Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Usai Disuntik Salim Group, Emiten BINA Makin Agresif Gaet Nasabah Baru

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 09 Juni 2023 | 11:00 WIB
Usai Disuntik Salim Group, Emiten BINA Makin Agresif Gaet Nasabah Baru
Ilustrasi. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) tampaknya makin agresif saja untuk menggelorakan semangat transformasi dan digitalisasi guna menggaet nasabah baru.

Suara.com - Usai disuntik dana segar dari salah satu konglomerat Salim Group, PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) tampaknya makin agresif saja untuk menggelorakan semangat transformasi dan digitalisasi guna menggaet nasabah baru.

Co-Acting Direktur Utama PT Bank Ina Perdana Tbk Henry Koenaifi mengatakan pengembangan produk-produk terbaru Bank Ina ke depan nantinya bisa diterima dengan baik dan menjadi pilihan masyarakat dalam melakukan aktivitas perbankan di dalam negeri.

“Pengembangan produk baru ini juga tidak lepas dari kerja keras seluruh karyawan Bank Ina yang telah berkontribusi baik secara waktu dan pikiran dalam memberikan inovasi terbarunya bagi nasabah,” kata Henry dalam keterangannya dikutip Jumat (9/6/20203).

Ia melanjutkan, dengan dukungan dan kolaborasi dari seluruh ekosistem Salim Group akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh Manajemen, dan seluruh opportunity yang ada akan dijalani sesuai dengan model bisnis Bank Ina.

"Tidak hanya itu, manajemen juga akan melakukan inovasi yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan nasabah saat ini,” tambahnya.

Diketahui Perseroan mengumumumkan Salim Group sebagai ultimate shareholder atau pemegang saham pengendali Bank Ina Perdana lewat Indolife Pensiontama pada 2020. Pernyataan tersebut dikeluarkan usai Bos Bali United, Pieter Tanuri melalui perusahaan afiliasinya PT Philadel Terra Lestari mengundurkan diri sebagai pemegang saham pengendali.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan Perseroan pada kuartal pertama 2023, laba bersih mengalami peningkatan mencapai Rp58,83 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp7,95 miliar.

Jika dilihat dari sisi intermediasi, Bank Ina telah berhasil menyalurkan kredit Rp11,08 triliun pada kuartal I/2023.

Aset Perseroan pun juga ikut naik 21,23 persen yoy menjadi Rp21,41 triliun, yang didukung pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar Rp17,25 triliun atau naik 19,95 persen yoy.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mega Perluas Pelayanan Nasabah Pemegang Kartu Kredit

Bank Mega Perluas Pelayanan Nasabah Pemegang Kartu Kredit

Bisnis | Kamis, 08 Juni 2023 | 15:21 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PNM Jadikan 10 Kampung Madani Pusat Edukasi Pilah Sampah

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PNM Jadikan 10 Kampung Madani Pusat Edukasi Pilah Sampah

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2023 | 21:04 WIB

Saat Kemplang Panggang Palembang Merambah Pasar Digital

Saat Kemplang Panggang Palembang Merambah Pasar Digital

Sumsel | Rabu, 31 Mei 2023 | 08:44 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×