Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Peringkat Daya Saing Indonesia Kian Memburuk, Standarisasi Produk Jadi Sorotan

M Nurhadi | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 04 Desember 2022 | 08:27 WIB
Peringkat Daya Saing Indonesia Kian Memburuk, Standarisasi Produk Jadi Sorotan
Peruri memiliki komitmen untuk melakukan transformasi digital. (Dok: Peruri)

Suara.com - Indonesia perlu membuat lebih banyak standar nasional produk-produk dalam negeri guna meningkatkan daya saing ekonomi secara internasional.

Terlebih, saat ini peringkat daya saing Indonesia terus melorot. Pada tahun 2018, daya saing Indonesia berada di peringkat 43, lalu meningkat menjadi 32 pada tahun 2019.

Pada 2020, daya saing Indonesia kembali merosot di peringkat 40, sebelum akhirnya naik lagi ke posisi 37 di tahun 2021. Kemudian di tahun 2022 ini tingkat daya saing Indonesia kembali turun ke posisi 44.

Direktur Operasi Peruri, Saiful Bahri mengatakan demi keberlanjutan bisnis perusahaan dirinya menyebut standardisasi menjadi suatu hal yang penting, mulai dari proses bisnis maupun kualitas produk yang memerlukan dukungan standar. 

"Apalagi pada 2023 diprediksi akan terjadi tantangan besar akibat perekonomian global yang tidak kunjung membaik, sehingga komitmen untuk menerapkan SNI adalah salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing perusahaan," kata Saiful dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Ia menyebut, hingga saat ini Peruri selalu meningkatkan kinerja perusahaan dan menerapkan SNI secara konsisten agar dapat bersaing di pasar domestik maupun internasional. 

"Salah satu komitmen Peruri untuk menjaga kualitas mutu layanan adalah dengan mensyaratkan seluruh vendor untuk menerapkan dan memiliki sertifikasi standar-standar tertentu,” tambah Saiful.

Hal ini dibuktikan adanya penghargaan Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan peringkat perunggu untuk kategori Organisasi Besar Jasa bagi Peruri. 

Sementara itu, Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN) Kukuh S. Achmad mengatakan saat ini hal yang perlu dilakukan agar peringkat daya saing Indonesia kembali naik adalah dengan cara meningkatkan standarisasi produk yang dihasilkan oleh setiap perusahaan di tanah air.

"BSN sangat berkepentingan untuk mendorong perusahaan dan organisasi untuk menerapkan SNI. Pasalnya, tantangan bagi perusahaan dan organisasi ke depan semakin tinggi. Peningkatan kualitas produk melalui SNI menjadi keniscayaan,” kata Kukuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmikan Tefa di SMK PGRI 2 Badung Bali, Astra Honda Siapkan Siswa serta Pendidik dengan Standarisasi Kualitas Kerja

Resmikan Tefa di SMK PGRI 2 Badung Bali, Astra Honda Siapkan Siswa serta Pendidik dengan Standarisasi Kualitas Kerja

Otomotif | Jum'at, 02 Desember 2022 | 19:27 WIB

URBNX Impact Run Diharapkan Mampu Ciptakan Generasi Muda Berdaya Saing

URBNX Impact Run Diharapkan Mampu Ciptakan Generasi Muda Berdaya Saing

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2022 | 07:38 WIB

Bappenas Luncurkan Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan

Bappenas Luncurkan Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan

Press Release | Jum'at, 02 Desember 2022 | 03:40 WIB

EV-DCI 2022 Dorong Pemda Tingkatkan Daya Saing Digital

EV-DCI 2022 Dorong Pemda Tingkatkan Daya Saing Digital

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2022 | 07:14 WIB

Pelaku UMKM Ternyata Masih Banyak yang Belum Lakukan Digitalisasi Usaha Mereka

Pelaku UMKM Ternyata Masih Banyak yang Belum Lakukan Digitalisasi Usaha Mereka

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2022 | 18:50 WIB

Chandra Asri Konsisten Terapkan SNI di Setiap Produknya

Chandra Asri Konsisten Terapkan SNI di Setiap Produknya

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2022 | 16:20 WIB

Terkini

Emas Antam Semakin Terjangkau, Harganya Kini Rp 2,76 Juta/Gram

Emas Antam Semakin Terjangkau, Harganya Kini Rp 2,76 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:06 WIB

Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:33 WIB

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:25 WIB

Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja

Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:23 WIB

Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital

Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:13 WIB

Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!

Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:54 WIB

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:50 WIB

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:45 WIB

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:26 WIB

Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine

Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:11 WIB