pengembangan intellectual property (IP) lokal agar lebih dikenal dan diterima, baik oleh pasar domestik maupun mancanegara. Selain itu, juga untuk memberikan pengalaman baru kepada para penggemar memiliki figure sosok superhero lokal yang kini tengah digandrungi.

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur RKC Andrias Santoso, saat peluncuran mainan Sri Asih dan Gundala di Jakarta. Menurutnya, kedua mainan tersebut di produksi untuk memenuhi pangsa pasar penggemar mainan superhero Indonesia yang saat ini permintaannya masih cukup tinggi.

Andrias mengatakan, mainan Sri Asih dan Gundala yang baru saja diluncurkan ini memiliki tampilan yang friendly dan menggemaskan, sehingga cocok untuk semua kalangan. Kehadirannya dengan berbagai pose membuat produk ini tepat dijadikan koleksi atau pajangan di meja kerja dan meja belajar.

“Dengan mengusung merk Zigo, kami memproduksi 2 (dua) bentuk pose untuk Sri Asih dan 1 (satu) bentuk pose untuk Gundala. Ketiganya dapat diperoleh melalui online store serta jaringan minimarket Indomaret,” ujarnya.

Untuk memperkenalkan produk terbarunya tersebut, RKC akan melakukan serangkaian promosi melalui roadshow ke beberapa kota.

“Dalam roadshow tersebut kami akan memberikan giveaway serta menggelar berbagai aktivitas promosi lainnya,” tambah Andrias.

Seperti halnya produk mainan buatan RKC lainnya, Andrias memastikan, figure Sri Asih dan Gundala memiliki kualitas dan standar keamanan yang baik. Pasalnya, RKC mengedepankan 4 aspek utama dalam setiap produk yang diluncurkannya, yaitu ramah lingkungan, aman digunakan, aman bagi anak dan balita, serta tersertifikasi SNI.

Andrias meyakini, mainan superhero lokal dalam format figure berpeluang untuk lebih diterima berbagai kalangan, baik dewasa maupun anak-anak.

“Seperti kita ketahui saat ini mainan dalam format figure bukan hanya menarik minat anak-anak, tetapi juga menjadi hobi di kalangan dewasa. Pengalaman masa kecil atau tren yang tengah berkembang menjadi dorongan untuk memiliki dan mengkoleksi figure tokoh favorit. Kesempatan itu yang ingin diberikan RKC kepada mereka, baik yang telah mengenal Sri Asih dan Gundala sejak kecil maupun yang baru mengenal belakangan ini,” paparnya.

Sri Asih dan Gundala merupakan tokoh superhero lokal dari Jagat Bumi Langit yang telah diangkat ke layar lebar. Film Sri Asih telah tayang di bioskop dan meramaikan kancah per-film-an dalam negeri mulai 17 November 2022 ini, meneruskan alur cerita Jagat Bumi Langit yang telah memulai debutnya melalui film Gundala pada tahun 2019 lalu. Tokoh Sri Asih sendiri dibuat oleh komikus legendaris Indonesia R.A. Kosasih pada tahun 1950 dan disebut sebagai sosok superhero pertama Indonesia. Sedangkan Gundala merupakan tokoh superhero yang muncul pertama kali dalam komik besutan Hasmi pada tahun 1969.

Lebih lanjut, Andrias menjelaskan, langkah pengembangan mainan Sri Asih dan Gundala tersebut tidak terlepas dari komitmen RKC mendukung kemajuan produk mainan dalam negeri.

“Pengerjaan produk seluruhnya dilakukan oleh tenaga kerja lokal, baik dari pekerja pabrik, designer, dan manajemennya. Selain itu, juga menggunakan bahan dan material yang seratus persen berasal dari dalam negeri. Sehingga dapat dikatakan, selain mengunakan IP lokal, produk ini memiliki tingkat kandungan dalam negeri seratus persen,” ungkapnya.

Menurut Andrias, upaya perusahaan mengedepankan penggunaan sumber daya lokal juga dilakukan dalam aktivitas produksi produk mainan lainnya. Selama 30 tahun berkiprah di industri mainan, RKC telah berpartner dengan banyak mitra baik skala nasional maupun internasional. Dalam kurun waktu tersebut perusahaan telah mengeluarkan lebih dari 170 item mainan dan terus menjaga konsistensi sebagai produsen mainan asli dalam negeri berkualitas internasional.

Kedepannya, ia menambahkan, RKC akan meneruskan pengembangan produk mainan baru berbasis IP dan sumber daya lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangkitkan Industri Kreatif, Panasonic Young Filmmaker 2022 Siap Digelar

Bangkitkan Industri Kreatif, Panasonic Young Filmmaker 2022 Siap Digelar

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 06:58 WIB

HIPMI Ajak Anak Muda Kembangkan Industri Kreatif

HIPMI Ajak Anak Muda Kembangkan Industri Kreatif

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Token Kripto Pendatang Baru, Actio Mau Jadi Wadah Industri Kreatif

Token Kripto Pendatang Baru, Actio Mau Jadi Wadah Industri Kreatif

Bisnis | Jum'at, 08 April 2022 | 08:14 WIB

Terkini

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB