Mengingat Kembali Embargo AS Terhadap Alutsista Indonesia di Tengah Pembelian F-15EX

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 23 Agustus 2023 | 16:13 WIB
Mengingat Kembali Embargo AS Terhadap Alutsista Indonesia di Tengah Pembelian F-15EX
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto berfoto di belakang pesawat tempur F-15EX baru dari Amerika Serikat (AS). (Tim Gerindra)

Suara.com - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia resmi membeli 24 unit pesawat tempur jenis F-15EX dari Amerika Serikat.

Keputusan pembelian alat tempur berteknologi dari Amerika Serikat seharusnya cukup menjadi rambu – rambu pemerintah bahwa Indonesia belum bisa mencapai kemandirian dalam urusan militer. Padahal sejarah mencatat, di era Orde Baru, Amerika Serikat pernah melakukan embargo dalam penjualan alutsista ke Indonesia. 

Jika menilik perjalanan militer Indonesia, embargo atau penyetopan pemasokan senjata dari Negeri Paman Sam itu pernah terjadi pada 1995 – 2005. Amerika Serikat menghentikan penjualan senjata ke Indonesia.

Tidak hanya itu, meskipun banyak pesawat tempur TNI didatangkan dari Amerika Serikat, negara tersebut tetap menyetop pengiriman suku cadangnya. Akibatnya, meskipun banyak pesawat masuk dalam kategori baru, penerbangan tetap tidak bisa dilakukan. Kekuatan TNI pun melemah karena Indonesia saat itu belum bisa memproduksi alat tempur sendiri. 

Keputusan embargo AS ini disebabkan oleh tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan Indonesia setelah peristiwa penembakan demonstran di Dili pada 1991. Saat itu, Dili masih menjadi bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di tengah masa embargo, Indonesia kemudian mencari alternatif dengan membeli pesawat jenis sukhoi dari Rusia. Dampak positifnya, kini Indonesia memiliki alternatif peralatan tempur yang dipasok dari Rusia.

Sampai embargo tersebut dicabut, Indonesia tetap menjalin kerja sama pembelian peralatan militer dengan Rusia. Keputusan ini dibuat agar RI memiliki alternatif jika embargo kembali terjadi. Terlebih, sampai hari ini, Indonesia belum bisa mandiri dalam produksi persenjataan. 

Seperti diketahui, pembelian pesawat baru ini dilakukan Prabowo ketika bertandang di 

The Boeing Company, St. Louis, Missouri. “Penandatanganan MoU komitmen pembelian 24 Unit Pesawat Tempur F-15EX,” kata Prabowo dalam unggahan foto di akun Instagramnya @prabowo dikutip Selasa (22/8/2023).

Baca Juga: Mengenal AHS Krab, Artileri Swa-Gerak Sumbangan Polandia untuk Ukraina

Prabowo turut menyaksikan penandatanganan MoU tersebut. Ia juga sempat menengok unit pesawat tempur tersebut di kantor Boeing. Sebelumnya pada November 2022 lalu, Prabowo memastikan rencana pembelian jet tempur F-15 sedang dalam tahap lanjut dan menunggu persetujuan akhir dari pemerintah.

Kepastian itu disampaikan Prabowo seusai melakukan pembicaraan empat mata dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd J. Austin III di kantor Kemhan RI, Jakarta.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI