Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Ribuan Alumni UMK Academy Didorong Hasilkan Produk Ramah Lingkungan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 26 Desember 2022 | 14:31 WIB
Ribuan Alumni UMK Academy Didorong Hasilkan Produk Ramah Lingkungan
UMK yang telah lulus dalam program UMK Academy yang diselenggarakan Pertamina diharapkan memiliki kepedulian untuk mempraktekan dan menghasilkan produk yang ramah lingkungan.

Suara.com - Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) yang telah lulus dalam program UMK Academy yang diselenggarakan PT Pertamina (Persero) diharapkan memiliki kepedulian untuk mempraktekan dan menghasilkan produk yang ramah lingkungan (go green). Hal ini selain untuk menyesuaikan pertumbuhan bisnis dengan tren dan tantangan pasar global sekaligus menjadi kontribusi UMK guna mendukung inisiatif berkelanjutan (sustainability).

Menurut VP CSR & SMEPP Management Pertamina Fajriyah Usman, UMK Academy adalah program pembinaan UMK yang dilakukan secara terstruktur, berjenjang dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan, harapan para mitra binaan, tren dan tantangan pasar.

Pertamina berkomitmen mendukung pengembangan UMK yang berkelanjutan sehingga dapat membantu pengembangan UMK secara optimal. Total sebanyak 1.261 UMK telah lulus dalam program UMK Academy yang digagas Pertamina selama tiga tahun terakhir.

“Program pembinaan didasarkan pada empat kurikulum pengembangan utama, yaitu Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global. Di setiap kelasnya terdapat modul Go Green untuk menghasilkan bisnis yang berorientasi pada lingkungan karena tantangan bisnis UMK adalah bagaimana menghasilkan produk yang ramah lingkungan sehingga usaha mereka akan tetap bertahan,” ungkap Fajriyah, pada acara UMK Acamedy 2002 Graduation Day yang digelar secara daring, akhir pekan.

Pada 2020-2021, UMK Academy meluluskan sebanyak 750 UMK yang terdiri dari 38 UMK Go Modern, 398 UMK Go Digital, 198 UMK Go Online dan 116 UMK Go Global. Pada tahun ini, dari 722 peserta UMK Academy 2022 yang berhasil naik kelas setelah menjalankan program selama lima bulan sebanyak 511 mitra binaan yang terdiri dari 141 UMK Go Modern, 141 UMK Go Digital, 125 UMK Go Online dan 104 UMK Go Global.

Manager SMEPP Dewi Sri Utami menjelaskan UMK Acedemy 2022 dimulai pada Agustus dan berakhir di Desember 2022 dengan meluluskan peserta UMK yang telah mengikuti kelas pembekalan dan didamping para mentor yang pakar di bidangnya. Program UMK Academy merupakan program yang rutin dilakukan setiap tahunnya sejak 2020 dan diikuti UMK yang terdaftar dalam program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) setelah lolos proses kurasi.

Pada 2022, sebanyak 722 mitra binaan lolos kurasi yang terbagi atas 271 UMK peserta Go Modern, 181 Go Digital, 153 Go-Online dan Go-Global. Dalam kelas Go-Online dan Go-Global, termasuk 90 UMK di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yakni Mandalika, Borobudur, Danau Toba dan Labuan Bajo.

“Peserta yang lulus UMK Academy telah memenuhi minimal dua parameter utama di antaranya peningkatan omset, peningkatan jumlah pegawai, kapasitas produksi dan memasarkan produknya hingga ke luar negeri, serta melibatkan masyarakat sekitar untuk menghasilkan produk,” tutur Dewi.

Pelaksana Tugas Harian (PTH) Direktur Utama Pertamina Erry Widiastono dalam sambutannya saat Graduation Day UMK Academy 2022 berharap UMK Academy menjadi tempat belajar bagi para UMK secara komprehensif sehingga dapat langsung di implementasikan kepada usaha yang sedang di jalani.

“UMK yang telah lulus kapasitas dan skill entrepreneurship-nya semakin meningkat agar siap mengakses pasar ekspor yang semakin terbuka lebar,” ujarnya.

Erry menambahkan selain dikemas dalam nuansa yang penuh edukasi, kegiatan UMK Academy juga disusun sebagai ajang silaturahmi bagi mitra binaan Pertamina.

“Dengan demikian, UMK dapat saling mendukung kegiatan yang dijalani untuk terus maju dan membuat UMK Indonesia lebih dikenal secara luas hingga ke mancanegara,” katanya.

Sementara itu, Fajriyah Usman berharap seluruh UMK dapat menjadi lulusan terbaik di bidangnya masing-masing. Mereka juga diminta terus kreatif dan inovatif serta harus bisa memadukan kebutuhan antara supply dengan demand, cakap melihat potensi market dan menjadi trend maker.

“Para pelaku UMK harus mengimbangi inovasi serta inisiatif untuk memupuk keperdulian terhadap lingkungan. Salah satunya dengan memperhatikan kemasan produk yang digunakan, serta pengaruh yang ditimbulkan terhadap lingkungan," katanya.

Sahono yang lulus dalam program UMK Academy 2022 mengaku materi yang diberikan selama pelatihan sangat berguna baginya dalam mengembangkan bisnis layanan ojek lokal yang dikembangkannya. Pemilik usaha JeggBoy & Girl asal Salatiga, Jawa Tengah, tersebut menyediakan layakan transportasi sepeda motor untuk melayani kebutuhan konsumen dengan armada sekitar 250 driver. Uniknya, sebanyak 40% driver tersebut adalah perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perhatian!! LPG 3 Kg Tahun Depan Hanya Buat Orang Miskin

Perhatian!! LPG 3 Kg Tahun Depan Hanya Buat Orang Miskin

Bisnis | Senin, 26 Desember 2022 | 10:35 WIB

Resmi Naik Nih, Deretan Harga BBM Pertamina Selepas Natal

Resmi Naik Nih, Deretan Harga BBM Pertamina Selepas Natal

Bisnis | Senin, 26 Desember 2022 | 09:25 WIB

Pemerintah Wanti-wanti Pertamina Jamin Distribusi BBM dan LPG di Nataru

Pemerintah Wanti-wanti Pertamina Jamin Distribusi BBM dan LPG di Nataru

Bisnis | Minggu, 25 Desember 2022 | 18:01 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB