Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

UMKM Binaan Pertamina Disarankan Selektif Pilih Negara Tujuan Ekspor

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 15 Desember 2022 | 10:47 WIB
UMKM Binaan Pertamina Disarankan Selektif Pilih Negara Tujuan Ekspor
Seminar nasional Menjawab Teka-Teki UMKM Tembus Pasar Global.

Suara.com - Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mitra binaan PT Pertamina (Persero) harus memiliki strategi khusus untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan daya saing produknya, pada tahap awal UMKM disarankan selektif memilih negara-negara di Timur Tengah, Amerika Utara, Afrika atau Asia Tenggara (ASEAN) ketimbang negara yang sudah maju sebagai negara tujuan ekspor.

“Jangan membidik negara-negara maju dulu karena mereka biasanya menetapkan persyaratan ketat dan sertifikasi yang dimiliki UMKM harus komplet sehingga comply dengan persyaratan mereka. UMKM keburu kehabisan tenaga sebelum mampu menembus pasar ekspor,” kata Edy Priyanto Utomo, dari Pusat Pengembangan Ekspor Indonesia (PPEI) Kementerian Perdagangan, dalam seminar nasional Menjawab Teka-Teki UMKM Tembus Pasar Global, di Jakarta, baru-baru ini.

Edy, yang juga merupakan penyusun Modul Go Global, mengungkapkan banyak UMKM yang melakukan kesalahan sebelum mengembangkan bisnisnya keluar negeri.

Kesalahan umum eksportir adalah memproduksi atau menjual barang yang tidak disukai konsumen. Selain itu, eksportir tidak memiliki negara tujuan ekspor yang tepat dan tidak melakukan riset pasar.

“Kesalahan tidak melakukan riset pasar mengakibatkan UMKM tidak mengetahui kompetitornya. UMKM jangan harap ekspor akan mendatangkan keuntungan. Buyer dimana pun akan membandingkan seller. Pembeli menginginan kualitas baik namun harganya kompetitif,” ungkapnya.

Kesalahan lain yang dilakukan UMKM adalah tidak mau berinvestasi di pengembangan sumber daya manusia dan tidak membangun jaringan dan agen yang tepat. Padahal, ungkap Edy, di luar negeri terdapat pejabat Atase Perdagangan dan Indonesia Trade and Promotion Center (ITCP).

“UMKM yang telah berbadan hukum dan memiliki persyaratan-persyaratan bisa melakukan registrasi di inaexport.id karena kalau ada inquiry dari buyer luar negeri masuk lewat website tersebut. UMKM yang terseleksi dapat memasarkan produknya di sana,” tutur dia.

Menurut Edi, UMKM perlu terus didorong untuk go global karena kontribusi baru sebesar 14% terhadap total ekspor Indonesia. Mereka masih tertinggal jauh dari negara Asia lainnya meskipun memiliki potensi yang sangat besar dari sisi jumlah maupun produk atau karya yang dihasilkannya.

“Untuk menembus pasar global dibutuhkan standar produk sesuai dengan regulasi dari pemerintah. Jika produk UMKM tidak memiliki standar wajib otomatis tidak dapat melewati bea cukai. Misalnya keterangan kandungan produk yang memerlukan uji lab dan tambahan surat keterangan bawa produk yang dikirim bukan merupakan illegal logging apabila produk yang dikirim berupa kayu,“ katanya.

Dalam webinar dalam rangka menyemarakan HUT Pertamina ke-65 tersebut hadir Staff Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga dan VP CSR & SMEPP Pertamina Fajriyah Usman. Juga hadir dua mitra binaan Pertamina yakni Tinar Meinati Kusumadewi sebagai pemilik usaha Songgajah dan Ro’isul Feliati yang memiliki usaha Bantal Moker. Acara dihadiri lebih dari 500 UMKM dari 30 Rumah BUMN (RB) dan dilaksanakan secara online serta offline dimana sebagian UMKM berkumpul di masing-masing kantor RB.

Arya Sinulingga mengungkapkan bahwa Kementerian BUMN mendorong RB yang ada di 248 kabupaten maupun kota di seluruh Indonesia untuk membantu memberikan pelatihan bagi UMKM. Dia sangat memahami bahwa UMKM memiliki kendala dalam pendanaan maupun pembinaan.

“Kementerian BUMN mengambil langkah mengaktifkan RB untuk mengajak para UMKM masuk ke e-commerce. Kami berharap di akhir 2022 ini semua RB sudah memiliki office store sendiri. Jadi, ketika ada momen tertentu seperti HUT Pertamina, bisa dijadikan ajang promosi dengan memberikan promo diskon atau flash sale untuk menarik minat konsumen,” katanya.

Fajriyah Usman menjelaskan bahwa saat ini Pertamina tengah bekerjasama dengan beberapa lembaga ekspor seperti Exporhub, Indonesian Diaspora SME-SMI Export Empowerment & Development (ID-SEED) dan Global Edukasi Talenta Inkubator (GETI Inkubator) yang merupakan lembaga yang berafiliasi dengan asosiasi-asosiasi eksportir Indonesai serta andalan ekspor Indonesia.

“Kami harapkan jumlah dari UMKM binaan Pertamina maupun UMKM RB yang go global akan semakin meningkat,” ujarnya.

Hingga saat ini, kata Fajriyah, tercatat sekitar 424 UKM RB yang sudah masuk kategori go global dan telah memiliki kemampuan unntuk memasarkan produknya hingga ke luar negeri. Menurut dia, hal ini tidak hanya menambah keuntungan bagi pelaku UMKM tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM Binaan BNI Menang Anugerah Bangga Buatan Indonesia

UMKM Binaan BNI Menang Anugerah Bangga Buatan Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2022 | 07:36 WIB

PGN Optimalisasi Gas Bumi untuk Transportasi Darat dan Kapal Nelayan Tradisional

PGN Optimalisasi Gas Bumi untuk Transportasi Darat dan Kapal Nelayan Tradisional

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 20:27 WIB

Pertamina NRE Boyong Empat Penghargaan di Ajang E2S Awards 2022

Pertamina NRE Boyong Empat Penghargaan di Ajang E2S Awards 2022

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2022 | 17:31 WIB

Terkini

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 19:39 WIB

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 18:37 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:42 WIB

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:23 WIB

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:56 WIB

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB