Anggaran Rp 1,6 Miliar Dikucurkan untuk Bangun Rumah Bagi Korban Rob Demak

Iwan Supriyatna

Rabu, 15 Maret 2023 | 07:18 WIB
Anggaran Rp 1,6 Miliar Dikucurkan untuk Bangun Rumah Bagi Korban Rob Demak
Pembangunan rumah bagi korban bencana rob di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menggelontorkan bantuan sosial stimulan pembangunan rumah bagi korban bencana rob di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Bantuan senilai Rp1,6 miliar itu untuk pembangunan rumah dengan sistem Rumah Unggul Sistem Panel Instan atau Ruspin. Bantuan tersebut ditujukan bagi warga yang terdampak banjir rob.

"Ruspin ini coba kita selesaikan, yang pertama ini kan area rob, jadi adaptasi masyarakat mesti dilakukan. Selama ini yang dilakukan penimbunan karena area ini area land subsidence," kata Ganjar.

Diketahui, program penanganan rumah terdampak rob dari Pemprov Jawa Tengah di Kabupaten Demak yang menggunakan APBD Provinsi 2022 sebanyak 39 unit dan menggunakan APBD Provinsi 2023 sebanyak 33 unit.

Sementara untuk perbaikan kualitas rumah, Pemprov Jawa Tengah membantu perbaikan 26 unit di tahun 2022 dan 303 unit di 2023.

Ganjar memaparkan, konsep Ruspin mengandalkan pondasi yang dibuat lebih tinggi 1,5 meter dari permukaan air. Hal itu sebagai alternatif dari cara menimbun atau menguruk permukaan rumah yang biasa dilakukan warga.

Untuk harga bantuan rumah Ruspin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senilai Rp50 juta per unit.

"Kami dari Pemprov membantu ruspin harganya Rp50 juta, itu kit bantu untuk mereka yang tidak mampu terus dibuatkan dengan ruspin dan itu bisa dikerjakan dalam waktu satu hari dirakit," papar Ganjar.

Lebih lanjut, salah satu warga Desa Bedono penerima bantuan Ruspin bernama Rohmi, menceritakan rumahnya hancur akibat rob yang melanda Desa Bedono pada tahun 2022 kemarin.

baca juga

Dia pun sempat tidak memiliki tempat tinggal selama beberapa hari, sebelum akhirnya mendapatkan bantuan Ruspin.

"Sebelum dapat bantuan rumahnya di sebelah sana, terus terkena abrasi, jadi tidak bisa dihuni. Sekarang ini dapat tempat di sini langsung dapat bantuan seperti ini," tutur Rohmi.

Ibu rumah tangga berusia 36 tahun itu menjelaskan, kondisi Ruspin yang ditinggalinya bersama suami dan satun orang anaknya tersebut terasa nyaman untuk ditinggali.

Dia pun menghaturkan terima kasih kepada Ganjar, atas perhatian dan bantuannya untuknya, khususnya untuk warga Desa Bedono yang terdampak rob.

"Kondisinya bagus, sudah enak tidak terkena ombak (abrasi) lagi. Buat tidur enak, ya pokoknya enak ini bantuan dari Pak Ganjar, Pak Ganjar orangnya baik dan pintar (memimpin), aku berterima kasih sama Pak Ganjar dan di Desa Bedono ini enak dapat bantuan dari Pak Ganjar," ucap Rohmi.

Selain pembangunan rumah baru, juga ada rehab rumah korban bencana alam dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tahun 2021 ada 150 unit rumah, 2022 ada 54 unit rumah dan 2023 ditargetkan 345 unit rumah yang direhab dengan masing-masing unit rumah senilai Rp12 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawa Tengah Jadi Provinsi yang Sering Banjir, Legislatif Minta Pemprov Evaluasi Soal Skema Penanggulangan Bencana

Jawa Tengah Jadi Provinsi yang Sering Banjir, Legislatif Minta Pemprov Evaluasi Soal Skema Penanggulangan Bencana

Jawa Tengah | Senin, 13 Maret 2023 | 07:46 WIB

Mitigasi Bencana jadi Perhatian untuk Korban Bencana Erupsi Merapi

Mitigasi Bencana jadi Perhatian untuk Korban Bencana Erupsi Merapi

Purwokerto | Minggu, 12 Maret 2023 | 20:51 WIB

Tenang! Tiga Kawasan Rawan Bencana di Kabupaten Klaten Aman dari Dampak Erupsi Gunung Merapi

Tenang! Tiga Kawasan Rawan Bencana di Kabupaten Klaten Aman dari Dampak Erupsi Gunung Merapi

Surakarta | Sabtu, 11 Maret 2023 | 15:49 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×