Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Dirut BSI: Peluncuran Efek Agunan Aset Syariah Momen Penting Perbankan Indonesia

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 19 Juni 2023 | 12:55 WIB
Dirut BSI: Peluncuran Efek Agunan Aset Syariah Momen Penting Perbankan Indonesia
BSI dan SMF meluncurkan Efek Beragun Aset Syariah Berbentuk Partisipasi Sarana Multigriya Finansial-Bank Syariah Indonesia (EBAS-SP SMF-BRIS01) di Main Hall, Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin. (ANTARA/ Muhammad Heriyanto)

Suara.com - Dirut PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), Hery Gunardi mengungkapkan, peluncuran Efek Beragun Aset Syariah Berbentuk Partisipasi Sarana Multigriya Finansial- Bank Syariah Indonesia (EBAS-SP SMF-BRIS01) merupakan momen penting bagi kemajuan industri perbankan syariah di Indonesia.

Hery mengatakan, "Peluncuran EBAS-SP SMF-BRIS01 merupakan momen baru bagi kemajuan industri perbankan syariah di Indonesia. BSI siap mendukung instrumen EBAS-SP SMF-BRIS01 sebagai terobosan baru untuk pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia," ucapnya di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada hari Senin.

Hery menjelaskan bahwa EBAS-SP SMF-BRIS01 adalah hasil sekuritisasi aset pembiayaan perumahan senilai Rp325 miliar yang dimiliki oleh BSI dan diterbitkan oleh SMF.

Dia menjelaskan bahwa sekuritisasi aset adalah salah satu strategi BSI dalam mendaur ulang aset yang memiliki pertumbuhan yang cukup tinggi dan jangka waktu yang panjang, terutama dalam pembiayaan perumahan atau Griya yang tumbuh sebesar 14,79 persen year on year (yoy) atau mencapai Rp49 triliun pada kuartal I-2023.

Dalam transaksi sekuritisasi aset ini, BSI mengubah perannya dari pemberi pembiayaan menjadi originator atau pemilik awal dari portofolio yang disekuritisasi, serta collecting/servicing agent.

Menurutnya, hal ini memberikan manfaat tambahan bagi BSI, termasuk peningkatan likuiditas, efisiensi CKPN (Capital, Kualitas Aset, Manajemen, Laba dan Likuiditas) serta peningkatan pendapatan berbasis fee.

"Kami mendukung program pemerintah dalam memperkuat pembiayaan perumahan dengan skema syariah dan berkomitmen untuk terus membangun ekonomi berdasarkan prinsip keumatan melalui skema dan model bisnis yang tepat, sehingga peran perbankan syariah dapat berkontribusi secara nyata bagi kemajuan ekonomi di Indonesia," tambah Hery, dikutip dari keterangan resmi terkait.

Hery melanjutkan bahwa EBAS-SP SMF-BRIS01 telah memperoleh peringkat AAA dari Pefindo dengan tingkat imbal hasil yang kompetitif sebesar 7 persen. Obligasi ini diterbitkan dalam 2 tranches, yaitu Kelas A yang ditawarkan melalui penawaran umum dan Kelas B sebagai kelas subordinasi yang berfungsi melindungi Kelas A.

Selain itu, Hery menyampaikan bahwa sekuritisasi aset pembiayaan perumahan BSI yang diterbitkan oleh SMF senilai Rp325 miliar telah berhasil menarik minat investor ritel, korporasi, dan berbagai yayasan dana pensiun, bahkan over-subscribed hingga 126 persen.

Hal tersebut menunjukkan animo investor dan pelaku keuangan syariah yang sangat tinggi terhadap diversifikasi investasi syariah yang aman, cepat, dan mudah, serta imbal hasil yang ditawarkan mencapai 7 persen, atau lebih tinggi dari rata-rata investasi seperti deposito, sukuk, atau reksadana.

Hery juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah dan regulator dalam mendorong inklusi pasar keuangan dan pasar modal syariah di Indonesia, yang pada gilirannya menciptakan manfaat ganda bagi seluruh sektor dan menambah pilihan instrumen investasi syariah baru bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, yang menyatakan bahwa penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01 mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat, sekaligus memperdalam instrumen investasi di industri keuangan syariah di Indonesia.

"Penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01 diharapkan dapat mendorong inklusi pasar keuangan dan pasar modal di Indonesia. Selain itu, dapat menjadi pilihan instrumen investasi syariah baru yang kompetitif dan menarik bagi masyarakat," ujar Tiko, sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikenal Dapat Mengatasi Masuk Angin, 3 Efek Kerokan yang Perlu Diwaspadai

Dikenal Dapat Mengatasi Masuk Angin, 3 Efek Kerokan yang Perlu Diwaspadai

Your Say | Senin, 19 Juni 2023 | 10:57 WIB

Penelitian Terbaru Temukan Efek Memasak Makanan dengan Suhu Tinggi Picu Risiko Kanker : Kok Bisa ?

Penelitian Terbaru Temukan Efek Memasak Makanan dengan Suhu Tinggi Picu Risiko Kanker : Kok Bisa ?

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 16:51 WIB

Ngeri! Efek Digigit Anjing Rabies Bocah ini Alami Kejang, Takut Air hingga Dinyatakan Meninggal Dunia

Ngeri! Efek Digigit Anjing Rabies Bocah ini Alami Kejang, Takut Air hingga Dinyatakan Meninggal Dunia

| Sabtu, 17 Juni 2023 | 11:45 WIB

Berencana Pakai Softlens? Kenali 4 Efek Samping yang Bisa Kamu Rasakan

Berencana Pakai Softlens? Kenali 4 Efek Samping yang Bisa Kamu Rasakan

Your Say | Jum'at, 16 Juni 2023 | 19:45 WIB

5 Efek Samping Mentimun bagi Tubuh yang Perlu Anda Waspadai

5 Efek Samping Mentimun bagi Tubuh yang Perlu Anda Waspadai

| Kamis, 15 Juni 2023 | 20:16 WIB

Pemerintah Mau Luncurkan BPJS Ketenagakerjaan Syariah

Pemerintah Mau Luncurkan BPJS Ketenagakerjaan Syariah

Bisnis | Rabu, 14 Juni 2023 | 16:33 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB