Industri di Tangerang Klaim Hentikan Operasional PLTU Demi Kurangi Polusi

M Nurhadi

Minggu, 27 Agustus 2023 | 08:56 WIB
Industri di Tangerang Klaim Hentikan Operasional PLTU Demi Kurangi Polusi
Kabut polusi udara di Jakarta pada Rabu (16/82023). [Suara.com/Chandra]

Suara.com - Industri-industri di wilayah Tangerang, Banten, diklaim secara bersama-sama telah menghentikan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang mereka miliki dan beralih ke pasokan listrik dari PLN sebagai langkah untuk mengurangi polusi udara.

Taufan Prihadi, Manajer Electric Instrument di PT Polychem Indonesia mengatakan, mereka telah beralih menggunakan pasokan listrik dari PT PLN (Persero) setelah sebelumnya mereka menghasilkan listrik sendiri melalui PLTU dengan kapasitas 2x15 MW. Listrik ini digunakan untuk proses pembuatan bahan baku polyester, yaitu etilen glikol.

"Untuk mengurangi pencemaran udara, kami telah menghentikan penggunaan PLTU yang sebelumnya kami operasikan secara independen untuk mengurangi emisi," ujarnya dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada hari Sabtu (26/8/2023).

Selain tidak lagi menggunakan batu bara untuk menghasilkan listrik, ia menjelaskan bahwa secara operasional, perusahaan menjadi lebih efisien, karena biaya listrik sebelumnya mencapai hampir Rp10 miliar per bulan jika mereka tetap menggunakan pembangkit listrik mereka sendiri.

"Sekarang, menggunakan listrik dari PLN juga lebih ekonomis dari segi pengeluaran. Biaya listriknya lebih terjangkau dan tidak ada biaya perawatan. Ketika PLTU kami masih beroperasi, konsumsi batu bara kami sekitar 740 ton per hari," tambahnya, dikutip dari Antara.

Manajemen perusahaan juga mendapatkan manfaat positif dari penggunaan listrik PLN, terutama karena kebijakan manajemen energi mereka sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencapai emisi net zero pada tahun 2060.

Emrus Sihombing, seorang pakar komunikasi dari Universitas Pelita Harapan, menyatakan bahwa kualitas udara di Provinsi Banten jauh lebih baik dibandingkan dengan Jakarta, meskipun Banten lebih dekat dengan PLTU yang sering dianggap sebagai salah satu sumber pencemar udara.

Menurutnya, banyak ahli lingkungan yang telah menyoroti buruknya kualitas udara di Jakarta akibat masalah di sektor transportasi yang belum terselesaikan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerakan Tanam Pohon, Tingkatkan Kualitas Udara untuk Atasi Polusi di Jakarta

Gerakan Tanam Pohon, Tingkatkan Kualitas Udara untuk Atasi Polusi di Jakarta

Press Release | Sabtu, 26 Agustus 2023 | 23:29 WIB

Gubernur Heru Klaim Penyemprotan Jalan Kurangi Polusi Udara Di Jakarta

Gubernur Heru Klaim Penyemprotan Jalan Kurangi Polusi Udara Di Jakarta

News | Minggu, 27 Agustus 2023 | 03:25 WIB

Khawatir Polusi Udara Jakarta Bikin Baby Issa Sakit, Nikita Willy Lakukan Salt Therapy: Apa Saja Manfaatnya?

Khawatir Polusi Udara Jakarta Bikin Baby Issa Sakit, Nikita Willy Lakukan Salt Therapy: Apa Saja Manfaatnya?

Lifestyle | Minggu, 27 Agustus 2023 | 08:15 WIB

Pro Kontra Wacana Ganjil Genap 24 Jam untuk Tekan Polusi Udara: Dianggap Bukan Solusi

Pro Kontra Wacana Ganjil Genap 24 Jam untuk Tekan Polusi Udara: Dianggap Bukan Solusi

News | Sabtu, 26 Agustus 2023 | 18:10 WIB

Harganya Mulai Rp 24 Ribu, Ini 7 Rekomendasi Pembersih Wajah Untuk Lindungi Kulit dari Polusi Udara

Harganya Mulai Rp 24 Ribu, Ini 7 Rekomendasi Pembersih Wajah Untuk Lindungi Kulit dari Polusi Udara

Lifestyle | Sabtu, 26 Agustus 2023 | 18:55 WIB

Bahaya Pencemaran Udara bagi Kesehatan yang Dapat Menyebabkan Kematian

Bahaya Pencemaran Udara bagi Kesehatan yang Dapat Menyebabkan Kematian

Your Say | Sabtu, 26 Agustus 2023 | 12:40 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×