Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

GMP Upayakan Industri Pertanian yang Berkelanjutan di Kabupaten Garut

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 24 Maret 2023 | 05:44 WIB
GMP Upayakan Industri Pertanian yang Berkelanjutan di Kabupaten Garut
GMP Bina Kelompok Tani' masuk pada tahap realisasi dengan membangun bak penampung sumber air dan instalasi pipa ke lahan pertanian di Desa Citeras, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Suara.com - Progam Ganjar Muda Padjajaran (GMP) dalam membina para petani secara berkesinambungan makin mendapatkan tanggapan baik dari para warga dan petani di lingkungan tersebut.

Kini, program dengan nama 'GMP Bina Kelompok Tani' masuk pada tahap realisasi dengan membangun bak penampung sumber air dan instalasi pipa ke lahan pertanian di Desa Citeras, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Sebelumnya, pada beberapa waktu lalu telah diresmikan program tersebut dengan penyerahan bantuan bibit padi dan cangkul kepada para petani di wilayah tersebut.

"Kami lihat di sini cukup potensial untuk dikembangkan sebagai lahan pertanian. Maka, kami menjalin kerjasama dengan kelompok tani setempat untuk mengembangkan ekosistem industri pertanian yang berkelanjutan," buka Sekretaris Pengurua Pusat GMP, Fikri Amri.

Lanjutnya, program GMP Bina Tani tersebut akan diupayakan untuk mendorong para petani untuk melakukan proses pertanian dari hulu ke hilir, guna mengoptimalkan hasil produksi pertanian.

"Kami di sini bantu seluruh ekosistem pertaniannya, mulai dari pembukaan lahan, membuat saluran air, pembibitan, pemupukan hingga membangun rumah produksi untuk memproses hasil pertaniannya," kata dia.

Dengan demikian, Fikri berharap GMP bisa menjadi kepanjangan tangan dari program pertanian yang dilaksanakan Ganjar Pranowo di Jawa Tangan.

"Harapan kami semoga para petani di Jawa Barat bisa merasakan program Pak Ganjar untuk meningkatkan hasil pertanian," tambahnya.

Ke depan, selain dimanfaatkan untuk lahan pertanian, sumber air yang dibangun oleh GMP bisa dimanfaatkan untuk para warga di beberapa desa yang membutuhkan untuk konsumsi air rumah tangga.

Ganjar Muda Padjajaran Bekerjasama Dengan Real ke Petani

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Kecamatan Malangbong, U Zainuddin mengungkapkan ketertarikannya bersinergi dengan GMP.

“GMP ini kerjanya nyata, tidak ada birokrasi dan langsung memberikan bantuan. Kami sampaikan persoalan, GMP langsung sediakan, luar biasa," ungkap Zainuddin.

Zainuddin menambahkan bahwa upaya yang dilakukan GMP kerjasama dengan kelompok tani Kecamatan Malangbong diharapkan memberikan dampak positif dan menjadi pelecut semangat para petani untuk semakin meningkatkan hasil pertaniannya.

"Semoga kerja sama ini terus berkesinambungan hingga para petani bisa merasakan manfaatnya dan GMP bisa terus mendukung program petanian di Malangbong untuk petani yang sejahtera," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut Hari Air Sedunia, Cerita Pelajar Adiwiyata Belajar Kearifan Lokal dari Petani di Klaten

Sambut Hari Air Sedunia, Cerita Pelajar Adiwiyata Belajar Kearifan Lokal dari Petani di Klaten

Surakarta | Rabu, 22 Maret 2023 | 17:32 WIB

Kementan Beri Bantuan Irigasi Perpompaan untuk Petani Lampung Selatan

Kementan Beri Bantuan Irigasi Perpompaan untuk Petani Lampung Selatan

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2023 | 20:20 WIB

Presiden Jokowi Lakukan Kick Off Food Estate 10 Ribu Hektare di Papua

Presiden Jokowi Lakukan Kick Off Food Estate 10 Ribu Hektare di Papua

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2023 | 20:16 WIB

Terkini

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:58 WIB

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:56 WIB

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:39 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:38 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:05 WIB