Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.130,588
LQ45 608,029
Srikehati 297,628
JII 364,421
USD/IDR 18.083

Parah! Meta Induk Facebook Ingkar Janji soal Pesangon Korban PHK

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 06 Desember 2022 | 08:26 WIB
Parah! Meta Induk Facebook Ingkar Janji soal Pesangon Korban PHK
CEO Meta, Mark Zuckerberg. [Christof Stache/AFP]

Suara.com - Pekerja Meta Induk Facebook yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) merasa kecewa. Pasalnya, perusahaan milik Mark Zuckerberg itu tidak mendapatkan pesangon seperti yang telah disepakati.

Seperti dilansir CNBC, sekelompok pekerja Meta yang masuk dalam Meta’s Sourcer Development Program hanya mendapatkan 8 bulan gaji dan 3 bulan asuransi kesehatan.

Padahal, Meta menjanjikan karyawan yang di-PHK mendapatkan, 16 bulan gaji dan 6 bulan asuransi kesehatan.

Para pekerja merasa bingung mengapa mereka menerima paket pesangon yang lebih rendah daripada rekan lainnya, mengingat mereka adalah karyawan penuh waktu dan bukan staf kontrak.

Pada 16 November, para pekerja yang terkena dampak mengirim surat kepada Zuckerberg dan eksekutif Meta lainnya, termasuk kepala staf Meta Lori Goler dan kepala operasi Javier Olivan, memberi tahu manajemen Meta tentang situasi pesangon mereka dan meminta bantuan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Bahkan mantan manajer kami bersikeras bahwa kami bingung dan semua informasi yang mereka dapatkan adalah bahwa kami ditawari gaji 16 minggu dan asuransi kesehatan 6 bulan," tulis kelompok itu seperti dikutip, Selasa (6/12/2022).

"Pimpinan mungkin tidak menyadari bahwa kelas SDP terakhir, yang dimulai pada April 2022, berulang kali diyakinkan oleh kepemimpinan mereka bahwa setiap potensi PHK tidak akan mempengaruhi pekerjaan mereka saat ini, tetapi kemungkinan akan mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk mempertimbangkan mereka. peran penuh waktu".

Pekerja Meta yang terkena dampak PHK mengatakan, sampai saat ini mereka belum menerima balasan apapun dari manajemen Meta.

"Dalam Q&A baru-baru ini, Lori bahkan menyatakan bahwa Pathways Programs tidak akan terpengaruh. Berdasarkan informasi inilah kami berulang kali diyakinkan oleh manajer kami bahwa kami tidak perlu mulai melamar posisi di luar perusahaan," kata surat itu.

baca juga

"Kami memahami bahwa kami dipekerjakan sesuka hati dan bahwa kebutuhan bisnis selalu berkembang dan berubah, tetapi kami merasa mungkin ada kesalahan," tambah grup tersebut.

Para pekerja mengatakan, meski belum membalas surat, tetapi manajemen Meta telah mengirimkan beberapa paket hadiah kepada anggota yang dimaksudkan untuk memberi selamat kepada mereka karena telah menyelesaikan Program Pengembangan Sumber.

"Kami berharap Meta hanya menawarkan 8 minggu gaji pokok dan 3 bulan asuransi kesehatan untuk kelas SDP April 2023 yang terkena dampak adalah kesalahan administrasi dan tidak dilakukan dengan sengaja mengabaikan atau tidak berperasaan," kata para pekerja dalam surat tersebut.

Namun demikian, Facebook belum mau berkomentar terkait keluhan para karyawan tersebut.

Sebelumnya, Bos Meta, Mark Zuckerberg memutuskan untuk pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 11.000 karyawan Facebook. Alasan PHK massal ini, lantaran kondisi Meta tengah dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.

Ironisnya, pengumuman PHK ini dilakuk Mark hanya lewat e-mail yang dikirimkan Rabu (9/11/2022) pagi. Adapun, e-mail itu berisikan benefit dan nilai pesangon bagi karyawan yang di PHK.

Dalam e-mail itu, Mark Zuckerberg memberikan pesangon gaji selama empat bulan atau 16 minggu yang ditambah dua minggu gaji untuk setiap satu tahun bekerja.

Selain itu, salah satu orang terkaya di dunia itu memberikan asuransi kesehatan selama enam bulan bagi karyawan yang di-PHK.

Tidak hanya itu, para karyawan PHK juga mendapatkan uang lembur, uang cuti, pencairan jatah saham Meta yang dialokasikan ke karyawan, serta layanan karir selama tiga bulan.

Namun, pesangon dan benefit hanya diberikan Mark Zuckerberg pada karyawan yang bertempat tinggal di Amerika Serikat.

Akan tetapi, dia memastikan karyawan yang bertempat tinggal di luar Amerika Serikat tetap akan mendapatkan pesangon dan benefit sesuai aturan ketenagakerjaan negara setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjadi Lagi, OYO Hotels PHK Massal Ratusan Karyawan

Terjadi Lagi, OYO Hotels PHK Massal Ratusan Karyawan

Bisnis | Senin, 05 Desember 2022 | 08:33 WIB

Banyak PHK di Bidang Startup Digital, Ekonom: Bukan Tendensi Buruk

Banyak PHK di Bidang Startup Digital, Ekonom: Bukan Tendensi Buruk

Bisnis | Senin, 05 Desember 2022 | 04:00 WIB

3 Sektor Terdampak PHK, BPJS Ketenagakerjaan Jadi Bantalan Pengaman Sosial

3 Sektor Terdampak PHK, BPJS Ketenagakerjaan Jadi Bantalan Pengaman Sosial

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2022 | 18:19 WIB

Terkini

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:07 WIB

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:06 WIB

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:03 WIB

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:00 WIB

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:58 WIB

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:55 WIB

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

×