Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Indonesia Jangan Lengah, Ekonomi Nasional Akan Hadapi Ancaman Besar Tahun 2023

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 15 Desember 2022 | 11:56 WIB
Indonesia Jangan Lengah, Ekonomi Nasional Akan Hadapi Ancaman Besar Tahun 2023
Presiden Joko Widodo (rompi ungu) menerima penjelasan saat meninjau pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Kereta Cepat Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). [ANTARA/Aji Cakti]

Suara.com - Indonesia harus tetap waspada dan tidak berpusa diri meski ekonomi nasional membaik jelang pergantian tahun 2023

Founding Partner AC Ventures Pandu Sjahrir mengatakan, tantangan dan ancaman semakin besar pada 2023 dan masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.

"Tahun 2023 kita tidak boleh takabur, tidak boleh overconfidence, lihat sebagai kesempatan dan hati-hati karena ketidakpastian global sangat tinggi, perang masih berlanjut, inflasi tinggi walaupun mungkin ada orang bilang ada penurunan suku bunga di tengah tahun terakhir. Tapi kita tidak bisa melihat itu sebagai suatu masalah, melainkan tantangan untuk memperkuat ekonomi domestik kita," ujar Pandu, Kamis (15/12/2022).

Ekonomi Indonesia terus membaik setelah berhasil lolos dari krisis akibat pandemi COVID-19. Pada kuartal I 2022, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,01 persen, lalu 5,44 persen pada kuartal II, dan 5,72 persen pada kuartal III 2022.

Menurut dia, keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah B20 dan G20 membuat Indonesia meraih kepercayaan besar di mata dunia.

Presiden Jokowi (kiri) dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kanan) meninjau pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). [ANTARA/Aji Cakti]
Presiden Jokowi (kiri) dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kanan) meninjau pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). [ANTARA/Aji Cakti]

"Bagaimana cara memaksimalkan kesempatan itu? Kita harus eksekusi, eksekusi, eksekusi di semua lini. Karena kita sedang dapat kepercayaan. Dan jangan lupa Indonesia itu user of capital, pengguna pendanaan dari dalam dan luar negeri. Tugas kita adalah bagaimana mengelola dan menginvestasikan ke Indonesia dan bisa eksekusi dengan baik. Jadi menurut saya tahun 2023 itu tahun eksekusi," ujar pria yang juga menjabat sebagai Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) itu.

Untuk bisa memaksimalkan ekonomi domestik, lanjut Pandu, diperlukan kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan pihak swasta, sehingga nantinya Indonesia tidak terlalu bergantung pada ekspor-impor.

"Bagaimana kita perkuat belanja pemerintah dengan alokasi yang pas, lalu bagaimana dari sisi private sector investasi dan penggunaan dana dieksekusi dengan baik, itu penting," kata Pandu.

Selain itu, Indonesia juga harus bersiap menghadapi ASEAN Summit pada Februari 2023 mendatang di mana Indonesia bisa melihat pasar ASEAN sebagai salah satu potensi untuk perindustrian Indonesia.

"Di sinilah kita bisa menggerakkan roda ekonomi kita, kita bisa menunjukkan kepemimpinan, di mana kita sudah dapatkan kepercayaan yang amat sangat penting ketika orang melihat Indonesia sebagai counterparty yang positif dan baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun 2022 Dijalani Bahagia, Begini Resolusi Ussy Sulistiawaty di Tahun 2023

Tahun 2022 Dijalani Bahagia, Begini Resolusi Ussy Sulistiawaty di Tahun 2023

| Kamis, 15 Desember 2022 | 08:37 WIB

Ekonomi Jakarta Tetap Kuat Meski Hadapi Ancaman Krisis Ekonomi

Ekonomi Jakarta Tetap Kuat Meski Hadapi Ancaman Krisis Ekonomi

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2022 | 08:35 WIB

Lolos ke Final, Ekonomi Prancis Ternyata Jauh di Bawah Indonesia

Lolos ke Final, Ekonomi Prancis Ternyata Jauh di Bawah Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2022 | 07:55 WIB

Jokowi Temui Raja Belgia di Istana Laeken, Bahas Penguatan Ekonomi hingga Perubahan Iklim

Jokowi Temui Raja Belgia di Istana Laeken, Bahas Penguatan Ekonomi hingga Perubahan Iklim

Foto | Rabu, 14 Desember 2022 | 18:22 WIB

Ekonom Yakin Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terus Berlanjut di Tengah Krisis Global

Ekonom Yakin Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terus Berlanjut di Tengah Krisis Global

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2022 | 17:01 WIB

Ekonomi Digital, Energi Hijau, UMKM Sektor Potensial Kerja Sama ASEAN dan Uni Eropa.

Ekonomi Digital, Energi Hijau, UMKM Sektor Potensial Kerja Sama ASEAN dan Uni Eropa.

| Rabu, 14 Desember 2022 | 15:46 WIB

Terkini

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB