10 Mata Uang Terendah di Dunia 2023 Versi Open Exchange, Rupiah Termasuk

Rifan Aditya

Senin, 03 Juli 2023 | 16:09 WIB
10 Mata Uang Terendah di Dunia 2023 Versi Open Exchange, Rupiah Termasuk
ilustrasi mata uang (Pixabay.com/Wilfried_Pohnke) - 10 Mata Uang Terendah di Dunia 2023 Versi Open Exchange, Rupiah Termasuk

Suara.com - Pandemi covid-19 telah berlalu, ekonomi di berbagai negara mulai bangkit. Namun seiring dengan itu, masih ada beberapa negara yang mata uangnya lemah. Mana saja mata uang terendah di dunia 2023?

Nilai tukar mata uang sebuah negara pun menjadi faktor yang mempengaruhi kegiatan ekonomim. Maka dari itu, jika masuk dalam daftar mata uang terendah di dunia 2023, sebuah negara patutnya waspada.

Sayangnya, Rupiah, mata uang Indonesia termasuk dalam daftar yang dibuat berdasarkan data dari Open Exchange. Datanya akurat per tanggal 26 Mei 2023.

Artinya ketika nilai tukar rupiah terdepresiasi (dolar terapresiasi) maka pertumbuhan ekonomi akan mengalami penurunan. Begitu sebaliknya, jika nilai tukar rupiah terapresiasi (dolar terdepresiasi) maka akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi meningkat.

Dilansir forbes.com, berikut daftar 10 mata uang terendah 2023 terhadap dolar AS.

1. Rial Iran (IRR)

Rial Iran menjadi mata uang terlemah di dunia. Satu rial hanya setara dengan 0,000024 dolar AS (atau 1 dolar AS setara dengan 42.300 rial Iran).

Banyak faktor yang menyebabkan mata uang Iran turun drastis. Salah satunya sanksi ekonomi dari AS dan Uni Eropa. Belum lagi, kerusuhan politik yang terjadi juga menambah terpuruk inflasi di Iran.

2. Dong Vietnam (VND)

baca juga

Dong Vietnam merupakan mata uang terlemah kedua di dunia. Satu dong hanya setara dengan 0,000043 dolar AS (atau 1 dolar AS setara dengan 23.485 dong Vietnam).

Mata uang di negara tetangga Indonesia ini terpuruk karena pasar real estat yang buruk, pembatasan investasi asing, dan perlambatan aktivitas ekspor baru-baru ini.

3. Kip Laos (LAK)

Kip Laos menempati peringkat ketiga sebagai mata uang terendah di dunia. Satu kip hanya setara dengan 0,000057 dolar AS (atau 1 dolar AS setara dengan 17.692 kip Laos).

Kenaikan harga minyak dan komiditas global menjadi penyebab Kip Laos jatuh. Kebijakan utang luar negeri mereka justru semakin memperburuk keadaan.

4. Leone Sierra Leone (SLL)

Leone Sierra Leone adalah mata uang terendah nomor 4 di seluruh dunia. Satu leon hanya setara dengan 0,000057 dolar AS (atau 1 dolar AS setara dengan 17.665 leon Sierra Leone).

Selain dinamika ekonomi global, rendahnya mata uang negara Afrika Barat disebabkan oleh dampak wabah Ebola yang berkepanjangan hingga perang saudara.

5. Pound Lebanon (LBP)

Pound Lebanon berada pada peringkat kelima sebagai mata uang terlemah di dunia. Satu pound hanya setara dengan 0,000067 dolar AS (atau 1 dolar AS setara dengan 15.012 pound Lebanon).

Ekonomi Lebanon menjadi paling terpuruk di tahun 2022. Terjadi krisis perbankan, kekacauan politik, hingga inflasi.

6. Rupiah Indonesia (IDR)

Rupiah Indonesia menduduki peringkat keenam dalam daftar mata uang terendah di dunia. Satu rupiah hanya setara dengan 0,000067 dolar AS (atau 1 dolar AS setara dengan Rp 14.985).

Meskipun Indonesia menunjukkan kekuatan di tahun 2023 dari pada negara Asia lainnya, namun populasi yang besar tidak menjadi jaminan. Maret 2023, Dana Moneter Internasional memperingatkan bahwa kontraksi ekonomi global dapat memberikan tekanan baru pada rupiah.

7. Som Uzbekistan (UZS)

Som Uzbekistan merupakan mata uang terlemah ketujuh di dunia. Satu som hanya setara dengan 0,000088 dolar AS (atau 1 dolar AS setara dengan 11.420 som Uzbekistan).

8. Franc Guinea (GNF)

Franc Guinea berada pada peringkat kedelapan sebagai mata uang terlemah di dunia. Satu franc hanya setara dengan 0,000116 dolar AS (atau 1 dolar AS setara dengan 8.650 franc Guinea).

9. Guarani Paraguay (PYG)

Guarani Paraguay adalah mata uang terlemah kesembilan di dunia. Satu guarani hanya setara dengan 0,000138 dolar AS (atau 1 dolar AS setara dengan 7.241 guarani Paraguay).

10. Shilling Uganda (UGX)

Shilling Uganda menduduki peringkat kesepuluh sebagai mata uang terlemah di dunia. Satu shilling hanya setara dengan 0,000267 dolar AS (atau 1 dolar AS setara dengan 3.741 shilling Uganda).

Uganda adalah negara penghasil minyak, emas dan kopi, walau begitu pertumubuhan ekonomi mereka tidak stabil. Utang, kerusuhan politik hingga pengungsi dari Sudan turut mempengaruhi kondisi di Uganda.

Itulah mata uang lemah di dunia saat ini. Perlu diingat bahwa nilai mata uang dapat berubah seiring waktu, maka daftar mata uang terendah di dunia 2023 ini dapat berganti-ganti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Redenominasi Nilai Rupiah: Bank Indonesia Siapkan Desain dan Tahap Pelaksanaan

Redenominasi Nilai Rupiah: Bank Indonesia Siapkan Desain dan Tahap Pelaksanaan

Cianjur | Senin, 03 Juli 2023 | 14:00 WIB

Wacana Rp 1.000 akan Diganti Jadi Rp 1, Ternyata Ini Arti Redonominasi Rupiah

Wacana Rp 1.000 akan Diganti Jadi Rp 1, Ternyata Ini Arti Redonominasi Rupiah

Video | Minggu, 02 Juli 2023 | 07:15 WIB

5 Mata Uang Terendah di Dunia, Rupiah Termasuk!

5 Mata Uang Terendah di Dunia, Rupiah Termasuk!

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2022 | 12:57 WIB

5 Mata Uang Terendah di Dunia, Rupiah Indonesia Salah Satunya

5 Mata Uang Terendah di Dunia, Rupiah Indonesia Salah Satunya

Bisnis | Selasa, 25 Januari 2022 | 16:09 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

×