Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

China Makin Maruk, Tempatkan Tiga Penanda di Laut Cina Selatan dengan Klaim Wilayahnya

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 25 Mei 2023 | 10:39 WIB
China Makin Maruk, Tempatkan Tiga Penanda di Laut Cina Selatan dengan Klaim Wilayahnya
Laut Cina Selatan (Antara)

Suara.com - China semakin seenak jidat mengaku wlayahnya di area perairan Laut China Selatan yang hingga kini masih dalam sengketa. Terbaru, pada Rabu (23/5/2023) negara itu menempatkan tiga penanda dengan tujuan untuk "menjamin keselamatan navigasi dan operasi kapal." 

Tiga penanda tersebut berupa pelampung atau boya yang berfungsi sebagai tanda navigasi di laut.

Boya laut tersebut ditempatkan oleh Pusat Layanan Navigasi Selatan yang merupakan bagian dari Kementerian Transportasi China.

Pusat layanan tersebut melaporkan bahwa ada tiga "boya ringan" yang ditempatkan di perairan dekat karang Huoai, Niue, dan Nanxun di Kepulauan Nansha.

Menurut laporan dari harian China Global Times, penempatan boya ini "tidak hanya bertujuan untuk menjaga keselamatan navigasi, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa China mempertahankan kedaulatan wilayahnya, sebagai bukti bahwa China adalah pemilik sebenarnya dari pulau-pulau di Laut China Selatan."

Langkah ini diambil oleh Beijing setelah Filipina beberapa waktu lalu juga menempatkan boya navigasi di wilayah perairan yang mereka sebut sebagai zona ekonomi eksklusif (ZEE) milik Filipina.

Filipina memenangkan sengketa tersebut pada tahun 2016 melalui pengadilan arbitrase yang didukung oleh PBB, yang membatalkan klaim ekspansif China di Laut China Selatan yang kaya akan sumber daya alam.

China dan beberapa negara lain di kawasan memiliki klaim maritim yang saling tumpang tindih di Laut China Selatan, sehingga menciptakan situasi yang rumit dan saling bertentangan.

Klaim China didasarkan pada "sembilan garis putus-putus", yang merupakan garis ungu yang terlihat pada peta resmi China, yang menunjukkan klaim Beijing atas Laut China Selatan berdasarkan sejarah masa lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skema Pembelian Tanah IKN Diklaim Hambat Minat Investor China

Skema Pembelian Tanah IKN Diklaim Hambat Minat Investor China

Bisnis | Kamis, 25 Mei 2023 | 09:44 WIB

Neo Japan Tanya Bu Menteri soal Program Magang ke Jepang Dihapus

Neo Japan Tanya Bu Menteri soal Program Magang ke Jepang Dihapus

| Kamis, 25 Mei 2023 | 08:56 WIB

Marak Tenaga Kerja Asing dari China, Jusuf Kalla Sindir Jokowi Lagi: Kapan Kita Pintar?

Marak Tenaga Kerja Asing dari China, Jusuf Kalla Sindir Jokowi Lagi: Kapan Kita Pintar?

Bisnis | Kamis, 25 Mei 2023 | 05:19 WIB

Sosok Simen Lyngbo, Bek Timnas Filipina Merapat ke Persik Kediri, Bukan Pesepak Bola Biasa

Sosok Simen Lyngbo, Bek Timnas Filipina Merapat ke Persik Kediri, Bukan Pesepak Bola Biasa

Bola | Rabu, 24 Mei 2023 | 12:26 WIB

Bakamla Latihan Bareng Singapura dan AS di Perairan Kepulauan Riau

Bakamla Latihan Bareng Singapura dan AS di Perairan Kepulauan Riau

News | Rabu, 24 Mei 2023 | 01:05 WIB

China Akan Gelar Pertemuan dengan Negara Anggota ASEAN, Bahas Investasi Baru?

China Akan Gelar Pertemuan dengan Negara Anggota ASEAN, Bahas Investasi Baru?

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2023 | 08:51 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB