Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Icip Nikmatnya Jamu Tradisional dari Desa Wisata Jamu Kiringan Bantul

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 18 Juni 2023 | 23:16 WIB
Icip Nikmatnya Jamu Tradisional dari Desa Wisata Jamu Kiringan Bantul
Gerbang Desa Wisata Jamu Kiringan (Suara.com/hadi)

Suara.com - Berawal dari kegiatan masyarakat menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lingkungan sekitar, Dusun Kiringan kini berkembang menjadi salah satu Desa Wisata di Bantul dengan potensi besar menjadi kampung jamu tradisional secara nasional.

Awalnya, warga di dusun yang kini dikenal sebagai ‘Desa Wisata Jamu’ itu memasarkan produk mereka secara konvensional layaknya para penjual jamu di masa lalu, yakni dengan jamu gendong. Kemudian, seiring berjalannya waktu, beberapa warga lantas memanfaatkan sepeda dan sepeda motor saat berjualan jamu.

"Setiap pagi kita berkeliling ke berbagai tempat. Seperti burung yang terbang beriringan, ada yang menggunakan sepeda motor, ada juga yang menggunakan sepeda tua," ujar Murjiyati, Ketua Kelompok Jamu Seruni Putih sekaligus pemilik merk jamu ‘Riski Barokah’ saat diwawancarai awak media di Kantor Kepala Dusun Kiringan pada Jumat (9/6/2023).

Perempuan 53 tahun itu menuturkan, saat ini ada 132 warga Kiringan yang menjual jamu, dengan 90 orang di antaranya masih aktif menjual jamu hingga sekarang. Sisanya, hanya menjual jamu di waktu-waktu tertentu saja.

Dari jerih payahnya itu, dalam satu hari, Murjiyati bisa mendapatkan omzet hingga Rp700 ribu dalam sehari. Nominal itu berasal dari penjualan sekitar 40 botol jamu dalam sehari. Tiap botol memiliki harga yang bervariatif mulai dari Rp8.000 hingga Rp15.000. Pendapatan itu belum termasuk dari hasil jualan jamu instan dan pesanan dari berbagai pihak di momen tertentu.

Murjiyati dan warga dari Kiringan turut hadir dalam Bazaar UMKM BRILian yang diadakan BRI Cik Di Tiro Jogja [Suara.com/Hadi]
Murjiyati dan warga dari Kiringan turut hadir dalam Bazaar UMKM BRILian yang diadakan BRI Cik Di Tiro Jogja [Suara.com/Hadi]

Murjiyati memastikan, produk jamu yang ia pasarkan 100 persen terbuat dari bahan organik tanpa tambahan bahan kimia.

“Jadi, kalau tidak dimasukkan ke dalam kulkas, sebaiknya segera dikonsumsi. Kalau disimpan di dalam kulkas bisa sampai empat atau lima hari,” ungkap sosok yang sudah menjual jamu sejak tahun 1985 itu.

Usahanya kini juga kian sukses melalui dukungan yang diberikan Bank Rakyat Indonesia. Murjiyati menuturkan, bank BUMN itu berperan besar dalam mendukung usaha jamu miliknya semakin berkembang.

Dukungan itu melalui KUR BRI dan dana hibah yang ia gunakan untuk terus mengembangkan produk UMKM bersama dengan masyarakat di desanya.

Warga di Dusun Kiringan, Dusun Kiringan, Jetis, Bantul kini tidak perlu risau dengan keberlangsungan dari prospek desa mereka sebagai kampong jamu. Pasalnya, menurut Murjiyati, minat generasi muda setempat terhadap pengembangan dan penjualan jamu cukup tinggi.

Salah satunya putri Murjiyati yang ia sebut sudah jualan jamu sejak masih menjadi siswi SMP. Kala itu, putrinya menjual produk jamu yang sudah di-packing botol ke sejumlah kawan sejawatnya.

Hingga kini, sang putri masih berjualan jamu meski sudah bekerja sebagai perawat.

Penjual jamu dari Desa Wisata Jamu Kiringan [Ist]
Penjual jamu dari Desa Wisata Jamu Kiringan [Ist]

Waktu berjalan, nama Dusun Kiringan sebagai Desa Wisata Jamu tradisional menyebar ke berbagai daerah sekitar. Permintaan terhadap jamu pun meningkat. Hingga akhirnya, Dusun Kiringan bertransformasi menjadi Desa Wisata Jamu Kiringan dan secara resmi diresmikan pada tahun 2016 dengan nama Desa Wisata Jamu Gendong.

Jenis jamu yang dijual di Desa Wisata Jamu tradisional Kiringan juga bervariatif, mulai dari beras kencur, hingga secang. Setidaknya, ada 10 jenis jamu yang kini mereka pasarkan.

Ditambah lagi, dengan inovasi yang terus dilakukan, kini sudah tersedia jamu instan dalam bentuk bubuk yang membuat jamu terkait membuatnya lebih higienis, mudah dibawa, dan dapat dikirim ke seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, jamu instan juga memiliki masa kedaluwarsa yang lebih lama dibandingkan dengan jamu tradisional berbentuk cair.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Logo saat Press Conference, BRI Diduga Takkan Sponsori Liga 1, Netizen Sebut Freeport Selanjutnya

Tak Ada Logo saat Press Conference, BRI Diduga Takkan Sponsori Liga 1, Netizen Sebut Freeport Selanjutnya

| Minggu, 18 Juni 2023 | 07:16 WIB

Ajak Anak Muda untuk Berwirausaha, Pj Wali Kota Pekanbaru: Cari Pola untuk Mengembangkan UMKM

Ajak Anak Muda untuk Berwirausaha, Pj Wali Kota Pekanbaru: Cari Pola untuk Mengembangkan UMKM

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 22:15 WIB

Pengakuan Alumni SMK Ma'arif Buka Bengkel Beromzet Rp 100 Juta Perbulan, Dibina Oleh Honda

Pengakuan Alumni SMK Ma'arif Buka Bengkel Beromzet Rp 100 Juta Perbulan, Dibina Oleh Honda

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 18:15 WIB

Rencana Pembentukan PLUT UMKM, Fasilitasi Pelaku Usaha di Banjarnegara

Rencana Pembentukan PLUT UMKM, Fasilitasi Pelaku Usaha di Banjarnegara

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 13:17 WIB

Bazaar UMKM BRILian: Dukungan BRI Buat Pelaku UMKM Jogja Makin Mapan

Bazaar UMKM BRILian: Dukungan BRI Buat Pelaku UMKM Jogja Makin Mapan

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2023 | 21:36 WIB

BRI Buka Lowongan Kerja pada Posisi Frontliner, Lulusan SMA SMK Boleh Daftar hingga Usia 25 Tahun

BRI Buka Lowongan Kerja pada Posisi Frontliner, Lulusan SMA SMK Boleh Daftar hingga Usia 25 Tahun

| Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB