Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Ini Alasan BI Bikin Uang Kertas Rupiah Tahun Emisi 2022 Berukuran Makin Kecil untuk Setiap Nominalnya

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Selasa, 04 Juli 2023 | 05:30 WIB
Ini Alasan BI Bikin Uang Kertas Rupiah Tahun Emisi 2022 Berukuran Makin Kecil untuk Setiap Nominalnya
Rupiah Dinobatkan jadi Uang Kertas Terbaik Dunia

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan alasan ukuran uang kertas rupiah yang tergantung dari nominalnya. Makin kecil nominal uang rupiah, maka makin kecil pula ukuran uang kertasnya.

Apalagi pada uang rupiah Tahun Emisi 2022 saat ini berukuran lebih kecil dibanding uang rupiah tahun emisi sebelumnya.

Dilansir dari Instagram resmi @bank_indonesia, salah satu alasan ukuran uang kertas rupiah yang diperkecil yaitu untuk mempermudahkan penyandang tunanetra mengenali nominal rupiah.

Dalam unggahan itu, BI membubuhkan penilaian tunanetra terhadap uang rupiah tahun emisi 2022. Salah satu penyandang tuna netra Agus Taufik menilai perbedaan uang rupiah tahun emisi 2022, sangat membantunya untuk mengenali nominal rupiah.

"Jadi untuk mengenali nominal uangnya, selain ada blind code, sekarang ini tinggal dibandingkan saja ukurannya. Semakin kecil nominal semakin kecil pula ukurannya," ujar Agus Taufik yang dikutip pada Senin (3/7/2023).

"Coba deh, bandingkan di dompet uang Rp 100.000 dengan Rp 1.000 kalau naruhnya dengan baik dalam dompet, ukuran uang yang nominalnya besar akan lebih panjang dan lebih lebar, mudah Kan?" tambah Agus.

Dalam unggahannya, BI menerangkan, fitur blind code pada uang rupiah tahun emisi 2022 juga dibedakan dari sebelumnya. Kekinian, BI melakukan perubahan dari sisi selisih ukuran antara pecahan yang diperbesar menjadi 5 milimeter.

"Agus dan para penyandang tunanetra lebih mudah untuk membedakan nominal uang rupiah setiap akan bertransaksi," tulis BI.

Dengan banyaknya fitur itu, BI memandang, tak heran jika uang rupiah tahun emisi 2022 mendapat pengakuan dunia internasional.

baca juga

Salah satunya, memenangkan Best New Banknote Seried pada Currency Award ke-19 yang diselenggarakan oleh international Association of Currency Affairs (IACA).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Mata Uang Terendah di Dunia 2023 Versi Open Exchange, Rupiah Termasuk

10 Mata Uang Terendah di Dunia 2023 Versi Open Exchange, Rupiah Termasuk

Bisnis | Senin, 03 Juli 2023 | 16:09 WIB

Wacana Rp 1.000 akan Diganti Jadi Rp 1, Ternyata Ini Arti Redonominasi Rupiah

Wacana Rp 1.000 akan Diganti Jadi Rp 1, Ternyata Ini Arti Redonominasi Rupiah

Video | Minggu, 02 Juli 2023 | 07:15 WIB

Apa Itu Redonominasi Rupiah? Wacana Rp 1.000 akan Diganti Jadi Rp 1

Apa Itu Redonominasi Rupiah? Wacana Rp 1.000 akan Diganti Jadi Rp 1

News | Rabu, 28 Juni 2023 | 18:15 WIB

Terkini

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:07 WIB

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:09 WIB

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:06 WIB

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55 WIB

×