Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Industri Pandai Besi Menggeliat, Usaha Pembuatan Pisau dan Arit di Tuban Terus Dikembangkan

Iwan Supriyatna

Rabu, 09 Agustus 2023 | 11:41 WIB
Industri Pandai Besi Menggeliat, Usaha Pembuatan Pisau dan Arit di Tuban Terus Dikembangkan
Mendukung pengembangan usaha pembuatan pisau, arit, golok, dan sejenisnya.

Suara.com - Sukarelawan Kyai Muda Jawa Timur (Jatim) pendukung Ganjar kembali mengimplementasikan program kebermanfaatannya untuk masyarakat.

Relawan beranggotakan kiai-kiai muda dari berbagai daerah ini, menghelat pelatihan pembuatan pisau dapur dan arit rumput.

Menggandeng salah satu pandai besi, kegiatan ini sukses dilaksanakan di Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Koordinator Wilayah Kyai Muda Jatim, Ali Baidlowi mengatakan kegiatan ini ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha pembuatan pisau, arit, golok, dan sejenisnya.

"Kami hari ini memperkenalkan pandai besi pembuatan perabotan rumah tangga dari besi, seperti pisau, arit, sabit, golok, dan lain sebagainya," ujar Ali ditulis Rabu (9/8/2023).

Dia berharap agar kegiatan ini bisa memotivasi para peserta agar mau menjadikan pembuatan pisau atau arit sebagai salah satu opsi usaha yang bisa dikerjakan.

"Kami harapkan nanti industri pandai besi dari masyarakat tradisional nanti bisa dibuat lebih modern, berproduksi lebih banyak, dan nantinya bahkan kami bisa ekspansi ke luar negeri bahwa produk-produk Indonesia itu bagus," harapnya.

Dengan begitu, Ali menuturkan bahwa ekonomi masyarakat bisa meningkat bila kelak usaha pandai besinya berkembang.

Selepas mengikuti pelatihan, para peserta juga mendapatkan pisau dari relawan Kyai Muda Jatim. Pisau-pisau tersebut dibeli relawan dari salah satu pandai besi yang ada di Tuban.

Dalam sela kegiatan mereka, relawan juga mensosialisasikan figur dan program Ganjar Pranowo. Dia menyebut, Ganjar adalah sosok yang sangat mendukung program pemberdayaan masyarakat.

"Pak Ganjar ingin kami harus bermanfaat untuk orang lain, memberikan manfaat dan edukasi kepada masyarakat, dan kami juga berharap kepada Pak Ganjar kalau beliau nanti jadi presiden, menjadi pemimpin yang bijaksana, amanah," pungkasnya.

Siapkan Agenda Pemberdayaan Masyarakat Lainnya

Kyai Muda Jatim pun berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan serupa. Ali menyebut, pihaknya telah menyiapkan banyak agenda yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.

"Kami insyaallah akan mengadakan (pelatihan) cara pembibitan tanaman, agar masyarakat bisa melakukan pembibitan sendiri," kata Ali.

"Yang kedua kami juga akan memanfaatkan karena di Jawa Timur ini sangat banyak (tanaman) bambu, kita akan coba membuat terobosan-terobosan bagaimana bambu bisa dimanfaatkan di masyarakat," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangan Kesabet Golok Cukup Dalam, Habib Usman Bin Yahya Gak Akan Kapok Sembelih Hewan Kurban

Tangan Kesabet Golok Cukup Dalam, Habib Usman Bin Yahya Gak Akan Kapok Sembelih Hewan Kurban

Entertainment | Kamis, 20 Juli 2023 | 15:18 WIB

Polisi Sebut Pelaku Eksekusi Gunakan Sebilah Pisau untuk Mutilasi Mahasiswa UMY

Polisi Sebut Pelaku Eksekusi Gunakan Sebilah Pisau untuk Mutilasi Mahasiswa UMY

Jogja | Selasa, 18 Juli 2023 | 18:46 WIB

Robek Jok hingga Sayat Bodi Moge Pakai Pisau, Viral Wanita Ngamuk Gegara Utang Gak Dibayar

Robek Jok hingga Sayat Bodi Moge Pakai Pisau, Viral Wanita Ngamuk Gegara Utang Gak Dibayar

Kaltim | Kamis, 06 Juli 2023 | 21:56 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB