Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Sekjen PBB Peringatkan Pembangunan Berkelanjutan Terancam Gagal

M Nurhadi

Selasa, 18 Juli 2023 | 07:46 WIB
Sekjen PBB Peringatkan Pembangunan Berkelanjutan Terancam Gagal
Arsip - Sekjen PBB Antonio Guterres memberi keterangan pers setelah rapat Dewan Keamanan PBB untuk membahas krisis Ukraina-Rusia, di New York City, Amerika Serikat (23/2/2022). [ANTARA/Reuters/Carlo Allegri/foc]

Suara.com - Sekjen PBB, Antonio Guterres pada Senin (17/7/2023) lalu mengeluarkan peringatan tentang risiko pembangunan berkelanjutan saat ini dan mendesak semua pemerintah untuk mengambil tindakan lebih intensif sebagai respons terhadap kondisi tersebut.

Dalam pidatonya pada pembukaan segmen menteri dari Forum Politik Tingkat Tinggi tentang Pembangunan Berkelanjutan (HLPF) di markas besar PBB di New York, Sekjen PBB menyatakan bahwa kemajuan dalam mencapai Agenda 2030 saat ini dalam bahaya.

Setelah setengah jalan menuju tenggat waktu 2030, dunia sepenuhnya keluar jalur. Laporan Kemajuan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Edisi Khusus menggambarkan gambaran yang jelas tentang kondisi tersebut.

Sekjen PBB menyoroti bahwa kemajuan dalam mencapai sepenuhnya setengah dari semua target SDGs masih lemah dan tidak memadai.

Hampir sepertiga target mengalami kemacetan atau kemunduran. Emisi gas rumah kaca terus meningkat, ketidaksetaraan masih berlanjut, dan tingkat kelaparan kembali mencapai level tahun 2005. Bahkan, kesetaraan gender masih memerlukan waktu 300 tahun lagi. Selain itu, kemiskinan ekstrem diperkirakan masih akan menimpa hampir 600 juta orang pada tahun 2030.

Guterres juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kurangnya ambisi, urgensi, dan solidaritas, serta masalah keuangan yang banyak negara hadapi.

Banyak negara menghadapi jurang keuangan untuk mencapai SDGs, dan kesenjangan pendanaan tahunan semakin meningkat dari 2,5 triliun dolar AS sebelum pandemi menjadi sekitar 4,2 triliun dolar AS.

Sekjen PBB mencatat bahwa janji bantuan pembangunan resmi dan pendanaan iklim belum sepenuhnya ditepati. Banyak pemerintah tenggelam dalam utang, dan negara-negara berkembang menghadapi biaya pinjaman yang sangat tinggi. Bahkan, 52 negara berada dalam risiko gagal bayar tanpa sistem keringanan utang yang efektif.

Guterres mengajak masyarakat internasional untuk segera mengambil tindakan terkoordinasi guna mencapai SDGs sesuai jalurnya, termasuk dalam KTT Sistem Pangan dan KTT Ambisi Iklim.

baca juga

Dia meminta setiap pemerintah untuk datang dengan rencana dan janji yang jelas untuk memperkuat tindakan di negara mereka hingga tahun 2030, terutama dalam mengurangi kemiskinan dan ketidaksetaraan pada tahun 2027 dan 2030.

Pada KTT SDGs yang dijadwalkan pada September, Guterres menyatakan bahwa dunia perlu memberikan energi baru kepada masyarakat sipil, bisnis, dan pihak lain untuk mendukung tujuan SDGs. KTT tersebut juga harus menghasilkan deklarasi politik yang kuat dan memperbaharui janji SDGs, membuka jalan bagi kemajuan lebih cepat dalam transisi kunci SDGs.

Sekjen PBB juga menyoroti kegagalan sistem keuangan internasional saat ini dan menyerukan perubahan dalam arsitektur keuangan global agar berfungsi sebagai jaring pengaman global untuk semua negara dan memberikan akses ke pembiayaan jangka panjang yang terjangkau.

Ia telah mendorong momen Bretton Woods yang baru dan menyajikan Ringkasan Kebijakan untuk merancang ulang arsitektur keuangan global agar lebih responsif terhadap kebutuhan negara-negara dalam menghadapi guncangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Klaim Prabowo Setuju Yusril Jadi Cawapresnya, Tapi Kurang Partai Pendukung

PBB Klaim Prabowo Setuju Yusril Jadi Cawapresnya, Tapi Kurang Partai Pendukung

Kotak Suara | Selasa, 18 Juli 2023 | 06:35 WIB

Bakal Dukung Prabowo Nyapres, PBB Ngotot Majukan Yusril Ihza Mahendra jadi Cawapres

Bakal Dukung Prabowo Nyapres, PBB Ngotot Majukan Yusril Ihza Mahendra jadi Cawapres

Kotak Suara | Senin, 17 Juli 2023 | 23:11 WIB

PBB Bakal Deklarasi Resmi Dukung Prabowo sebagai Capres 30 Juli Mendatang

PBB Bakal Deklarasi Resmi Dukung Prabowo sebagai Capres 30 Juli Mendatang

Kotak Suara | Senin, 17 Juli 2023 | 22:37 WIB

Wa Haji Umuh Pulih, Luis Milla Tinggalkan Persib Bandung, Pelukan Terakhir Keduanya Jadi Sorotan

Wa Haji Umuh Pulih, Luis Milla Tinggalkan Persib Bandung, Pelukan Terakhir Keduanya Jadi Sorotan

Bandung | Minggu, 16 Juli 2023 | 19:30 WIB

Panji Gumilang Lawan Balik! Berani Gugat MUI Rp 1 Triliun hingga Ancam Ngadu ke PBB

Panji Gumilang Lawan Balik! Berani Gugat MUI Rp 1 Triliun hingga Ancam Ngadu ke PBB

News | Rabu, 12 Juli 2023 | 18:31 WIB

GWS PT PBB! Suporter Militan, VPC Bakal Absen di Laga Persib Bandung vs Dewa United

GWS PT PBB! Suporter Militan, VPC Bakal Absen di Laga Persib Bandung vs Dewa United

Tasikmalaya | Selasa, 11 Juli 2023 | 10:20 WIB

Terkini

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×