Bio Farma Luncurkan Alat Tes Antibodi Covid-19 FastBio RBD dan Alat Pembawa Vaksin VaccarBio

Iwan Supriyatna

Senin, 28 November 2022 | 19:00 WIB
Bio Farma Luncurkan Alat Tes Antibodi Covid-19 FastBio RBD dan Alat Pembawa Vaksin VaccarBio
Bio Farma meluncurkan produk alat tes antibody Covid-19 bernama FastBio-RBD 2019-nCoV Neutralizing Antibody Test & FastBio-RBD Fia Meter.

Suara.com - Perusahaan Holding BUMN di bidang Farmasi, Bio Farma meluncurkan produk alat tes antibody Covid-19 bernama FastBio-RBD 2019-nCoV Neutralizing Antibody Test & FastBio-RBD Fia Meter, Bio Farma juga meluncurkan alat pembawa vaksin (Vaccine Carrier) dengan nama VaccarBio. Kedua produk ini diluncurkan di Jakarta.

Peluncuran ini turut dihadiri oleh  I.G.N Suharta Wijaya Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM Bio Farma,  Kepala Divisi Pemasaran Domestik Bio Farma Fitri Puspadewi, dan Kepala Divisi Penjualan Domestik dr. Mahsun Muhammadi. 

FastBio-RBD merupakan kit diagnostik untuk mengetahui jumlah antibodi spesifik seseorang terhadap virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. Jadi dengan alat ini, masyarakat bisa mengetahui jumlah antibodi yang ada dalam tubuh bagi yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19 maupun yang sudah terinfeksi secara alami. 

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM Bio Farma I.G.N Suharta Wijaya mengatakan, Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi, terus melakukan inovasi - inovasi yang berkaitan dengan kesehatan, salah satunya adalah produk - produk yang diluncurkan pada hari ini (26/11), yaitu Fastbio-RBD 2019-nCoV Neutralizing Antibody Test & FastbioRBD Fia Meter serta electronic portable cooler dengan nama VaccarBio. 

“Produk-produk ini merupakan bentuk kontribusi Bio Farma dalam kondisi pandemic COVID-19, terutama dalam pemetaan respon kekebalan masyarakat terhadap COVID-19 melalui FastBio dan menjaga suhu pengiriman vaksin tetap stabil untuk menjamin kualitasnya melalui Vaccarbio," pungkas Suharta. 

FastBio-RBD menggunakan teknologi fluorescence immunoassay yang merupakan suatu teknik sederhana, cepat, dan sensitif yang digunakan untuk mengukur jumlah senyawa termasuk seperti obat-obatan, hormon, dan protein. 

"Dengan ini, masyarakat dapat memantau jumlah antibody SARS-COV-2 dalam tubuh mereka untuk meningkatkan kehati-hatian dalam menjalani aktivitas sehari-hari," ungkap Kepala Divisi Penjualan Domestik Bio Farma dr. Mahsun Muhammadi. 

Mahsun mengatakan, waktu yang tepat untuk menggunakan alat ini adalah, setelah mendapatkan vaksin COVID-19 lengkap atau setelah terpapar COVID-19.

“Waktu paling tepat untuk melakukan pengujian menggunakan alat ini adalah empat minggu setelah di vaksinasi atau enam bulan setelah vaksinasi terakhir," ungkapnya.  

baca juga

“Pengukuran dilakukan pertama dengan pengambilan sample darah untuk kemudian diukur menggunakan FastBio. Pelayanan ini akan tersedia di jejaring lab dan klinik Holding BUMN Farmasi, dan menyusul juga tersedia di lab swasta," tambah Mahsun.

Selain FastBio-RBD, pada saat yang bersamaan, Bio Farma juga meluncurkan produk lainnya, yaitu berupa Electronic portable cooler dengan nama VaccarBio, atau alat pembawa vaksin elektronik yang ringkas serta mudah untuk digunakan. Alat ini merupakan hasil kolaborasi antara Bio Farma dengan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, yang dibangun sejak tahun 2019 yang lalu.

Produk ini berguna untuk menjaga suhu pengiriman sampel vaksin agar tetap dalam rentang suhu yang dipersyaratkan (2-8 derajat Celcius) sehingga masih sesuai dengan syarat penggunaan produk. VaccarBio sangat tepat digunakan untuk daerah - daerah sulit terjangkau, seperti di daerah pedalaman di Indonesia.

Keunggulan produk ini, bisa menahan suhu lingkungan dengan rentang suhu antara minus 5 derajat celcius hingga 45 derajat celcius dan tahan karat, anti api dan bisa digunakan untuk diluar maupun dalam ruangan dan mampu bertahan selama tujuh jam.

“Vaccar Bio menjadi wadah / pembawa vaksin, yang sudah terstandarisasi dan lulus uji validasi oleh lab Bio Farma, dengan pengaturan suhu aktif, dalam jangka waktu yang lama. Dan VaccarBio ini, dapat menjawab tantangan geografis di Indonesia, dalam hal pendis tribusian vaksin," pungkas Mahsun.

Sehingga dengan demikian, VaccarBio bisa menjadi kekuatan dan harapan baru, dalam memberikan perlindungan ke seluruh wilayah Indonesia, dan menjadi komponen rantai dingin sejak dari Bio Farma, hingga di gunakan oleh masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Dianugerahi Marga Batak, Jadikan Keberagaman Menjadi Kekuatan Indonesia

Erick Thohir Dianugerahi Marga Batak, Jadikan Keberagaman Menjadi Kekuatan Indonesia

Bisnis | Senin, 28 November 2022 | 10:39 WIB

Pelatihan Community Leaders Dorong Insan PNM Berkualitas untuk Mendukung UMKM Indonesia Naik Kelas

Pelatihan Community Leaders Dorong Insan PNM Berkualitas untuk Mendukung UMKM Indonesia Naik Kelas

Bisnis | Minggu, 27 November 2022 | 18:39 WIB

Jokowi Pakai Vaksin IndoVac Booster Penguat, Wujud Apresiasi Karya Anak Bangsa

Jokowi Pakai Vaksin IndoVac Booster Penguat, Wujud Apresiasi Karya Anak Bangsa

Bisnis | Sabtu, 26 November 2022 | 14:08 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×