Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Kritik Pemerintah China, Harta Jack Ma Banyak yang 'Hilang'

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 12 Juli 2023 | 13:57 WIB
Kritik Pemerintah China, Harta Jack Ma Banyak yang 'Hilang'
Kekayaan Jack Ma turun drastis karena nilai perusahaan Ant Group Co. telah menurun dibandingkan sebelumnya.

Suara.com - Kekayaan Jack Ma turun drastis karena nilai perusahaan Ant Group Co. telah menurun dibandingkan sebelumnya.

Penurunan nilai ini terungkap ketika Ant Group Co. memutuskan untuk melakukan buyback, yaitu membeli kembali sejumlah saham perusahaan yang telah diterbitkan dan beredar di pasar.

Melansir dari Bloomberg Billionaires Index, Jack Ma dikabarkan memiliki kepemilikan saham sebesar 9,9 persen atau sekitar US$4,1 miliar yang setara Rp61,9 triliun lebih rendah dari kepemilikan sebelumnya.

"Pengusaha, yang pernah menjadi orang terkaya di Asia, sekarang memiliki kekayaan bersih sekitar US$30 miliar, kurang dari setengah dari puncak US$61,2 miliar yang tercatat pada tahun 2020 sebelum ia mengalami masalah tahun itu," menurut indeks tersebut.

Ant, terkenal karena menjalankan sistem pembayaran digital Alipay yang ada di mana-mana di China daratan, saat ini sedang melakukan pembelian kembali saham senilai US$78,5 miliar, turun 75% atau US$230 miliar dari penilaiannya pada tahun 2020.

Kerugian gabungan dari kapitalisasi pasar untuk Ant dan Alibaba berjumlah sekitar US$877 miliar, menurut perhitungan CNN berdasarkan harga saham puncak yang dicatat pada akhir Oktober 2020, saat pengusaha tersebut mengecam regulator keuangan dan bank China dalam pidato penting tersebut.

Kritik Ma, yang disampaikan hanya beberapa hari sebelum Ant ditetapkan ke daftar di Shanghai dan Hong Kong, memicu tindakan keras yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap perusahaan swasta di China, yang menyebabkan peningkatan pengawasan peraturan terhadap perusahaan teknologi lain di seluruh negeri.

Regulator China menghentikan IPO Ant senilai $37 miliar pada November 2020 dan memerintahkan perusahaan untuk merestrukturisasi bisnisnya.

Sejak itu, Ma tidak menonjolkan diri. Dalam beberapa tahun terakhir, dia dilaporkan menghabiskan waktu di Jepang, rumah bagi temannya dan investor Alibaba, CEO SoftBank (SFTBF) Masa Son, dan di Hong Kong. Dia juga memulai pertunjukan baru sebagai profesor tamu di universitas Tokyo, dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk filantropi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Harta Kekayaaan Jackie Chan yang Tengah Sedih Tak Punya Penerus

Intip Harta Kekayaaan Jackie Chan yang Tengah Sedih Tak Punya Penerus

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2023 | 16:28 WIB

Putri Gus Dur Disebut Bakal Cawapres Anies Baswesan, Ini Harta Kekayaan Yenny Wahid

Putri Gus Dur Disebut Bakal Cawapres Anies Baswesan, Ini Harta Kekayaan Yenny Wahid

News | Kamis, 06 Juli 2023 | 12:22 WIB

Digugat Rp 98 Triliun, Ternyata Segini Harta Kekayaan Yusuf Mansur

Digugat Rp 98 Triliun, Ternyata Segini Harta Kekayaan Yusuf Mansur

News | Rabu, 28 Juni 2023 | 17:20 WIB

Terkini

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:02 WIB

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:51 WIB

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 11:10 WIB

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:40 WIB

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:35 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:04 WIB

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:19 WIB

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:11 WIB

×