Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Menurut Riset, Data dan Digitalisasi Jadi Kunci untuk Mencapai Sustainability

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Kamis, 24 November 2022 | 14:56 WIB
Menurut Riset, Data dan Digitalisasi Jadi Kunci untuk Mencapai Sustainability
Dalam diskusi yang diadakan SAP Indonesia, Andreas Diantoro, Managing Director SAP Indonesia, Alexander Aviantara, Head of Geological System and Technology PT Petrosea Tbk, Wheny Utoyo, Manufacturing Head PT Amerta Indah Otsuka, Tidak hanya terkait lingkungan hidup, sustainability juga mencakup employment dan decent work for all, seperti yang tercantum dalam Sustainable Development Goals (SDGs). (Dok: SAP)

Suara.com - Seiring berkembangnya bahasan tentang dampak perubahan iklim pada kualitas lingkungan hidup di dunia, sustainability menjadi isu yang semakin ramai dibicarakan dan diterapkan di berbagai aspek. Tidak hanya terkait lingkungan hidup, sustainability juga mencakup employment dan decent work for all, seperti yang tercantum dalam Sustainable Development Goals (SDGs).

Sustainability berkaitan erat dengan misi three zeros, yakni zero emission (nol emisi), zero waste (nol limbah), dan zero inequality (nol ketidaksetaraan). Topik ini juga menjadi isu yang hangat dibicarakan dan menghasilkan beberapa rekomendasi pada KTT G20 di Bali, pekan lalu.

Riset yang dilakukan SAP dan Oxford Economics menemukan pendorong sekaligus tantangan utama penerapan sustainability adalah kepatuhan terhadap mandat regulasi. Riset itu juga menunjukkan bahwa investasi pada data menjadi kunci meningkatkan hasil keberlanjutan.

Untuk itu, SAP Indonesia (NYSE: SAP) sebagai perusahaan penyedia solusi proses bisnis, berkomitmen mendukung penerapan program sustainability di Indonesia dalam proses bisnis perusahaan dengan mengedepankan peran data dan digitalisasi. Berbicara di acara Media Roundtable: Digitalisasi Sebagai Solusi Untuk Mencapai Sustainability, Kamis (24/11/2022), Andreas Diantoro, Managing Director SAP Indonesia mengungkap hasil penelitian SAP dan Oxford Economics yang menemukan bahwa sekitar 46% sektor bisnis di Indonesia telah memiliki rencana sustainability yang matang.

“Tentu ini merupakan hal baik dan kami percaya bahwa angka ini akan terus bertumbuh secara signifikan dengan dibangunnya kemitraan dengan pihak eksternal,” ungkap Andreas Diantoro. Lebih jauh, Andreas menjelaskan bagaimana rencana sustainability dapat diterapkan dan dijalankan tanpa celah. Salah satu faktor keberhasilan penerapan rencana sustainability adalah pengelolaan data yang akurat untuk membantu perusahaan mencapai tujuan sustainability-nya.

“Kendalanya ada pada akurasi data yang telah dimiliki masing-masing perusahaan, jika proses pengumpulan data yang dilakukan berjalan dengan lancar maka miskalkulasi data tidak terjadi dan rencana sustainability dapat dijalankan untuk mencapai tujuan dan rencana tersebut,” terang Andreas.

Adaro Energy Indonesia, yang merupakan salah satu pelanggan SAP, adalah perusahaan yang bergerak di sektor tambang dan energi. Dalam upaya menerapkan sustainability, Adaro merencanakannya dengan menyusun program-program keberlanjutan dan mengadakan program pengelolaan lingkungan hidup melalui upaya pengurangan dan pengelolaan emisi karbon yang terstruktur dan sistematis.

Rusdi Husin, HSE & Risk Management Division Head Adaro Energy Indonesia menjelaskan implementasi program sustainability di Adaro mendapat banyak bantuan dan dukungan dari pihak internal maupun eksternal untuk memastikan program berjalan efektif.

“Program-program sustainability yang dilaksanakan Adaro Energy Indonesia akan terus dijalankan, bukan hanya untuk menjalankan kewajiban namun juga untuk terus melestarikan lingkungan hidup dan mendukung SDGs, serta mematuhi elemen-elemen yang tertuang dalam ESG,” jelas Rusdi.

Selain itu PT Petrosea Tbk, sebuah perusahaan multi-disiplin jasa pertambangan dan rekayasa & konstruksi dengan jejak langkah lebih dari 50 tahun, juga memercayai layanan SAP dalam menunjang berbagai inisiatif keberlanjutan dengan digitalisasi.

Hal ini disampaikan Alexander Aviantara, Head of Geological System and Technology PT Petrosea Tbk, “Petrosea telah menggunakan teknologi 4.0 seperti Internet of Tings (IoT), data science and analytics serta sensor pintar dalam operasi perusahaan. Digitalisasi misalnya diterapkan pada predictive maintenance untuk pemeliharaan truk dan alat berat guna meningkatkan umur komponen serta mengatasi konsumsi bahan bakar yang terdeteksi tinggi di atas rerata. Inisiatif ini membantu menekan penggunaan energi serta mencegah wastage,” ungkap Alexander.

Dalam implementasinya, tentu Petrosea menghadapi beberapa tantangan di tahap awal karena SDM di lapangan membutuhkan training untuk menggunakan teknologi tersebut. Namun problematika ini dapat teratasi dengan pelatihan terus menerus yang dilakukan untuk menambah keterampilan SDM serta proses perbaikan berkelanjutan.

“Transformasi digital sangat membantu kami di Petrosea untuk mendukung dan menerapkan strategi keberlanjutan kami. Setiap tantangan yang kami hadapi merupakan bagian dari misi yang harus diselesaikan dengan cara yang tepat dan efektif. Kami bangga karena upaya kami sudah mendapatkan rekognisi tingkat Asia Pasific oleh International Data Corporation (IDC) untuk kategori Special Award for Sustainability, Oktober kemarin,” ucap Alexander.

Senada dengan hal itu, PT Amerta Indah Otsuka, perusahaan manufaktur nutrisi dan farmasi, juga memercayai solusi SAP Indonesia untuk mendorong upaya sustainability dalam proses bisnisnya. Wheny Utoyo, Manufacturing Head PT Amerta Indah Otsuka, percaya bahwa digitalisasi membantu pengurangan emisi dan penghematan energi.

“Di AIO kami menggabungkan pengalaman, keahlian, dan inovasi untuk membangun proses pengurangan emisi dan penghematan energi. Keterlibatan berbagai pihak terkait serta digitalisasi di AIO menjadi kunci utama keberhasilan proses pengurangan emisi dan penghematan energi yang kami lakukan,” papar Wheny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digitalisasi Jadi Cara PGE Area Kamojang Angkat Ekonomi Warga Sekitar

Digitalisasi Jadi Cara PGE Area Kamojang Angkat Ekonomi Warga Sekitar

Bisnis | Minggu, 20 November 2022 | 11:57 WIB

Tingkatkan Pemahaman e-Commerce, Kemenkominfo Gelar Webinar Literasi Digital

Tingkatkan Pemahaman e-Commerce, Kemenkominfo Gelar Webinar Literasi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 November 2022 | 14:39 WIB

Bersama Pos Indonesia, Kemendag Resmikan Digitalisasi Pasar Rakyat "Pasar Sonder"

Bersama Pos Indonesia, Kemendag Resmikan Digitalisasi Pasar Rakyat "Pasar Sonder"

Video | Selasa, 15 November 2022 | 12:00 WIB

Menkeu Sri Mulyani: 64 Juta UMKM Sudah Masuk Platform Digital

Menkeu Sri Mulyani: 64 Juta UMKM Sudah Masuk Platform Digital

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 22:41 WIB

Gandeng PT Pos Indonesia, Kemendag Resmikan Digitalisasi Pasar Rakyat di Kabupaten Minahasa

Gandeng PT Pos Indonesia, Kemendag Resmikan Digitalisasi Pasar Rakyat di Kabupaten Minahasa

Jakarta | Jum'at, 11 November 2022 | 17:53 WIB

Dukung UMKM Agar Naik Kelas Lewat Digitalisasi Logistik

Dukung UMKM Agar Naik Kelas Lewat Digitalisasi Logistik

Press Release | Senin, 07 November 2022 | 06:20 WIB

Terkini

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:39 WIB

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:33 WIB

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:58 WIB

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:18 WIB

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:06 WIB

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:54 WIB

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:42 WIB