Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

M Nurhadi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
(Dok: Istimewa)
baca 10 detik
  • Industri F&B di Indonesia tahun 2026 tumbuh 6,5 persen dan menjadi sektor bisnis paling diminati pelaku usaha lokal.
  • Perusahaan dituntut melakukan transformasi digital serta diferensiasi produk untuk menghadapi kompetisi pasar yang semakin jenuh dan dinamis.
  • Merek Bingxue berhasil meraih penjualan tinggi melalui strategi harga kompetitif, inovasi menu, dan perluasan jaringan outlet di Indonesia.

Suara.com - Lanskap bisnis Food and Beverage (F&B) di Indonesia pada tahun 2026 menunjukkan gairah yang sangat menjanjikan dan kokoh menempatkan diri sebagai sektor usaha yang paling diminati oleh para pelaku lokal dengan persentase ketertarikan mencapai 45 persen.

Berdasarkan riset mendalam bertajuk Tren Inovasi Bisnis Food and Beverage (F&B) di Era Digital 2026, pertumbuhan industri ini ditopang kuat oleh sektor penjualan ritel nasional yang mampu merangkak naik hingga 6,5 persen secara tahunan (year-on-year).

Penguatan ini mengindikasikan bahwa konsumsi masyarakat di sektor hilir, khususnya pada industri olahan pangan dan minuman, masih menjadi motor penggerak ekonomi yang sangat dominan.

Kendati prospeknya tecermin sangat cerah melalui angka-angka pertumbuhan tersebut, para pelaku usaha dihadapkan pada transformasi fundamental yang menuntut adopsi digitalisasi secara menyeluruh serta pergeseran preferensi konsumen.

Pasar modern saat ini tidak lagi sekadar mencari pemenuhan kebutuhan pangan struktural, melainkan menuntut standar kualitas produk yang tinggi, pengalaman kuliner yang unik, serta integrasi teknologi dalam sistem pelayanan.

Pola perilaku konsumen yang dinamis ini mengharuskan setiap korporasi kuliner untuk terus menelurkan diferensiasi produk serta draf strategi pemasaran yang adaptif agar tidak tergilas oleh zaman.

Tantangan terbesar dalam industri ini berakar pada tingkat kompetisi pasar yang kian jenuh (saturated market), terutama dengan menjamurnya berbagai jenama lokal maupun global yang menawarkan konsep serupa.

Berdasarkan ulasan dalam Pengembangan Produk Inovatif Pengantar, kemampuan sebuah perusahaan untuk menjaga loyalitas pelanggan di tengah himpitan perang harga dan fluktuasi biaya bahan baku menjadi kunci utama keberlanjutan bisnis.

Di sinilah efisiensi rantai pasok dan ketepatan penentuan posisi merek (brand positioning) diuji untuk melihat seberapa kuat sebuah produk mampu bertahan melampaui fase viral sesaat.

baca juga

Di tengah ketatnya pusaran kompetisi industri F&B nasional tersebut, jenama dessert dan minuman segar Bingxue justru sukses mengamankan performa penjualan yang sangat impresif.

Merek dagang ini dilaporkan berhasil memasarkan hingga puluhan ribu item produk setiap harinya di seluruh jaringan gerai yang tersebar di wilayah Indonesia.

Pencapaian masif ini menjadi cerminan riil bahwa tingkat daya beli serta minat masyarakat terhadap kategori produk F&B yang menawarkan formula kombinasi harga ekonomis dan kualitas rasa yang konsisten masih sangat tinggi.

Tren operasional ini sekaligus membuktikan bahwa segmen kudapan manis (dessert) dan minuman penyegar tetap merajai sebagai salah satu ceruk pasar dengan pertumbuhan paling dinamis dan memiliki sirkulasi modal tercepat.

Branding Manager Bingxue, Kedrick, memaparkan bahwa tingginya grafik volume penjualan harian ini menjadi parameter valid bahwa lini produk yang disajikan oleh Bingxue memiliki tingkat akseptabilitas atau penerimaan pasar yang sangat matang.

"Penjualan hingga puluhan ribu produk setiap hari menunjukkan bahwa Bingxue memiliki demand yang stabil dan terus tumbuh. Ini bukan hanya soal viral, tetapi tentang bagaimana produk kami mampu menciptakan repeat purchase (pembelian ulang) yang tinggi di berbagai daerah," urai Kedrick saat menjelaskan kinerja internal perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arkadia Digital Media Catat Kenaikan Laba Bersih 45,1 Persen pada 2025

Arkadia Digital Media Catat Kenaikan Laba Bersih 45,1 Persen pada 2025

Foto | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:00 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Dari Startup hingga Fashion, GBF 2026 Jadi Ajang Unjuk Gigi Pebisnis Muda

Dari Startup hingga Fashion, GBF 2026 Jadi Ajang Unjuk Gigi Pebisnis Muda

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:25 WIB

Perusahaan yang Dipercaya Publik Punya Peluang Tumbuh Lebih Besar

Perusahaan yang Dipercaya Publik Punya Peluang Tumbuh Lebih Besar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:38 WIB

Raffi Ahmad Akuisisi Saham VISI Senilai Rp178 Miliar, Langsung Untung Rp1,7 Triliun

Raffi Ahmad Akuisisi Saham VISI Senilai Rp178 Miliar, Langsung Untung Rp1,7 Triliun

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09 WIB

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:40 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×