Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Icip Nikmatnya Jamu Tradisional dari Desa Wisata Jamu Kiringan Bantul

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 18 Juni 2023 | 23:16 WIB
Icip Nikmatnya Jamu Tradisional dari Desa Wisata Jamu Kiringan Bantul
Gerbang Desa Wisata Jamu Kiringan (Suara.com/hadi)

Tawarkan Paket Wisata

Tidak hanya menjual produk jamu, tingginya minat terhadap Desa Wisata Jamu tradisional Dusun Kiringan juga membuat potensi daerah itu semakin berkembang.

Pasalnya, sejumlah kalangan dari wisatawan hingga peneliti juga tertarik untuk dapat merasakan dan melihat langsung proses pembuatan jamu tradisional tersebut. Mulai dari memilih bahan-bahan alami, meracik jamu, hingga dapat meminum jamu tersebut dengan menggunakan tempurung kelapa. Pengunjung juga dapat membawa pulang hasil racikan jamu yang diajarkan secara turun temurun.

"Resep jamu kami warisan turun-temurun sejak tahun 1950-an. Kami mulai menjualnya pada tahun 90-an, dan terus berlanjut hingga sekarang," kata Kepala Dusun Kiringan, Sudiyatmi.

Sudiyatmi saat diwawancarai awak media di kediamannya, Jumat (9/6/2023) [Suara.com/Hadi]
Sudiyatmi saat diwawancarai awak media di kediamannya, Jumat (9/6/2023) [Suara.com/Hadi]

Bagi pengunjung yang ingin merasakan menjadi peracik serta sehari-hari menjadi penjual jamu gendong juga bisa menginap di Dusun Kiringan karena saat ini sudah tersedia penginapan yang siap menerima tamu atau para peneliti.

Sejarah Desa Wisata Jamu Tradisional Kiringan

Melansir dari laman resmi Kabupaten Bantul, sejarah Desa Wisata Jamu Kiringan ternyata sudah ada sejak Belanda hendak meninggalkan Nusantara pada tahun 1950-an.

Kala itu, seorang ibu bernama Joparto bekerja sebagai buruh pembatik di Kota Yogyakarta. Suatu hari, dia bertemu dengan seorang abdi dalem Kraton Yogyakarta yang menyarankannya untuk beralih profesi menjadi penjual jamu.

Sebagai hasilnya, Ibu Joparto (ibu dari Bu Pur) menjadi peracik dan penjual jamu yang memiliki nilai ekonomi lebih baik daripada menjadi buruh pembatik.

Karena penjualan dilakukan dengan cara digendong, awalnya jamu ini disebut "Jamu Gendong". Dari awalnya bertambah dua orang, hingga kini ratusan orang jadi pengrajin jamu dari Kiringan.

Seiring berjalannya waktu pula, kebutuhan bahan baku jam uterus meningkat hingga petani local tidak lagi mampu memasok bahan baku jamu di Dusun Kiringan.

Sudiyatmi mengatakan, hal ini kemudian membuat warganya banyak memilih mendatangkan bahan baku dari daerah lain seperti Sleman, Magelang hingga Purworejo.

Sudiyatmi mengaku tidak khawatir tentang keberlanjutan usaha jamu di kampungnya karena minat masyarakat sekitar, terutama generasi muda, terhadap jamu sangat tinggi.

"Jika ibu-ibu yang menjual jamu sudah lanjut usia, mereka mengajak anak-anak mereka untuk mengantar jamu ke pelanggan sambil memperkenalkan anak-anak mereka," kata dia.

Menurut Sudiyatmi, tidak sedikit para generasi muda yang awalnya bekerja sebagai buruh pabrik kemudian memutuskan untuk berjualan jamu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Logo saat Press Conference, BRI Diduga Takkan Sponsori Liga 1, Netizen Sebut Freeport Selanjutnya

Tak Ada Logo saat Press Conference, BRI Diduga Takkan Sponsori Liga 1, Netizen Sebut Freeport Selanjutnya

| Minggu, 18 Juni 2023 | 07:16 WIB

Ajak Anak Muda untuk Berwirausaha, Pj Wali Kota Pekanbaru: Cari Pola untuk Mengembangkan UMKM

Ajak Anak Muda untuk Berwirausaha, Pj Wali Kota Pekanbaru: Cari Pola untuk Mengembangkan UMKM

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 22:15 WIB

Pengakuan Alumni SMK Ma'arif Buka Bengkel Beromzet Rp 100 Juta Perbulan, Dibina Oleh Honda

Pengakuan Alumni SMK Ma'arif Buka Bengkel Beromzet Rp 100 Juta Perbulan, Dibina Oleh Honda

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 18:15 WIB

Rencana Pembentukan PLUT UMKM, Fasilitasi Pelaku Usaha di Banjarnegara

Rencana Pembentukan PLUT UMKM, Fasilitasi Pelaku Usaha di Banjarnegara

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 13:17 WIB

Bazaar UMKM BRILian: Dukungan BRI Buat Pelaku UMKM Jogja Makin Mapan

Bazaar UMKM BRILian: Dukungan BRI Buat Pelaku UMKM Jogja Makin Mapan

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2023 | 21:36 WIB

BRI Buka Lowongan Kerja pada Posisi Frontliner, Lulusan SMA SMK Boleh Daftar hingga Usia 25 Tahun

BRI Buka Lowongan Kerja pada Posisi Frontliner, Lulusan SMA SMK Boleh Daftar hingga Usia 25 Tahun

| Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB