Kerugian Wijaya Karya (WIKA) Bengkak 1.546 Persen, Tembus Rp1,88 Triliun

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 01 Agustus 2023 | 15:30 WIB
Kerugian Wijaya Karya (WIKA) Bengkak 1.546 Persen, Tembus Rp1,88 Triliun
Logo PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (Dok: WIKA)

Suara.com - PT Wijaya Karya (WIKA) merugi Rp1,88 triliun hingga pertengahan tahun 2023, meningkat tajam 1.546 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan kerugian sebesar Rp13,32 miliar.

Dampaknya, rugi per saham juga mengalami penurunan drastis menjadi Rp209,72 dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan rugi per saham sebesar Rp1,49.

Saat yang bersamaan, WIKA mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp9,25 triliun, naik sebesar 28 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp7,18 triliun.

Namun, beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi Rp8,47 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp6,55 triliun. Sehingga laba kotor terkumpul mencapai Rp779,03 miliar, naik sebesar 24 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp627,23 miliar.

Total beban usaha juga meningkat menjadi Rp452,54 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp350,04 miliar. Beban penjualan meningkat menjadi Rp2,69 miliar dari Rp1,31 miliar.

Sedangkan beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp449,85 miliar dari Rp348,73 miliar. Laba usaha sebelum pendapatan dan beban lain-lain mencapai Rp326,48 miliar, naik dari Rp277,19 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, WIKA juga mengalami penurunan pendapatan lain-lain menjadi Rp296,76 miliar dari Rp666,07 miliar. Sementara itu, beban lain-lain meningkat tajam menjadi Rp1,21 triliun dari Rp391,02 miliar. Jumlah pendapatan dan beban lain-lain juga meningkat menjadi Rp922,44 miliar dari Rp275,05 miliar.

Laba usaha setelah pendapatan dan beban lain-lain meningkat menjadi Rp595,96 miliar dari Rp552,24 miliar. Namun, jumlah beban lain-lain juga meningkat tajam menjadi Rp1,39 triliun dari Rp526,03 miliar. Beban pendanaan juga meningkat menjadi Rp1,23 triliun dari Rp550,22 miliar. Beban pajak penghasilan final juga meningkat menjadi Rp184,71 miliar dari Rp143,62 miliar.

WIKA juga mengalami peningkatan rugi entitas asosiasi menjadi Rp31,33 miliar dari Rp12,2 miliar dan penurunan bagian laba entitas ventura bersama menjadi Rp60,57 miliar dari Rp179,62 miliar. Selisih nilai wajar properti investasi tidak ada dari Rp391,2 juta. Laba sebelum pajak penghasilan menurun menjadi Rp1,98 triliun dari Rp26,2 miliar.

WIKA juga mencatat rugi bersih sebesar Rp1,99 triliun, menurun drastis dari periode yang sama tahun lalu yang mencatatkan untung sebesar Rp12,35 miliar. Total ekuitas juga mengalami penurunan menjadi Rp15,47 triliun dari periode akhir tahun sebelumnya sebesar Rp17,49 triliun.

Saat ini, jumlah liabilitas juga mengalami koreksi menjadi Rp56,7 triliun dari periode akhir tahun sebelumnya sebesar Rp57,57 triliun. Jumlah aset terakumulasi mencapai Rp72,17 triliun, mengalami kontraksi dari posisi akhir tahun sebelumnya sebesar Rp75,06 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekor Garuda Indonesia Memburuk, Kini Rugi Rp1,15 Triliun di Paruh Pertama 2023

Tekor Garuda Indonesia Memburuk, Kini Rugi Rp1,15 Triliun di Paruh Pertama 2023

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2023 | 10:41 WIB

Tak Hanya Sektor Kesehatan, Polusi Udara Bisa Sebabkan Ekonomi RI Rugi

Tak Hanya Sektor Kesehatan, Polusi Udara Bisa Sebabkan Ekonomi RI Rugi

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2023 | 18:33 WIB

Sejumlah Anggota DPRD Tanggamus Kembalikan Uang Kerugian Negara Korupsi Perjalanan Dinas

Sejumlah Anggota DPRD Tanggamus Kembalikan Uang Kerugian Negara Korupsi Perjalanan Dinas

Lampung | Kamis, 27 Juli 2023 | 14:07 WIB

Revitalisasi TIM Era Anies Terbukti Ada Persekongkolan, KPPU Jatuhi Denda Rp 27 Miliar

Revitalisasi TIM Era Anies Terbukti Ada Persekongkolan, KPPU Jatuhi Denda Rp 27 Miliar

News | Senin, 24 Juli 2023 | 11:56 WIB

Kerugian Perusahaan Properti China Evergrande Tembus Rp1.216 Triliun

Kerugian Perusahaan Properti China Evergrande Tembus Rp1.216 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Juli 2023 | 18:05 WIB

Jarak ke Padang Makin Dekat, Ini Update Pembangunan Tol Pekanbaru-Pangkalan

Jarak ke Padang Makin Dekat, Ini Update Pembangunan Tol Pekanbaru-Pangkalan

Riau | Selasa, 18 Juli 2023 | 15:25 WIB

Terkini

BKI Jajaki Kerja Sama Global, Dorong Industri Maritim RI Naik Kelas

BKI Jajaki Kerja Sama Global, Dorong Industri Maritim RI Naik Kelas

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:29 WIB

IHSG Tersungkur Lagi Mendekati Level 6.900

IHSG Tersungkur Lagi Mendekati Level 6.900

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:23 WIB

Ekonom Ungkap Harga BBM Pertalite dan Solar Setelah Minyak Dunia Melonjak

Ekonom Ungkap Harga BBM Pertalite dan Solar Setelah Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:58 WIB

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:49 WIB

Belum Ada Pembatasan, Bahlil Persilahkan Masyarakat Bebas Beli BBM Subsidi

Belum Ada Pembatasan, Bahlil Persilahkan Masyarakat Bebas Beli BBM Subsidi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:48 WIB

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Semakin Ambles, Nyaris ke Rp 17.000/USD

Rupiah Semakin Ambles, Nyaris ke Rp 17.000/USD

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:32 WIB

Jaga Terang di Hari Kemenangan, Cerita Petugas PLN Amankan Keandalan Listrik di Momen Idul Fitri

Jaga Terang di Hari Kemenangan, Cerita Petugas PLN Amankan Keandalan Listrik di Momen Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:19 WIB

RI Sudah Punya Pos Impor Minyak Mentah Baru, Bahlil: Jangan Tanya Dari Mana?

RI Sudah Punya Pos Impor Minyak Mentah Baru, Bahlil: Jangan Tanya Dari Mana?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:04 WIB

Kompor Listrik Makin Dilirik, Biaya Masak Lebih Murah dari LPG

Kompor Listrik Makin Dilirik, Biaya Masak Lebih Murah dari LPG

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:58 WIB