Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jaga Lingkungan, Komunitas Nelayan Pendukung Ganjar Bersihkan Pesisir Sungai Bondet

Iwan Supriyatna

Rabu, 21 Desember 2022 | 06:41 WIB
Jaga Lingkungan, Komunitas Nelayan Pendukung Ganjar Bersihkan Pesisir Sungai Bondet
Para nelayan bergotong royong membersihkan sampah di pesisir muara Sungai Bondet.

Suara.com - Meski waktu baru menunjukkan pukul 8 pagi, cuaca panas sudah cukup terasa di pesisir muara Sungai Bondet di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Cuaca terik itu tak mematahkan semangat solidaritas Komunitas Nelayan Pesisir Jawa Barat untuk berkumpul di sana. 

Berhenti sejenak dari aktivitas melaut, ratusan nelayan yang berasal dari berbagai wilayah di Cirebon tersebut berkumpul dengan nait baik. Selain untuk silaturahmi sesama keluarga nelayan, mereka juga bergotong royong membersihkan sampah di pesisir muara Sungai Bondet. 

Koordinator Wilayah Komunitas Nelayan Pesisir Jawa Barat, Handi Nurdin mengatakan, pihaknya memantau peningkatan jumlah sampah di pesisir muara Sungai Bondet selama beberapa waktu terakhir. Sehingga pihaknya menginisiasikan segera pembersihan sampah tersebut. 

"Latar belakang kita melakukan bersih-bersih sampah ini adalah agar pesisir di sini bersih, hidup makin sehat. Karena kami melihat di sini ada peningkatan sampah. Kalau misal banyak sampah, ikan-ikan jadi enggak sehat. Jadi terdampak ke masyarakat sekitar," kata Handi.

Bak tidak mempedulikan menyengatnya panas matahari di Kota Udang, komunitas nelayan pendudukung sosok Ganjar Pranowo tersebut sangat semangat membersihkan sampah-sampah di area muara Sungai Bondet. 

Bermodalkan alat-alat sederhana seperti sapu, pengki, garpu rumput dan plastik sampah, para nelayan bertekad membuat wilayah tersebut menjadi lebih nyaman untuk beraktivitas dengan tidak adanya sampah. 

Handi yang juga membaur bersama nelayan lainnya saat bersih-bersih sampah ini menyebut, aksi gotong royong ini juga bertujuan agar kapal nelayan bisa dengan lancar saat berlabuh atau pergi melaut dari muara tersebut.

Sebab, Handi mengatakan, kapal para nelayan kerap terganggu aktivitasnya karena sampah yang sering menyangkut di kapal. 

"Di sini kami melibatkan semua elemen nelayan, karena kan di sini (Cirebon) penghasil udang terbesar. Tapi di daerah sini lagi merosot hasilnya, karena limbah-limbah yang mencemari pesisir tersebut. Sekitar 300 orang kami dari berbagai wilayah Cirebon kami libatkan untuk bersih-bersih ini," jelasnya. 

baca juga

Dalam kegiatan tersebut, komunitas ini juga menggelar aksi berbagi paket sembako ke keluarga nelayan. Komunitas ini berharap, bantuan tersebut bisa memenuhi kebutuhan pangan keluarga nelayan kecil selama beberapa waktu ke depan. 

"Kegiatan selanjutnya kita akan lihat kondisi di wilayah lainnya (di pesisir Jawa Barat), apa yang mungkin bisa kita bantu, maka kita usahakan bantu. Jadi mungkin saja kita akan kembali melakukan kegiatan bersih-bersih sampah lagi," pungkas Handi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Bentuk Komitmen BAF Dukung Pelestarian Lingkungan

Tiga Bentuk Komitmen BAF Dukung Pelestarian Lingkungan

Bisnis | Senin, 19 Desember 2022 | 09:57 WIB

Nelayan Tak Usah Pusing, Gas Bumi Bisa Jadi Alternatif Bahan Bakar Kapal

Nelayan Tak Usah Pusing, Gas Bumi Bisa Jadi Alternatif Bahan Bakar Kapal

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2022 | 14:08 WIB

Peduli Masyarakat Pesisir, Ganjar Dapat Dukungan dari Para Nelayan di Jabar

Peduli Masyarakat Pesisir, Ganjar Dapat Dukungan dari Para Nelayan di Jabar

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2022 | 07:04 WIB

Terkini

Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah

Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?

Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Lei Jun Kepergok Bawa HP Lipat Misterius, Xiaomi MIX Ultra Diduga Segera Hadir

Lei Jun Kepergok Bawa HP Lipat Misterius, Xiaomi MIX Ultra Diduga Segera Hadir

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League

Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total

Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:20 WIB

UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG

UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT

Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:13 WIB

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi

Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:02 WIB

Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung

Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung

Jatim | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×