Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Baru Coba Investasi? Ini Alasan Reksa Dana Pasar Uang Ideal Dijadikan Pilihan Investor Pemula

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Jum'at, 03 Februari 2023 | 23:22 WIB
Baru Coba Investasi? Ini Alasan Reksa Dana Pasar Uang Ideal Dijadikan Pilihan Investor Pemula
Reksa Dana (Shutterstock)

Suara.com - Mampu memberikan pendapatan pasif dan menjaga nilai aset agar tidak tergerus inflasi, banyak orang tertarik untuk berinvestasi. Jenis instrumen investasi yang bisa dipilih oleh investor pun sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan segala kebutuhan maupun kondisi keuangan.

Untuk investor pemula, reksa dana biasanya dijadikan sebagai instrumen investasi pilihan. Alasannya pun beragam, mulai dari cara kerjanya yang lebih simpel, modal investasi terjangkau, hingga tingkat risiko dan keuntungan bisa disesuaikan dengan keinginan. Namun, bagi yang masih awam dalam dunia investasi, ada baiknya memilih produk reksa dana pasar uang.

Ada banyak alasan mengapa reksa dana pasar uang layak dijadikan pilihan oleh investor pemula. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan tentang apa itu reksa dana pasar uang, keunggulan, dan juga kekurangannya berikut ini.

Apa Itu Reksa Dana Pasar Uang?

Reksa dana pasar uang merupakan salah satu jenis produk reksa dana yang mana dana kelolaannya dialokasikan sepenuhnya pada instrumen pasar uang, obligasi dengan jangka waktu maksimal 1 tahun, dan deposito berjangka. Pada dasarnya, jika dibandingkan dengan deposito ataupun rekening tabungan bank biasa, reksa dana pasar uang mampu memberi peluang imbal hasil lebih menjanjikan.

Sedangkan dari segi risikonya, produk reksa dana ini disebutkan mempunyai risiko paling rendah ketimbang jenis reksa dana lainnya. Tapi, hal ini wajar saja karena memang peluang keuntungan dari reksa dana pasar uang lebih terbatas dan tak sebesar produk reksa dana lainnya.

Karena alasan tersebut, tidak sedikit pihak yang menyarankan investor pemula untuk memulai investasi dengan produk ini. Dengan risiko yang lebih rendah, reksa dana pasar uang ideal dijadikan pilihan oleh investor pemula agar bisa membiasakan diri dengan dunia investasi terlebih dulu. Selain itu, jenis reksa dana tersebut juga cocok dipilih bagi investor yang memiliki profil risiko rendah atau konservatif, dan memiliki jangka waktu investasi pendek.

Tingkat risiko yang rendah pada reksa dana pasar uang menjadikan investor pemula mampu mendapatkan pengalaman investasi tanpa khawatir modalnya menurun drastis. Rendahnya risiko investasi reksa dana pasar uang ini juga menjadikan produk tersebut pas dipilih ketika mempunyai tujuan investasi berjangka pendek ataupun mengutamakan likuiditas. Pasalnya, sifat dari jenis reksa dana ini gampang dicairkan kapan pun dibutuhkan.

Tapi jangan salah, investor berpengalaman dan mempunyai tujuan investasi jangka panjang juga tidak jarang masih memilih jenis reksa dana ini. Tujuannya adalah sebagai diversifikasi portofolionya agar nilai investasi tetap terjaga di tengah ketidakpastian pasar saham maupun obligasi.

Beragam Keunggulan atau Manfaat Reksa Dana Pasar Uang

Setelah memahami sekilas tentang apa itu reksa dana pasar uang, Anda pasti sedikit banyak telah memahami manfaat atau keunggulannya. Lebih jelasnya, inilah beragam keunggulan dari produk reksa dana pasar uang.

-          Bisa dimulai dengan modal mulai 10 ribu atau 50 ribu.

-          Potensi imbal hasil lebih tinggi ketimbang deposito atau tabungan.

-          Pengelolaan dilakukan Manajer Investasi secara profesional dan dibekali keahlian serta pengalaman.

-          Efisiensi waktu dan tenaga karena tak harus melakukan analisis emiten investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Provinsi Papua Tawarkan Surga Investasi dari Hasil Laut dan Pariwisata

Provinsi Papua Tawarkan Surga Investasi dari Hasil Laut dan Pariwisata

Press Release | Jum'at, 03 Februari 2023 | 17:49 WIB

Nilainya Rp 1,5 T, Korsel Tawarkan Diri untuk Investasi di PPU

Nilainya Rp 1,5 T, Korsel Tawarkan Diri untuk Investasi di PPU

Kaltim | Jum'at, 03 Februari 2023 | 19:00 WIB

Pembangunan Smelter PT Freeport Telah Habiskan Biaya Investasi USD 1,63 miliar

Pembangunan Smelter PT Freeport Telah Habiskan Biaya Investasi USD 1,63 miliar

| Jum'at, 03 Februari 2023 | 10:16 WIB

Kini Ada Fitur Baru Investasi Reksa Dana di Aplikasi SimInvest, Berikut Produk Unggulannya

Kini Ada Fitur Baru Investasi Reksa Dana di Aplikasi SimInvest, Berikut Produk Unggulannya

| Kamis, 02 Februari 2023 | 21:48 WIB

Ekonom Apresiasi Rampungnya Peta Jalan Hilirisasi Hingga 2040

Ekonom Apresiasi Rampungnya Peta Jalan Hilirisasi Hingga 2040

Bisnis | Kamis, 02 Februari 2023 | 17:14 WIB

Daftar Investor yang Akan Segera Lakukan Pembangunan di IKN

Daftar Investor yang Akan Segera Lakukan Pembangunan di IKN

Bisnis | Kamis, 02 Februari 2023 | 16:29 WIB

Terkini

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:05 WIB

Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi

Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:58 WIB

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:42 WIB

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB