Dirut BSI: Peluncuran Efek Agunan Aset Syariah Momen Penting Perbankan Indonesia

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 19 Juni 2023 | 12:55 WIB
Dirut BSI: Peluncuran Efek Agunan Aset Syariah Momen Penting Perbankan Indonesia
BSI dan SMF meluncurkan Efek Beragun Aset Syariah Berbentuk Partisipasi Sarana Multigriya Finansial-Bank Syariah Indonesia (EBAS-SP SMF-BRIS01) di Main Hall, Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin. (ANTARA/ Muhammad Heriyanto)

Suara.com - Dirut PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), Hery Gunardi mengungkapkan, peluncuran Efek Beragun Aset Syariah Berbentuk Partisipasi Sarana Multigriya Finansial- Bank Syariah Indonesia (EBAS-SP SMF-BRIS01) merupakan momen penting bagi kemajuan industri perbankan syariah di Indonesia.

Hery mengatakan, "Peluncuran EBAS-SP SMF-BRIS01 merupakan momen baru bagi kemajuan industri perbankan syariah di Indonesia. BSI siap mendukung instrumen EBAS-SP SMF-BRIS01 sebagai terobosan baru untuk pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia," ucapnya di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada hari Senin.

Hery menjelaskan bahwa EBAS-SP SMF-BRIS01 adalah hasil sekuritisasi aset pembiayaan perumahan senilai Rp325 miliar yang dimiliki oleh BSI dan diterbitkan oleh SMF.

Dia menjelaskan bahwa sekuritisasi aset adalah salah satu strategi BSI dalam mendaur ulang aset yang memiliki pertumbuhan yang cukup tinggi dan jangka waktu yang panjang, terutama dalam pembiayaan perumahan atau Griya yang tumbuh sebesar 14,79 persen year on year (yoy) atau mencapai Rp49 triliun pada kuartal I-2023.

Dalam transaksi sekuritisasi aset ini, BSI mengubah perannya dari pemberi pembiayaan menjadi originator atau pemilik awal dari portofolio yang disekuritisasi, serta collecting/servicing agent.

Menurutnya, hal ini memberikan manfaat tambahan bagi BSI, termasuk peningkatan likuiditas, efisiensi CKPN (Capital, Kualitas Aset, Manajemen, Laba dan Likuiditas) serta peningkatan pendapatan berbasis fee.

"Kami mendukung program pemerintah dalam memperkuat pembiayaan perumahan dengan skema syariah dan berkomitmen untuk terus membangun ekonomi berdasarkan prinsip keumatan melalui skema dan model bisnis yang tepat, sehingga peran perbankan syariah dapat berkontribusi secara nyata bagi kemajuan ekonomi di Indonesia," tambah Hery, dikutip dari keterangan resmi terkait.

Hery melanjutkan bahwa EBAS-SP SMF-BRIS01 telah memperoleh peringkat AAA dari Pefindo dengan tingkat imbal hasil yang kompetitif sebesar 7 persen. Obligasi ini diterbitkan dalam 2 tranches, yaitu Kelas A yang ditawarkan melalui penawaran umum dan Kelas B sebagai kelas subordinasi yang berfungsi melindungi Kelas A.

Selain itu, Hery menyampaikan bahwa sekuritisasi aset pembiayaan perumahan BSI yang diterbitkan oleh SMF senilai Rp325 miliar telah berhasil menarik minat investor ritel, korporasi, dan berbagai yayasan dana pensiun, bahkan over-subscribed hingga 126 persen.

Hal tersebut menunjukkan animo investor dan pelaku keuangan syariah yang sangat tinggi terhadap diversifikasi investasi syariah yang aman, cepat, dan mudah, serta imbal hasil yang ditawarkan mencapai 7 persen, atau lebih tinggi dari rata-rata investasi seperti deposito, sukuk, atau reksadana.

Hery juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah dan regulator dalam mendorong inklusi pasar keuangan dan pasar modal syariah di Indonesia, yang pada gilirannya menciptakan manfaat ganda bagi seluruh sektor dan menambah pilihan instrumen investasi syariah baru bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, yang menyatakan bahwa penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01 mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat, sekaligus memperdalam instrumen investasi di industri keuangan syariah di Indonesia.

"Penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01 diharapkan dapat mendorong inklusi pasar keuangan dan pasar modal di Indonesia. Selain itu, dapat menjadi pilihan instrumen investasi syariah baru yang kompetitif dan menarik bagi masyarakat," ujar Tiko, sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikenal Dapat Mengatasi Masuk Angin, 3 Efek Kerokan yang Perlu Diwaspadai

Dikenal Dapat Mengatasi Masuk Angin, 3 Efek Kerokan yang Perlu Diwaspadai

Your Say | Senin, 19 Juni 2023 | 10:57 WIB

Penelitian Terbaru Temukan Efek Memasak Makanan dengan Suhu Tinggi Picu Risiko Kanker : Kok Bisa ?

Penelitian Terbaru Temukan Efek Memasak Makanan dengan Suhu Tinggi Picu Risiko Kanker : Kok Bisa ?

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 16:51 WIB

Ngeri! Efek Digigit Anjing Rabies Bocah ini Alami Kejang, Takut Air hingga Dinyatakan Meninggal Dunia

Ngeri! Efek Digigit Anjing Rabies Bocah ini Alami Kejang, Takut Air hingga Dinyatakan Meninggal Dunia

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 11:45 WIB

Berencana Pakai Softlens? Kenali 4 Efek Samping yang Bisa Kamu Rasakan

Berencana Pakai Softlens? Kenali 4 Efek Samping yang Bisa Kamu Rasakan

Your Say | Jum'at, 16 Juni 2023 | 19:45 WIB

5 Efek Samping Mentimun bagi Tubuh yang Perlu Anda Waspadai

5 Efek Samping Mentimun bagi Tubuh yang Perlu Anda Waspadai

| Kamis, 15 Juni 2023 | 20:16 WIB

Pemerintah Mau Luncurkan BPJS Ketenagakerjaan Syariah

Pemerintah Mau Luncurkan BPJS Ketenagakerjaan Syariah

Bisnis | Rabu, 14 Juni 2023 | 16:33 WIB

Terkini

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB

Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara

Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:09 WIB

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:52 WIB

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB