Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Alsintan Bantu Petani di Banyuwangi untuk Tingkatan Produksi Pertanian

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Jum'at, 14 April 2023 | 13:17 WIB
Alsintan Bantu Petani di Banyuwangi untuk Tingkatan Produksi Pertanian
Alat dan mesin pertanian (Alsintan). (Dok: Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengungkapkan dengan bantuan Program bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), tidak ada alasan untuk tidak melakukan percepatan tanam. Menurutnya, pertanian itu sifatnya sustainable. Kalau tidak ada yang beli, bisa disimpan dulu.

"Karena bisa kita jual nanti atau untuk konsumsi sendiri. Yang penting simpan yang benar. Jadi tidak alasan tidak tanam. Kita punya alsintan, manfaatkan,” kata Mentan SYL.

Sementara itu, Alsintan yang disalurkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) terbukti bermanfaat bagi petani. Seperti yang dirasakan anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Surangganti, Desa Gladag, Kecamatan, Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi Heru Rusiyanto yang mengaku produksi padinya semakin meningkat.

"Saya sebagai petani sangat merasakan betul manfaatnya, mulai dari pengolahan sampai tahap panen dan pascapanen," ujar Heru, Kamis (13/4/2023).

Dari hasil panen, Heru merasakan perbandingan yang cukup signifikan dari sebelum dan setelah memakai Alsintan. Misalnya, luasan lahan 6.000 meter persegi sebelumnya hanya dapat 30 karung, atau 3,3 - 3,6 ton padi. Setelah menggunakan alsintan dalam pengolahan tanah dan pasca panen mendapatkan hasil 5 - 6 ton, selain karena effesiensi waktu dan tenaga juga karena pertumbuhan padinya lebih bagus dan cepat. "Anakannya lebih banyak dan ketika kami panen kehilangan yang jatuh-jatuh itu juga sedikit," jelas Heru.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil mengatakan, apabila alsintan bisa dikelola dengan baik akan memberi penghasilan tambahan bagi Poktan atau Gapoktan.

"Poktan atau Gapoktan bisa membentuk UPJA, koperasi dan kelompok usaha bersama (KUB) untuk mengembangkan alsintan bantuan pemerintah dan mengelolanya menjadi model bisnis jasa sewa alsintan," kata Ali Jamil.

Menurutnya, bantuan alsintan ke petani harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Sebab, petani yang menggunakan alsintan usaha taninya lebih efektif dan efisien.

"Kalau dulu petani membajak sawah dengan alat tradisional butuh waktu 5-6 hari per hektare. Dengan memanfaatkan traktor, petani hanya butuh waktu 3 jam per ha. Sehingga, penggunaan alsintan 40 persen lebih efisien," tuturnya.

baca juga

Direktur Alat dan Mesin Pertanian saat ini dijabat oleh Muhammad Hatta menyampaikan, bantuan Alsintan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan petani serta menumbuhkan petani – petani milenial guna mengatasi kelangkaan tenaga kerja.

“Bantuan alsintan yang diberikan dimanfaatkan sebaik mungkin. Jadi kelompok tani yang sebelumnya mengolah tanah dan panen dengan cara manual atau sewa, dengan adanya bantuan ini menjadi tidak perlu sewa lagi, sehingga ada manfaat dari segi ekonomi kelompok tani di situ,” ujarnya.

Jika sudah meyakini betul manfaat alsintan, diharapkan petani bisa membeli alsintan secara mandiri dengan memanfaatkan Kredit Usaha Alsintan. Kredit ini mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan mekanisasi pertanian untuk membantu peningkatan produksi pangan, yang dapat digunakan bagi kelompok tani seperti untuk membeli mesin pertanian mulai dari pra panen hingga pasca panen.

"Alsintan bantuan pemerintah memang terbatas. Tapi bila ada kelompok tani yang ingin memiliki alsintan sendiri silakan ajukan kredit ke bank dengan memanfaatkan Kredit Usaha Alsintan," tegasnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menpora Temui Koster Bahas World Beach Games, Soal Timnas Israel Tak Banyak Dibahas

Menpora Temui Koster Bahas World Beach Games, Soal Timnas Israel Tak Banyak Dibahas

Bali | Jum'at, 14 April 2023 | 13:16 WIB

Klarifikasi Arya Saloka Diduga Pamit dari Ikatan Cinta, Eks Lawan Main Amanda Manopo: Sebenarnya Berat Sih

Klarifikasi Arya Saloka Diduga Pamit dari Ikatan Cinta, Eks Lawan Main Amanda Manopo: Sebenarnya Berat Sih

Sumedang | Jum'at, 14 April 2023 | 13:15 WIB

Pengelola Jalan Tol Tangerang-Merak Beri Diskon 20 Persen Bagi Pemudik

Pengelola Jalan Tol Tangerang-Merak Beri Diskon 20 Persen Bagi Pemudik

Tantrum | Jum'at, 14 April 2023 | 13:15 WIB

Attila Syach Curhat 16 Tahun Tak Bisa Ketemu Anak dari Pernikahannya dengan Wulan Guritno

Attila Syach Curhat 16 Tahun Tak Bisa Ketemu Anak dari Pernikahannya dengan Wulan Guritno

Fresh | Jum'at, 14 April 2023 | 13:15 WIB

Channel Tayangan Seperti Ini Kata Ustadz Abdul Somad Jadi Tanda Munculnya Kiamat, Bukan Situs Dewasa

Channel Tayangan Seperti Ini Kata Ustadz Abdul Somad Jadi Tanda Munculnya Kiamat, Bukan Situs Dewasa

Pekanbaru | Jum'at, 14 April 2023 | 13:15 WIB

Turis Thailand Coba Pijat Jalanan di Malioboro, Teriak Kesakitan Berujung Senyum Sumringah

Turis Thailand Coba Pijat Jalanan di Malioboro, Teriak Kesakitan Berujung Senyum Sumringah

Lifestyle | Jum'at, 14 April 2023 | 13:15 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB