Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Teknologi Datam Regen Teruji Empiris Solusi Penghematan Energi Kendaraan Listrik

Iwan Supriyatna

Sabtu, 26 November 2022 | 06:24 WIB
Teknologi Datam Regen Teruji Empiris Solusi Penghematan Energi Kendaraan Listrik
Perusahaan Korea yaitu Datam Korea, Ltd., menemukan teknologi regen yang bisa menjadi solusi dalam menghemat energi hingga 50%  pengecasan kendaraan listrik.

Suara.com - Saat ini Indonesia sudah melompat membuat suatu perubahan dengan membuat kendaraan listrik.  Meningkatnya populasi kendaraan listrik ini seiring dengan berkembangnya tren penggunaan kendaraan listrik di dunia.

Menperin mengemukakan, pemerintah semakin serius mengembangkan ekosistem industri kendaraan listrik dari hulu sampai hilir. Salah satu caranya adalah melalui peningkatan investasi untuk memperkuat struktur manufaktur di dalam negeri.

Industri otomotif di tanah air akan menjadi pemain penting dalam rantai pasok dunia (global supply chain), termasuk upaya memproduksi mobil listrik. Apalagi, Indonesia memiliki sumber daya mineral yang sangat besar untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Kendaraan listrik berpeluang berkembang pesat di Indonesia. Penjualan, pemanfaatan, hingga pengembangan teknologi jenis kendaraan ini diprediksi akan meningkat di masa depan. Namun memang ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari kendaraan listrik ini, kelebihannya adalah :

  1. Ramah Lingkungan
  2. Memiliki Torsi Instan
  3. Mobil listrik terasa sangat lincah dan gesit saat digunakan terutama dalam situasi stop and go.
  4. Kabin Senyap
  5. Bebas Ganjil Genap
  6. Pajak Murah
  7. Perawatan Lebih Minim

Sedangkan kekurangannya adalah harga masih mahal, tempat pengisian batere masih sedikit, dan pengecasan yang lama bisa memakan waktu 5-6 jam. Perusahaan Korea yaitu Datam Korea, Ltd., menemukan teknologi regen yang bisa menjadi solusi dalam menghemat energi hingga 50%  pengecasan kendaraan listrik.

DATAM Korea, adalah perusahaan dari Korea menjadi salah satu partisipan dalam event Future SMEs Village, dengan memperkenalkan teknologi baru yang menjadi bagian dari implementasi SDGs (Sustainable Development Goals) perusahaan yang going concernt terhadap lingkungan hidup dengan menciptakan green economy.

Teknologi perangkat lunak Regen Teknologi yang diusung oleh DATAM dapat memaksimalkan efisiensi baterai sepeda motor listrik hingga 50%,. Teknologi ini dihadirkan langsung dari Korea dan melakukan uji demonstrasi selama acara berlangsung (termasuk 5 sepeda motor Regen dan simulator). Uji demonstrasi untuk teknologi Regen dilakukan empat kali dengan total empat hari selama acara Future SMEs Village berlangsung.

Sebagai hasil dari pengujian, efisiensi penggunaan energi meningkat minimal 37,5% dan maksimal 70,6% dengan rata-rata keseluruhan 56,71%.  Dipastikan bahwa semakin banyak baterai dikosongkan dan semakin sering rem diaktifkan, semakin lebih banyak hasil yang diperoleh. Dari empat kali, satu kali pengendara profesional mengendarai sepeda motor dengan Regen mati, dan tiga tes dilakukan oleh CEO perusahaan platform pengiriman Indonesia NuJek naik dan turun sepeda motor secara bergantian.

“Teknologi ini bisa meningkatkan efisiensi pelepasan energi baterai hingga lebih dari 50% melalui tiga pengujian merupakan hasil yang mengejutkan. Teknologi ini akan menjadi sebuah ekonomi yang besar bagi pengendara pengiriman yang memiliki banyak perjalanan dan jam kerja dalam sehari, dan saya yakin ini akan berkontribusi besar terhadap pengurangan karbon secara nasional.” Ujar Gojali CEO NuJek.

baca juga

Pemulihan hingga 50% atau lebih dari energi pelepasan baterai sepeda motor listrik memiliki efek memecahkan dua masalah dengan satu tindakan pada saat bersamaan, yaitu memperpanjang jarak mengemudi hingga 50% dan menghemat 50% pengisian listrik.

“Data regenerasi energi baterai ini adalah jumlah listrik yang dihasilkan, dan jika diterapkan dengan pengurangan karbon dioksida, teknologi ini dapat menjadi alternatif untuk mencapai Target Pengurangan Gas Rumah Kaca Nasional (NDC) di sektor transportasi masing-masing negara.” Ujar James Lee, CEO DATAM Korea, Ltd.,.

Ini mengkomersialkan konsep baru teknologi pemulihan energi baterai di luar teknologi pengereman regeneratif yang diterapkan kendaraan listrik konvensional. Mengingat Indonesia memiliki sekitar 120 juta sepeda motor yang terdaftar, hasil uji demonstrasi yang dirilis mengatakan bahwa penerapan teknologi ini bisa menghemat lebih dari 13.200GWh energi listrik per tahun dan mengurangi sekitar 10 juta ton karbon per tahun.

Kendaraan motor elektrik ini menjadi sebuah rekomendasi yang bisa digunakan oleh masyarakat Indonesia, karena motor elektrik ini ramah lingkungan dan  sistem teknologi ini  benar-benar dapat membantu iklim dunia. Hoped that these two collaborations will become the best players in Indonesia in the near future.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemintaan Kendaraan Listrik Meningkat Drastis, Stok Material Logam Menipis

Pemintaan Kendaraan Listrik Meningkat Drastis, Stok Material Logam Menipis

Bisnis | Selasa, 22 November 2022 | 09:30 WIB

Begini Hitung-hitungan Untungnya Naik Kendaraan Listrik Versi Menhub Budi Karya

Begini Hitung-hitungan Untungnya Naik Kendaraan Listrik Versi Menhub Budi Karya

Bisnis | Minggu, 20 November 2022 | 15:52 WIB

Ngegas Duluan, Produsen Prekursor China CNGR 'Tanam' Duit Rp 77 Triliun Untuk Kendaraan Listrik Indonesia

Ngegas Duluan, Produsen Prekursor China CNGR 'Tanam' Duit Rp 77 Triliun Untuk Kendaraan Listrik Indonesia

Bisnis | Minggu, 20 November 2022 | 10:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Kabut Asap, 3 Kecamatan Palembang Kini Krisis Air Bersih

Bukan Cuma Kabut Asap, 3 Kecamatan Palembang Kini Krisis Air Bersih

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Ole Romeny Absen 2 Laga Usai Pasrah Terima Sanksi Kartu Merah KNVB

Ole Romeny Absen 2 Laga Usai Pasrah Terima Sanksi Kartu Merah KNVB

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:05 WIB

GEMPAR Hidupkan Pasar Godean, Pengunjung Naik 150 Persen

GEMPAR Hidupkan Pasar Godean, Pengunjung Naik 150 Persen

Foto | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:59 WIB

5 HP Murah dengan Performa Flagship, Nomor 1 Paling Ganas

5 HP Murah dengan Performa Flagship, Nomor 1 Paling Ganas

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus

Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:42 WIB

6 Zodiak Bakal Ketiban Untung dan Rezeki Tak Terduga pada 26 Agustus 2026

6 Zodiak Bakal Ketiban Untung dan Rezeki Tak Terduga pada 26 Agustus 2026

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Posisi Tidur Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui dan Islam

Posisi Tidur Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui dan Islam

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar

Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:19 WIB

4 Dampak Buruk Menggunakan Sunscreen Kedaluwarsa, Cek Sebelum Dipakai

4 Dampak Buruk Menggunakan Sunscreen Kedaluwarsa, Cek Sebelum Dipakai

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Demi Meninggalkan Jalanan, Ia Menukar Namanya dengan Sebuah Petualangan

Demi Meninggalkan Jalanan, Ia Menukar Namanya dengan Sebuah Petualangan

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:15 WIB

×