Trump Kembali PHK 300.000 PNS, Ini Faktornya

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 07:43 WIB
Trump Kembali PHK 300.000 PNS, Ini Faktornya
Presiden AS Donald Trump. [Instagram]

Suara.com - Pemerintahan Trump kembali akan memangkas sekitar 300.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun ini. 

Adapun, dengan keputusan ini maka adanya penurunan 12,5 persen dalam jumlah pegawai pemerintah sejak Januari 225.

Direktur Kantor Manajemen Personalia, Scott Kupor, mengatakan, 80 persen dari pekerja tersebut akan mengundurkan diri secara sukarela dan hanya 20 persen yang akan dipecat. 

Jumlah ini hampir dua kali lipat dari 154.000 pekerja yang dilaporkan Reuters telah menerima pesangon bulan lalu.

Pemangkasan ini  seiring rencana Presiden Donald Trump meluncurkan kampanye besar-besaran untuk mengurangi 2,4 juta pegawai sipil federal. 

Lantaran,  menurutnya banyaknya pegawai akan membuat anggaran membengkak dan tidak efisien.

Ilustrasi PHK Karyawan. [Envato]
Ilustrasi PHK Karyawan. [Envato]

"Saya tidak bisa memaksa orang untuk memberhentikan orang," kata Kupor dalam sebuah wawancara dilansir CNBC Internasional, Jumat (15/8/2025)

Dia memperkirakan jumlah pegawai yang meninggalkan pegawai federal akan lebih dari dua kali lipat tingkat atrisi 5,9 persen dalam pegawai sipil pemerintah AS pada tahun fiskal 2023. 

Tentunya, ukuran terbaru dari pengunduran diri sukarela yang disusun oleh lembaga nirlaba Partnership for Public Service bakal menguntungkan pendapatan negara.

baca juga

Namun, Kupor menolak untuk membagikan statistik jumlah pegawai untuk masing-masing instansi pemerintah yang bakal kena pemangkasan. 

Ia mengatakan, akan mempublikasikan angka-angka tersebut nanti.

Selain itu, beberapa instansi atau kementerian akan mengajukan proposal mengenai pemotongan anggaran di masa mendatang kepada Direktur Anggaran Gedung Putih Russ Vought.

"Presiden mempersiapkan permintaan anggaran berikutnya kepada Kongres dan akan bertemu dengan kantor anggaran pada hari Rabu mendatang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Siaga! Dua Kapal Selam Dikerahkan ke Rusia Usai Medvedev Ancam Perang

Trump Siaga! Dua Kapal Selam Dikerahkan ke Rusia Usai Medvedev Ancam Perang

News | Minggu, 03 Agustus 2025 | 15:33 WIB

Putin Ingin Lebih Banyak Perundingan Damai dengan Ukraina, Apa Artinya?

Putin Ingin Lebih Banyak Perundingan Damai dengan Ukraina, Apa Artinya?

Video | Minggu, 03 Agustus 2025 | 11:45 WIB

Tarif Impor AS untuk Produk RI Dipangkas Drastis, Konsentrat Tembaga Bahkan Jadi 0%!

Tarif Impor AS untuk Produk RI Dipangkas Drastis, Konsentrat Tembaga Bahkan Jadi 0%!

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 17:29 WIB

Trump Cairkan Pesangon Rp 241 Triliun untuk 154 Ribu PNS yang Kena PHK

Trump Cairkan Pesangon Rp 241 Triliun untuk 154 Ribu PNS yang Kena PHK

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 17:12 WIB

Tarif Trump 19 Persen Berlaku 7 Agustus, AS Masih Jadi Penyumbang Surplus Terbesar RI

Tarif Trump 19 Persen Berlaku 7 Agustus, AS Masih Jadi Penyumbang Surplus Terbesar RI

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 15:12 WIB

Tarif Trump 19% Berlaku 7 Agustus, RI & Thailand Kena 'Diskon' Sama, Singapura Paling Murah!

Tarif Trump 19% Berlaku 7 Agustus, RI & Thailand Kena 'Diskon' Sama, Singapura Paling Murah!

Bisnis | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 14:59 WIB

Terkini

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:00 WIB

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan

Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara, 11 Pengasuh Daycare Little Aresha Minta Keringanan dan Ngaku Korban Sistem

Dituntut 5 Tahun Penjara, 11 Pengasuh Daycare Little Aresha Minta Keringanan dan Ngaku Korban Sistem

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×