Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Elon Musk Pernah Singgung Teknologi yang Diusung Nikuba: Ide Konyol dan Tidak Efisien

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 16 Juli 2023 | 07:29 WIB
Elon Musk Pernah Singgung Teknologi yang Diusung Nikuba: Ide Konyol dan Tidak Efisien
Pendiri dan CEO Tesla Motors Elon Musk. [Dok.Antara]

Suara.com - Nikuba, alat yang dapat mengkonversi air menjadi bahan bakar kendaraan tengah jadi perbincangan banyak kalangan. Terlebih, si empu dari alat tersebut Aryanto Misel mengklaim, dua pabrikan otomotif terkenal dari Italia, Ferrari dan Lamborghini, tertarik dengan teknologi ini. 

Namun, klaim tersebut belakangan dibantah oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menyatakan bahwa tidak ada satupun pabrikan dari Italia yang menunjukkan minat untuk membeli 'karya' dari seorang pria asal Cirebon tersebut.

"Seperti di Italia kemarin, tidak ada yang menunjukkan minat," ungkap Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, Haznan Abimanyu, di kantornya yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (14/7/2023) lalu.

Terkait teknologi tersebut, pendiri Tesla sekaligus orang terkaya di dunia, Elon Musk pernah secara terang-terangan menyebut, sulit untuk merealisasikan air sebagai bahan bakar kendaraan.

Nikuba. (Youtube BBC Indonesia)
Nikuba. (Youtube BBC Indonesia)

Elon Musk saat menghadiri 'Financial Times Future of the Car Summit' pada tahun 2022 lalu mengatakan kepada CNBC bahwa secara tegas menolak ide penggunaan air atau hidrogen sebagai bahan bakar dan menyebutnya sebagai ide konyol.

Musk menjelaskan bahwa hidrogen sebagai bahan bakar tidak ada secara alami di bumi. Oleh karena itu, untuk mendapatkan bahan bakar hidrogen ini, diperlukan teknik pengolahan air yang rumit dan tidak efisien.

Menurutnya, memecah air menjadi hidrogen dan oksigen melalui elektrolisis atau pemecahan hidrokarbon membutuhkan banyak energi, yang sangat tidak efisien.

Ditambah lagi, hidrogen perlu disimpan dalam tekanan yang sangat tinggi dalam tabung khusus. Proses ini juga memakan banyak energi.

Ia menambahkan, usaha untuk mengubah air menjadi hidrogen dan menyimpannya dengan efisiensi yang sangat rendah membuat hidrogen menjadi salah satu bahan bakar yang kurang praktis untuk dikembangkan.

Kesimpulannya, jumlah energi yang dibutuhkan untuk menghasilkan hidrogen dan mengubahnya menjadi bentuk cair sangatlah besar, dan menilai ini sebagai hal yang tidak masuk akal untuk penyimpanan energi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uni Emirat Arab Siapkan Paket Insentif untuk Program Kendaraan Listrik

Uni Emirat Arab Siapkan Paket Insentif untuk Program Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 14 Juli 2023 | 09:06 WIB

Menlu RI: Kendaraan Listrik Mampu Bawa Asean Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Menlu RI: Kendaraan Listrik Mampu Bawa Asean Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia

| Jum'at, 14 Juli 2023 | 08:44 WIB

Kolaborasi Astra dan PLN Percepat Transisi Energi Lewat Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik

Kolaborasi Astra dan PLN Percepat Transisi Energi Lewat Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik

Otomotif | Kamis, 13 Juli 2023 | 19:53 WIB

Ubah Air Jadi Bahan Bakar, Ini Deretan 'Mahakarya' Aryanto yang Tak Dilirik Pemerintah

Ubah Air Jadi Bahan Bakar, Ini Deretan 'Mahakarya' Aryanto yang Tak Dilirik Pemerintah

Video | Jum'at, 14 Juli 2023 | 06:00 WIB

Inovasi EBT, Pertamina Bersama Toyota Kembangkan Ekosistem Mobil Berbasis Hidrogen

Inovasi EBT, Pertamina Bersama Toyota Kembangkan Ekosistem Mobil Berbasis Hidrogen

News | Kamis, 13 Juli 2023 | 16:29 WIB

Dituding Tak Bayar Pesangon, Eks Karyawan Tuntut Elon Musk Rp7,4 Triliun

Dituding Tak Bayar Pesangon, Eks Karyawan Tuntut Elon Musk Rp7,4 Triliun

| Kamis, 13 Juli 2023 | 14:43 WIB

Terkini

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:11 WIB

Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban

Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 16:21 WIB

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 16:07 WIB

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:35 WIB

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:07 WIB

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:53 WIB

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:47 WIB

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:40 WIB

Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700

Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:29 WIB