Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Jaga Lingkungan, Komunitas Nelayan Pendukung Ganjar Bersihkan Pesisir Sungai Bondet

Iwan Supriyatna

Rabu, 21 Desember 2022 | 06:41 WIB
Jaga Lingkungan, Komunitas Nelayan Pendukung Ganjar Bersihkan Pesisir Sungai Bondet
Para nelayan bergotong royong membersihkan sampah di pesisir muara Sungai Bondet.

Suara.com - Meski waktu baru menunjukkan pukul 8 pagi, cuaca panas sudah cukup terasa di pesisir muara Sungai Bondet di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Cuaca terik itu tak mematahkan semangat solidaritas Komunitas Nelayan Pesisir Jawa Barat untuk berkumpul di sana. 

Berhenti sejenak dari aktivitas melaut, ratusan nelayan yang berasal dari berbagai wilayah di Cirebon tersebut berkumpul dengan nait baik. Selain untuk silaturahmi sesama keluarga nelayan, mereka juga bergotong royong membersihkan sampah di pesisir muara Sungai Bondet. 

Koordinator Wilayah Komunitas Nelayan Pesisir Jawa Barat, Handi Nurdin mengatakan, pihaknya memantau peningkatan jumlah sampah di pesisir muara Sungai Bondet selama beberapa waktu terakhir. Sehingga pihaknya menginisiasikan segera pembersihan sampah tersebut. 

"Latar belakang kita melakukan bersih-bersih sampah ini adalah agar pesisir di sini bersih, hidup makin sehat. Karena kami melihat di sini ada peningkatan sampah. Kalau misal banyak sampah, ikan-ikan jadi enggak sehat. Jadi terdampak ke masyarakat sekitar," kata Handi.

Bak tidak mempedulikan menyengatnya panas matahari di Kota Udang, komunitas nelayan pendudukung sosok Ganjar Pranowo tersebut sangat semangat membersihkan sampah-sampah di area muara Sungai Bondet. 

Bermodalkan alat-alat sederhana seperti sapu, pengki, garpu rumput dan plastik sampah, para nelayan bertekad membuat wilayah tersebut menjadi lebih nyaman untuk beraktivitas dengan tidak adanya sampah. 

Handi yang juga membaur bersama nelayan lainnya saat bersih-bersih sampah ini menyebut, aksi gotong royong ini juga bertujuan agar kapal nelayan bisa dengan lancar saat berlabuh atau pergi melaut dari muara tersebut.

Sebab, Handi mengatakan, kapal para nelayan kerap terganggu aktivitasnya karena sampah yang sering menyangkut di kapal. 

"Di sini kami melibatkan semua elemen nelayan, karena kan di sini (Cirebon) penghasil udang terbesar. Tapi di daerah sini lagi merosot hasilnya, karena limbah-limbah yang mencemari pesisir tersebut. Sekitar 300 orang kami dari berbagai wilayah Cirebon kami libatkan untuk bersih-bersih ini," jelasnya. 

baca juga

Dalam kegiatan tersebut, komunitas ini juga menggelar aksi berbagi paket sembako ke keluarga nelayan. Komunitas ini berharap, bantuan tersebut bisa memenuhi kebutuhan pangan keluarga nelayan kecil selama beberapa waktu ke depan. 

"Kegiatan selanjutnya kita akan lihat kondisi di wilayah lainnya (di pesisir Jawa Barat), apa yang mungkin bisa kita bantu, maka kita usahakan bantu. Jadi mungkin saja kita akan kembali melakukan kegiatan bersih-bersih sampah lagi," pungkas Handi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Bentuk Komitmen BAF Dukung Pelestarian Lingkungan

Tiga Bentuk Komitmen BAF Dukung Pelestarian Lingkungan

Bisnis | Senin, 19 Desember 2022 | 09:57 WIB

Nelayan Tak Usah Pusing, Gas Bumi Bisa Jadi Alternatif Bahan Bakar Kapal

Nelayan Tak Usah Pusing, Gas Bumi Bisa Jadi Alternatif Bahan Bakar Kapal

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2022 | 14:08 WIB

Peduli Masyarakat Pesisir, Ganjar Dapat Dukungan dari Para Nelayan di Jabar

Peduli Masyarakat Pesisir, Ganjar Dapat Dukungan dari Para Nelayan di Jabar

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2022 | 07:04 WIB

Terkini

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:25 WIB

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

×