Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Dana Nasabah BSI Ludes Ratusan Juta, Akibat Serangan Siber?

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 15 Mei 2023 | 14:32 WIB
Dana Nasabah BSI Ludes Ratusan Juta, Akibat Serangan Siber?
Bank Syariah Indonesia (BSI)

Suara.com - Dana salah satu nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) Ludes ratusan juta tanpa diketahui penyebabnya. Hal ini diungkapkan oleh akun media sosial Twitter Rocmat Purwanto, di mananya dia mengeluh kehilangan uang sebesar Rp 378,2 juta di rekening BSI miliknya.

"Uang kami di BSI hilang 378.251.749 sudah membuat laporan kehilangan dan komplain ke @bankbsi_id cabang Solo tapi jawaban seperti ini, adakah yang perlu dilakukan agar uang kami kembali?," cuitnya, yang dikutip Senin (15/5/2023).

Lantas, apakah hilangnya dana nasabah tersebut berkaitan dengan serangan siber pada layanan perbankan BSI?

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary BSI Gunawan A Hartoyo membantah hilanghnya dana nasabah akibat serangan siber. Menurutnya, hilangnya dana nasabah tersebut diduga menjadi korban pinipuan atau Phising.

"Terkait dengan adanya keluhan tersebut, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyampaikan bahwa nasabah terkena indikasi phising pada bulan April 2023 dan tidak terkait dengan adanya kendala sistem yang terjadi di BSI pada 8 Mei lalu," ujarnya yang dikutip, Senin (15/5/2023).

Adanya kasus ini, Gunawan meminta kepada nasabah untuk berhati-hati dengan segala modus penipuan maupun tindak kejahatan digital yang mengatasnamakan perseroan.

Selain itu, dia meminta nasabah juga merahasiakan data-data penting perbankan kepada siapapun.

"Selain itu, jangan pernah memberikan akses kerahasiaan PIN,OTP maupun password kepada siapapun termasuk pegawai BSI, dan apabila ada hal yang membutuhkan informasi yang lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi BSI Call 14040," imbuh dia.

Dalam postingannya, Rochmat juga membubuhkan tangkapan layar informasi detail saldo di rekening BSI miliknya. Dirinya menyoroti transaksi keluar atau debet dengan nominal yang cukup besar secara berulang.

Adapun, awalnya rekening milik akun tersebut mempunyai saldo rill sebesar Rp 381.969.500, namun di bawahnya ada transaksi debet sebesar Rp 249.249.249 yang diikuti dana debet lagi sebesar Rp 2.500.

Artinya, ada aktivitas transfer dana dari rekening milik akun tersebut ke rekening lain, dibuktikan dengan adanya dana keluar Rp 2.500 yang dicurigasi sebagai admin.

Kemudian, pada kolom di bawashnya kembali muncul transaksi debet sebesar Rp 49.000.000 yang dibarengi debet dana senilai Rp 6.500.

Lalu, terakhir, adanya transaksi keluar dengan nominal sebesar Rp 80.00.000 di kolom debet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasabah BSI Diduga Jadi Korban Phising, Uangnya Hilang Rp 378,2 Juta

Nasabah BSI Diduga Jadi Korban Phising, Uangnya Hilang Rp 378,2 Juta

Bisnis | Senin, 15 Mei 2023 | 13:37 WIB

Ada Pengakuan Lockbit Retas Data Nasabah, Begini Kata Manajemen BSI

Ada Pengakuan Lockbit Retas Data Nasabah, Begini Kata Manajemen BSI

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2023 | 16:47 WIB

Gangguan Layanan BSI dan Cara Kerja Ransomware yang Diduga Jadi Penyebabnya

Gangguan Layanan BSI dan Cara Kerja Ransomware yang Diduga Jadi Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2023 | 15:39 WIB

Terkini

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB