IHSG Diprediksi Melemah Awal Pekan Ini, Ekonomi Jerman Hingga China Jadi Penyebab

M Nurhadi

Senin, 28 November 2022 | 10:31 WIB
IHSG Diprediksi Melemah Awal Pekan Ini, Ekonomi Jerman Hingga China Jadi Penyebab
Sejumlah karyawan saat penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (28/12). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini, Senin (28/11/2022) terpantau dibuka melemah di tengah peningkatan risiko resesi global.

IHSG dibuka melemah 0,79 poin atau 0,01 persen ke posisi 7.052,36. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,07 poin atau 0,01 persen ke posisi 1.001,66.

"Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah, didorong oleh meningkatnya risiko resesi setelah obligasi Jerman mengalami inverting, kenaikan kasus baru di China yang berdampak terhadap lockdown dan demonstrasi, serta melemahnya harga komoditas di hari ini," tulis Tim Riset Panin Sekuritas.

Pada akhir pekan lalu, pasar saham AS ditutup variatif. Dow Jones menguat 0,45 persen, S&P 500 turun 0,03 persen, dan Nasdaq melemah 0,52 persen.

Jika dihitung secara mingguan, performa saham mencatatkan performa yang positif setelah The Fed mengindikasikan akan mengurangi agresivitas kebijakan moneter setelah inflasi mengalami penurunan.

Investor masih akan mencermati saham ritel setelah kemarin Black Friday mencatatkan rekor sebesar 9,12 miliar dolar AS atau sekitar Rp140 triliun, di mana angka itu naik 2,3 persen (yoy) yang didorong oleh penjualan daring yang meningkat 221 persen dibandingkan rata-rata hari Oktober 2022.

Sementara itu, pasar saham Eropa Jumat (25/11) kemarin ditutup bervariasi. DAX naik 0,01 persen, FTSE menguat 0,27 persen, dan STOXX600 melemah 0,02 persen.

Saham Credit Suisse mengalami penurunan 5 persen meskipun kemarin adanya tambahan pendanaan dari investor sebanyak 4 miliar dolar AS.

Investor patut mencermati pernyataan dari Chief Economist Kingswood yang menginformasikan bahwa Inggris saat ini berpotensi menghadapi resesi yang lebih parah dibandingkan Eropa dan AS.

baca juga

Selain itu, obligasi Jerman mengalami inverting yield curve, setelah obligasi 2 dan 10 tahun mengalami crossing. Ekonom melihat bahwa ada potensi ekonomi Jerman akan menghadapi resesi, meskipun kemarin pertumbuhan ekonomi tumbuh 1,3 persen (yoy).

Dari Asia, People Bank of China menginformasikan akan memangkas reserve requirement ratio sebanyak 25 bps ke level 7,8 persen dan akan melakukan suntikan modal sebanyak 500 miliar yuan. Hal itu merespon penurunan pertama industrial profit dalam 10 bulan terakhir, yang turun 3 persen (yoy).

Investor masih mencermati demo di China, setelah masyarakat turun ke jalan dan universitas dan melakukan protes terhadap pemerintah. Demonstran juga meminta Presiden China Xi Jinping untuk turun, dimana hal itu tidak pernah terjadi sejak Xi Jinping memerintah China 10 tahun yang lalu.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 207,71 atau 0,73 persen ke 28.075,32 indeks Hang Seng turun 590,78 atau 3,36 persen ke 16.982,8, indeks Shanghai terkoreksi 53,68 poin atau 1,73 persen ke 3.048,01, dan indeks Straits Times melemah 19,38 poin atau 0,6 persen ke 3.225,17.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Awal Pekan Ini Dibuka Melorot ke Level 7.047, Cek 7 Saham Rekomendasi Ini

IHSG Awal Pekan Ini Dibuka Melorot ke Level 7.047, Cek 7 Saham Rekomendasi Ini

Bisnis | Senin, 28 November 2022 | 09:24 WIB

Akhir Pekan IHSG Ditutup Melemah ke Level 7.053, Ini Saham-saham yang Bikin 'Boncos'

Akhir Pekan IHSG Ditutup Melemah ke Level 7.053, Ini Saham-saham yang Bikin 'Boncos'

Bisnis | Jum'at, 25 November 2022 | 17:52 WIB

Apple Tidak Berniat Beli Manchester United

Apple Tidak Berniat Beli Manchester United

Bisnis | Jum'at, 25 November 2022 | 16:13 WIB

IHSG Dibuka Melemah Jelang Akhir Pekan, Coba Trading di 7 Saham Rekomendasi Ini

IHSG Dibuka Melemah Jelang Akhir Pekan, Coba Trading di 7 Saham Rekomendasi Ini

Bisnis | Jum'at, 25 November 2022 | 09:18 WIB

Investor Milenial Gemar Pakai Teknik Scalping Buat Main Saham, Ternyata Bisa Hasilkan Cuan Gede

Investor Milenial Gemar Pakai Teknik Scalping Buat Main Saham, Ternyata Bisa Hasilkan Cuan Gede

Bisnis | Kamis, 24 November 2022 | 20:07 WIB

Kamis Sore IHSG Ditutup Menguat, Saham-saham Ini Bikin Cuan

Kamis Sore IHSG Ditutup Menguat, Saham-saham Ini Bikin Cuan

Bisnis | Kamis, 24 November 2022 | 16:26 WIB

Terkini

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:31 WIB

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:30 WIB

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?

Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Pemerintah Siapkan Teknologi Anyar Pemburu Truk ODOL di Jalan

Pemerintah Siapkan Teknologi Anyar Pemburu Truk ODOL di Jalan

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Sahroni Desak Aparat Usut Tuntas

Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Sahroni Desak Aparat Usut Tuntas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:08 WIB

Vonis Nadiem Makarim Didiskon Jadi 9 Tahun, Kejagung Bakal Ajukan Kasasi?

Vonis Nadiem Makarim Didiskon Jadi 9 Tahun, Kejagung Bakal Ajukan Kasasi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:02 WIB

Kulit Durian Tak Lagi Jadi Sampah, Kini Bisa Menyala Jadi Bahan Bakar

Kulit Durian Tak Lagi Jadi Sampah, Kini Bisa Menyala Jadi Bahan Bakar

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 19:00 WIB

4 Masker Rambut Berbahan Mint yang Ampuh Usir Rambut Lepek dan Ketombe

4 Masker Rambut Berbahan Mint yang Ampuh Usir Rambut Lepek dan Ketombe

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:00 WIB

Pemerintah Dinilai Biayai Bencana, Anggaran Pemicu Deforestasi Jauh Melampaui Dana Mitigasi

Pemerintah Dinilai Biayai Bencana, Anggaran Pemicu Deforestasi Jauh Melampaui Dana Mitigasi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:53 WIB

×