Sementara jumlah yang dikontrak untuk pinjaman PF luar negeri adalah 4,2 triliun KRW, yang berarti 61,7% telah selesai dikeluarkan. Dengan demikian, pembiayaan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara oleh institusi keuangan Korea Selatan di luar negeri diproyeksikan akan terus meningkat.