Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Waduh! Harga Beras, Gula Pasir, Telur dan Daging Ayam Naik Lagi

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 22 Juni 2023 | 11:19 WIB
Waduh! Harga Beras, Gula Pasir, Telur dan Daging Ayam Naik Lagi
Pedagang melayani pembeli telur ayam di Pasar Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (9/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengakui sejumlah harga bahan pokok masih tinggi. Diantaranya, harga beras, gula pasir, telur dan daging ayam yang terus naik.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Isy Karim mengatakan, kenaikan ini terlihat dari harga jual sejumlah bahan pokok yang di atas harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan pembelian (HAP).

"Terdapat beberapa komoditas yang masih berada di atas harga eceran tertinggi (HET), harga acuan pembelian atau HAP yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional, yaitu antara lain beras, kemudian gula pasir, kemudian daging ayam ras dan telur ayam ras," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI, yang dikutip Kamis (22/6/2023).

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag, Isy mengungkapkan, harga beras medium dibanderol sebesar di Rp 11.600 ribu per kilogram (kg) pada Selasa (20/6) untuk region A (Jawa, Sulawesi, Sumsel, Lampung, Bali, dan NTB). Harga itu di atas HET sebesar Rp 10.900 per kg.

Sedangkan, Harga beras medium untuk region B (Sumatera, Kalimantan, dan NTT) sebesar di Rp 12.300 per kg atau di atas HET sebesar Rp 11.500 per kg. Kondisi ini terjadi pada harga beras medium di region C (Maluku, Papua) yang dibanderol Rp 13.100 per kg, di mana harga itu diatas HET Rp 11.800.

Selain itu, harga gula pasir juga di atas yang dipatok sebesar Rp 14.700 per kg. Kemudian Lalu, harga telur ayam ras sebesar Rp 31.900 per kg, di atas HAP Rp 27.000 per kg.

Sementara harga daging ayam ras dibanderol Rp 38.800 per kg. Harga itu diatas HAP Rp 36.750 per kg.

Di sisi lain, Isy memaparkan, terdapat sejumlah bahan pokok yang harganya stabil serta di bawah HET dan HAP. Misalnya, harga daging sapi yang sebesar di Rp 137.700 per kg atau di bawah HAP Rp 140 ribu per kg, bawang merah dibanderol Rp 39.700 per kg atau di bawah HAP Rp 41.500 dan cabai merah keriting sebesar Rp 39.800 per kg atau di bawah HAP Rp 55.000.

"Kemendag selalu berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok guna menjaga daya beli masyarakat, sekaligus menjaga inflasi nasional," pungkas Isy.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BELI Catatkan Kenaikan Transaksi Bahan Pokok 23% di Kuartal I Tahun 2023

BELI Catatkan Kenaikan Transaksi Bahan Pokok 23% di Kuartal I Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2023 | 13:01 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Lewat Pelatihan Pembuatan Nata De Leri dari Air Cucian Beras

Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Lewat Pelatihan Pembuatan Nata De Leri dari Air Cucian Beras

Bisnis | Selasa, 20 Juni 2023 | 10:31 WIB

Vietnam Pangkas Ekspor Beras, Bulog Buka Opsi Pengadaan dari india Hingga Myanmar

Vietnam Pangkas Ekspor Beras, Bulog Buka Opsi Pengadaan dari india Hingga Myanmar

Bisnis | Senin, 12 Juni 2023 | 14:06 WIB

Terkini

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:33 WIB