Dirjen Pajak Sowan ke Ketum PBNU, Gus Yahya: Warga NU Tuntut Akuntabilitas Pemerintah

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 03 Maret 2023 | 09:24 WIB
Dirjen Pajak Sowan ke Ketum PBNU, Gus Yahya: Warga NU Tuntut Akuntabilitas Pemerintah
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf [Biro Pers Sekretariat Presiden/Rusman]

Suara.com - Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Suryo Utomo telah mengunjungi kediaman Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Kunjungan ini imbas dari adanya seruan di mana warga NU tolak bayar pajak yang kembali bergema.

Dalam pertemuan itu, Gus Yahya menyampaikan, warga NU pada dasarnya menuntut akuntabilitasi pemerintah, terkhusus pada pengelolaan pajak hingga harta kekayaan para pegawai pemerintah.

"NU ikut menuntut akuntabilitas pemerintah demi kepentingan negara. Kita jelas menyeru kepada pemerintah, semua, organ-organ maupun aparatusnya, untuk bertindak akuntabel di dalam menjalankan tugas-tugas negara," ujarnya seperti dikutip, Jumat (3/3/2023).

Namun, menanggapi seruan warga NU tidak bayar pajak, Gus Yahya menegaskan, NU masih berpihak pada kepentingan negara. Dia pun mempersilahkan warga selain NU untuk memboikot bayar pajak.

"Tetapi seperti saya katakan tadi, bahwa warga NU bersama-sama dengan para ulamanya itu akan istiqamah senantiasa di pihak negara. Apa pun yang menjadi kepentingan negara, kita akan bela, oleh NU," imbuh dia.

Namun demikian, tambah Gus Yahya, NU akan selalu mempelototi praktik-praktik yang dijalankan pemerintah. "Supaya ke depan, sungguh-sungguh semua yang dilakukan betul-betul untuk kepentingan negara," katanya.

Sebelumnya, Mantan Ketua Umum PBNU Said Aqi Siroj menyakan di para ulama akan menyerukan warga NU untuk tidak membayar pajak, jika dana pajak diselewengkan.

Dalam kasus ini, dirinya juga berkaca pada kasus korupsi Gayus Tambunan. Kala itu dalam Munas NU yang dipimpinnya, Said Aqil mengeluarkan ancaman ajak warga NU untuk tidak membayar pajak, jika uangnya diselewengkan.

"Saya ketika jadi Ketum PBNU tahun 2012 bulan September, munas ulama di pesantren Cirebon, waktu itu baru ada kejadian Gayus Tambunan, keputusan para kiai bahwa kalau uang pajak selalu diselewengkan, NU akan mengambil sikap tegas warga NU tidak usah bayar pajak waktu itu," tutur dia.

baca juga

Namun, Said Aqil menyebut, jika uang pajak itu dikembalikan ke masyarakat lagi, maka dia menyerukan warga NU untuk mendukung pembayaran pajak.

"Tapi kalau pajak untuk rakyat, pajak untuk pembangunan, pajak untuk kebaikan, kita dukung. Warga NU taat bayar pajak,"imbuh dia.

Maka dari itu, Said Aqil meminta semua pihak tegas dalam kasus Rafael Alun. Karena kalau tidak, ancamannya para ulama akan mengajak warha tak membayar pajak.

"Kalau memang pajak uang diselewengkan, ulama ini akan mengajak warga tak usah membayar pajak. Itu kalau terbukti diselewengkan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegawainya Lagi Disorot, Dirjen Pajak Justru Pamer Pelaporan SPT

Pegawainya Lagi Disorot, Dirjen Pajak Justru Pamer Pelaporan SPT

Bisnis | Jum'at, 03 Maret 2023 | 06:00 WIB

Seruan Tak Bayar Pajak Menggema, Dirjen Pajak Langsung Sowan ke PBNU

Seruan Tak Bayar Pajak Menggema, Dirjen Pajak Langsung Sowan ke PBNU

Bisnis | Jum'at, 03 Maret 2023 | 06:02 WIB

Sri Mulyani Bongkar Penyebab Harta Kekayaan Dirjen Pajak Naik Terus

Sri Mulyani Bongkar Penyebab Harta Kekayaan Dirjen Pajak Naik Terus

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2023 | 14:37 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×