Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Angkasa Pura II Targetkan Jumlah Penumpang Pesawat Tembus 60 Juta Tahun Ini

Erick Tanjung, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 25 November 2022 | 19:13 WIB
Angkasa Pura II Targetkan Jumlah Penumpang Pesawat Tembus 60 Juta Tahun Ini
Ilustrasi penumpang pesawat udara di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. [Antara/Fauzan]

Suara.com - PT Angkasa Pura II Persero atau AP II menargetkan jumlah penumpang pesawat udara sampai akhir tahun ini bisa menembus level psikologis diangka 60 juta penumpang.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, 60 juta penumpang tersebut berasal dari 20 bandara yang dikelola oleh AP II.

"20 bandara AP II nanti diakhir tahun akan kami upayakan menembus angka psikologis baru, setelah dihantam pandemi dua tahun lebih ini untuk menembus angka 60 juta pergerakan traffic passenger," kata Awaluddin saat dijumpai di bilangan Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2022).

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin (Suara.com/Fadil)
Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin (kanan) [Suara.com/Fadil]

Dirinya pun optimistis bahwa target tersebut bisa tercapai, mengingat masih ada waktu sekitar 1 bulan lebih, apalagi dipenghujung tahun ini ada peak season alias libur perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Bandara itu dua momen Ramai-ramainya. Pertama saat Rafi (Ramadhan dan Idul Fitri) dan Nataru (Natal dan Tahun Baru). Kemarin saja pas Rafi kita menembus rekor," ungkapnya.

Meski demikian kata dia untuk mencapai target tersebut diperlukan kerja keras dan kerja cerdas supaya bisa terealisasi dengan cepat.

Dan yang terpenting kata dia bandara harus mendukung pemulihan ekonomi nasional, mendukung pertumbuhan ekonomi dan mendukung bagaimana kebutuhan masyarakat secara sosial ekonomi bisa terpenuhi perjalanan transportasi udaranya.

"Memang tanpa bisa dipungkiri, menurut saya sektor transportasi udara ini gak boleh cengeng karena dihantam badai pandemi 2 tahun," ujarnya.

Menurut dia sektor udara memiliki 3 kekuatan dibandingkan sektor transportasi lainnya. Pertama, sektor ini punya kapasitas yang bisa mendukung untuk kebutuhan transportasi masyarakat besar.

baca juga

"Kalau saya sebut itu capacity yang besar, jadi saya beri gambaran tahun 2018 kita sudah menembus pergerakan penumpang setahun itu 112 juta. Artinya angka tersebut pernah terjadi, jadi kalau kita sebut 2018 adalah angka tertinggi. Maka kita tinggal mengulangi saja, itu bisa saja terjadi," katanya.

Kedua, sektor transportasi udara memiliki kemampuan dalam konteks fleksibilitas. Sektor ini mungkin sektor yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi momentum besar seperti Hari Raya Idul Fitri dan Nataru 2022-2023.

Ketiga, sektor transportasi udara memiliki kekuatan untuk kemampuan connectivity. Indonesia ini kan negara kepulauan, sehingga dibutuhkan transportasi yang mampu menjangkau ke pulau-pulau terpencil.

"Sektor transportasi yang lain kereta api memang secara demografis dan geografis nya Indonesia seperti ini, jadi bagaimana untuk terbang ke pulau yang kecil secara cepat dan mudah ya sektor transportasi udara sangat menentukan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Pelayanan Publik, Pemkot Tangerang Pakai Aset Angkasa Pura II

Demi Pelayanan Publik, Pemkot Tangerang Pakai Aset Angkasa Pura II

Serang | Senin, 24 Oktober 2022 | 18:24 WIB

SPKLU Angkasa Pura II Bakal Lengkapi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Mobil Listrik Jemput Delegasi G20 Transit

SPKLU Angkasa Pura II Bakal Lengkapi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Mobil Listrik Jemput Delegasi G20 Transit

Otomotif | Kamis, 13 Oktober 2022 | 19:18 WIB

Proyek Revitalisasi Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Dapart Suntikan Dana Rp500 Miliar

Proyek Revitalisasi Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Dapart Suntikan Dana Rp500 Miliar

Tantrum | Kamis, 01 September 2022 | 11:02 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×