Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Kolaborasi Milenial Indonesia Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045

Iwan Supriyatna

Rabu, 15 Februari 2023 | 12:22 WIB
Kolaborasi Milenial Indonesia Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045
Kolaborasi Milenial Indonesia.

Suara.com - Indonesia segera memasuki usia emas pada tahun 2045. Pada saat itu, Indonesia genap berusia 100 tahun alias satu abad. Pada masa tersebut, ditargetkan Indonesia sudah menjadi negara maju dan telah sejajar dengan negara adidaya.

Momentum bersejarah itu memang masih sekitar saperempat abad lagi. Namun untuk mewujudkannya butuh persiapan yang matang sejak jauh-jauh hari. Sumber daya manusia Indonesia harus unggul, berkualitas, dan memiliki karakter.

Founder Kolaborasi Milenial Indonesia, Dimas Prayoga mengatakan Kolaborasi Milenial Indonesia dibentuk sebagai upaya menunjang pemenuhan kebutuhan soft skill dan hardskill, para generasi muda kelak akan meneruskan dan jadi penentu arah peradaban bangsa Indonesia.

"Menghadapi bonus demografi, Indonesia harus mempersiapkan diri, apalagi pemerintah sendiri saat ini menargetkan Indonesia Emas di tahun 2045. Untuk itu, kenapa Kolaborasi Milenial Indonesia karena mendorong cita-cita pembangunan dalam meningkatkan mutu dan kualitas SDM Indonesia," ujar Dimas dalam peluncuran Kolaborasi Milenial Indonesia di Phala-wan Cafe, Kalibata, Jakarta Selatan.

Dimas merasa momentum Indonesia emas 2045 harus dimanfaatkan betul oleh berbagai pihak. Oleh karena itu, Dimas mengambil kesempatan tersebut untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk bisa meningkatkan ilmu dan pengalaman di dalam Kolaborasi Milenial Indonesia.

"Dari 273,5 juta sebanyak 70 persen penduduk Indonesia berusia produktif, ini momentum bagaimana kami bisa mengoptimalkan SDM Indonesia saat ini agar menjadi unggul dan terdepan. Dengan adanya Kolaborasi Milenial Indonesia diharapkan mampu mengakomodir potensi generasi muda di berbagai bidang," kata Dimas.

Selain itu, Dimas menilai keberadaan Stafsus Presiden selama ini belum optimal, berbagai program yang seharusnya dijalankan belum berdampak dan dirasakan oleh generasi muda sejauh ini.

"Peranan pemerintah melalui Stafsus Milenial Presiden selama ini dirasa belum optimal, kami memandang bahwa sejauh ini keberadaannya seolah hanya menjadi gimik dan pengharum ruangan Istana Presiden saja," sebutnya.

Dimas berharap dengan keberadaan Kolaborasi Milenial Indonesia akan menjadi semangat baru dalam mewadahi potensi anak bangsa di masa depan.

baca juga

"Dengan spirit kolaborasi, kami berharap bisa membawa wajah Indonesia menjadi harum secara global," ujar dia.

Ke depannya, Dimas sudah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak dan menyiapkan beberapa program bagi pemuda sebagai wujud implementasi dari Kolaborasi Milenial Indonesia.

"Sebelum launchingnya kegiatan hari ini, sebetulnya kami sudah bersinergi dengan berbagai pihak dan komunitas lainnya di seluruh Indonesia, yang kemudian kita akan membentuk juga komunitas ini di daerah-daerah, dan kami akan menampung semua anak muda yang memiliki bakat dan kami berikan mereka kesempatan untuk skill up dalam bentuk pelatihan, pendampingan dan lain sebagainya," pungkas Dimas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kilau Emas Antam Cerah Lagi, Kini Dibandrol Rp 1.029 Juta/Gram

Kilau Emas Antam Cerah Lagi, Kini Dibandrol Rp 1.029 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 15 Februari 2023 | 10:58 WIB

Lagi Tren Investasi Emas Digital, Bisa Untuk Dana Darurat Gak Sih?

Lagi Tren Investasi Emas Digital, Bisa Untuk Dana Darurat Gak Sih?

Lifestyle | Selasa, 14 Februari 2023 | 15:10 WIB

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 1,02 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 1,02 Juta per Gram

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2023 | 10:19 WIB

Terkini

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:02 WIB

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:50 WIB

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:35 WIB

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:29 WIB

Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN

Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:13 WIB

Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'

Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:54 WIB