Kebut Pembangunan Bakauheni Harbour City, Erick Thohir: BHC Akan Jadi Ikon Pariwisata di Lampung

Iwan Supriyatna
Kebut Pembangunan Bakauheni Harbour City, Erick Thohir: BHC Akan Jadi Ikon Pariwisata di Lampung
Menteri BUMN Erick Thohir kembali meninjau Bakauheni Harbour City (BHC), proyek kawasan terintegrasi yang akan menjadi ikon pariwisata di Lampung.

Menteri BUMN Erick Thohir kembali meninjau Bakauheni Harbour City (BHC), proyek kawasan terintegrasi yang akan menjadi ikon pariwisata di Lampung.

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir kembali meninjau Bakauheni Harbour City (BHC), proyek kawasan terintegrasi yang akan menjadi ikon pariwisata di Lampung.

Dalam kunjungan kerjanya di BHC, Menteri Erick Thohir menyampaikan proyek Bakauheni Harbour City (BHC) masih berjalan sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan.

"Alhamdullilah, target pekerjaan masih on schedule. Harapan bersama, BHC akan menjadi destinasi pariwisata andalan masyarakat Indonesia. Tidak hanya menjadi mercusuar peradaban, tetapi juga penggerak perekonomian masyarakat Lampung," ujarnya.

Erick menyampaikan pemerintah terus menjaga pertumbuhan ekonomi negeri pascapandemi dengan tetap memastikan keberlanjutan investasi proyek pembangunan infrastruktur di Tanah Air, termasuk sektor pariwisata.

Baca Juga: Pengamat: Erick Thohir Bisa Jadi Sosok Cawapres Jalan Tengah Koalisi Parpol

Menurut Erick, proyek BHC ini memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Apalagi, dengan tersambungnya jalan tol Trans Sumatera mobilitas masyarakat akan terus meningkat.

"Dengan hadirnya BUMN di Lampung, kami harapkan pertumbuhan ekonomi dapat terjaga baik," lanjutnya.

Erick juga mengapresiasi manajemen ASDP yang telah membangun sistem e-ticketing, sehingga kini pengguna ferry tidak perlu antri lagi saat membeli tiket untuk menyeberang dari Jawa ke Sumatera. Bahkan, dengan berlakunya sistem reservasi tiket daring Ferizy, masyarakat bisa mengatur perjalanannya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, ASDP menyampaikan progres pekerjaan BHC pada distrik 1. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menyampaikan fokus pembangunan distrik 1 saat ini adalah renovasi area Menara Siger yang telah mencapai progres pembangunan fisiknya 52% dan Krakatau Park sebesar 50%.

"Untuk Krakatau Park sendiri ditargetkan beroperasi pada April 2023," ujar Ira.

Baca Juga: CEK FAKTA: Keisuke Honda Dampingi Shin Tae yong Latih Timnas Indonesia?

Selanjutnya, pada distrik 1 ini juga telah diselesaikan proyek Selasar Siger Bank BTN. Selasar Siger ini merupakan bantuan Program TJSL BTN bagi pelaku UKM dan komunitas masyarakat Lampung melalui Pemprov Lampung.

Di lokasi ini terdapat area terbuka yang digunakan untuk tempat berkumpulatau pentas seni serta penyambutan oleh masyarakat Lampung, termasuk tempat beraktifitas outdoor seperti berolahraga.

"Selain itu, juga terdapat Plaza UMKM, area untuk tempat pelatihan dan pameran dengan konsep area terbuka namun dilengkapi fasilitas tenda permanen dan tempat duduk portable," ujar Ira.

ASDP terus melakukan percepatan proyek BHC ini sebagai upaya memperkuat transformasi bisnis inti perusahaan. ASDP berperan sebagai active player yang berkontribusi tidak hanya menyediakan akses transportasi, tetapi juga penyedia waterfront property dimana ASDP mulai membangun properti mendukung destinasi pariwisata.

Pertama, diawali dengan pembangunan Kawasan Marina Labuan Bajo di NTT, yang selanjutnya disusul dengan pembangunan Bakauheni Harbour City ini yang berada di pertemuan koridor strategis utama yakni Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, dan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dalam rangka mendukung Bulan Menanam Pohon Nasional, Kementerian BUMN menginisiasi penanaman pohon secara serentak di 6 titik Indonesia yakni Bakauheni-Lampung, Sawahlunto-Sumatera Barat, Das Ciliwung-Jakarta, Kebumen, Semarang dan Magelang di Jawa Tengah.

Erick Thohir mengapresiasi kepada seluruh BUMN yang telah mendukung kegiatan Bulan Menanam Pohon Nasional, dimana sepanjang tahun 2022 telah melakukan penanaman pohon sebanyak 4.655.115 pohon atau melampaui target yang dicanangkan pada awal tahun yaitu 1.000.000 pohon.

"Harapan saya, agar seluruh BUMN serta karyawan dapat berpartisipasi aktif pada Bulan Menanam Pohon Nasional yang jatuh pada bulan Desember dan yang terpenting menjaga program menanam pohon ini agar pelaksanaannya berkelanjutan," ujarnya.

Sementara di Bakauheni Lampung, ASDP melakukan penanaman sekitar 3.100 pohon di kawasan proyek Bakauheni Harbour City (BHC) seluas 3 hektar yang terletak di Lampung, dengan jenis pohon Tabebuya dan Ketapang Kencana. Kedua jenis pohon itu bermanfaat mengurangi emisi, menghiasi dan menyejukkan kawasan BHC.