Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

KNP Ajak Warga Manfaatkan Kerang Hijau Jadi Produk UMKM Bernilai Jual Tinggi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 06 September 2023 | 08:21 WIB
KNP Ajak Warga Manfaatkan Kerang Hijau Jadi Produk UMKM Bernilai Jual Tinggi
KNP Lampung mengadakan penyuluhan cara budi daya dan pemanfaatan kerang hijau untuk menjadi produk UMKM yang bernilai jual tinggi. 

Suara.com - Komunitas Nelayan Pesisir (KNP) Lampung sebagai sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo kembali meneruskan program bermanfaatnya untuk kalangan nelayan dan masyarakat pesisir. 

Giliran warga pesisir di Pantai Kerang Hijau di Kelurahan Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan yang merasakan manfaat aksi sosial dari sukarelawan KNP Lampung. 

KNP Lampung mengadakan penyuluhan cara budi daya dan pemanfaatan kerang hijau untuk menjadi produk UMKM yang bernilai jual tinggi. 

Koordinator Wilayah KNP Lampung, Miftahul Lutvi mengatakan, para relawan berupaya mengedukasi masyarakat akan tingginya potensi ekonomis dari kerang hijau. 

"Kami dari Komunitas Nelayan Pesisir Lampung melakukan edukasi tentang kerang hijau kepada masyarakat untuk mendongkrak UMKM yang ada di sini melalui komoditas kerang hijau," ujarnya ditulis Rabu (6/9/2023).

Sukarelawan menggandeng salah satu pelaku UMKM kerang hijau di Lampung untuk mengedukasi para warga berbagai cara pengolahan kerang hijau. 

Lebih lanjut, Miftahul menyebut bahwa KNP Lampung mendorong agar para nelayan tidak sekadar menjual mentah kerang hijau yang telah mereka budidaya, melainkan harus diolah menjadi berbagai produk kuliner. 

"Karena kerang hijau ini juga bisa dijadikan produk-produk. Contohnya seperti cemilan-cemilan kering yang bisa meningkatkan nilai jualnya," ujar dia. 

Lewat penyuluhan ini, Miftahul berharap bisa mendongkrak sektor UMKM produk kerang hijau sekaligus memicu peningkatan perekonomian di antara masyarakat pesisir di Lampung Selatan. 

Dalam kegiatan tersebut pula, para sukarelawan juga memberikan bantuan keranjang ikan untuk mendukung proses budi daya kerang yang dilakukan warga. 

"Meningkatkan kesadaran warga di sini juga betapa pentingnya memanfaatkan sumber daya (alam) yang ada, sehingga bisa memanfaatkan itu dengan baik, dan mengelola dengan baik untuk membantu masyarakat di sini," katanya. 

Sukarelawan KNP Lampung mengaku kegiatan yang mereka gelar terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo. Ganjar, disebut Miftahul kerap memberikan bantuan dan berbagai program yang membantu para nelayan di Jateng.

"Tentunya kegiatan ini terinspirasi dari Bapak Ganjar yang sangat peduli terhadap nelayan-nelayan yang ada di pesisir pantai," katanya. 

Sebab itu, dalam kegiatan di Pantai Kerang Hijau para relawan turut menyosialisasikan figur Ganjar Pranowo kepada warga. Sukarelawan berharap Ganjar bisa semakin dikenal oleh kalangan masyarakat pesisir Lampung Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alkhawarismi Corporate Services Komitmen Bantu UMKM Naik Kelas dan Beri Akses Pemodalan Usaha Hingga Rp 1 Miliar

Alkhawarismi Corporate Services Komitmen Bantu UMKM Naik Kelas dan Beri Akses Pemodalan Usaha Hingga Rp 1 Miliar

Bisnis | Rabu, 06 September 2023 | 05:48 WIB

Transformasi Digital Strategi BRI Ciptakan Layanan Keuangan yang Inovatif

Transformasi Digital Strategi BRI Ciptakan Layanan Keuangan yang Inovatif

Jatim | Selasa, 05 September 2023 | 21:00 WIB

Dukung Isu Strategis AIPF, BRI Siap Perbesar Portofolio Pembiayaan

Dukung Isu Strategis AIPF, BRI Siap Perbesar Portofolio Pembiayaan

Malang | Selasa, 05 September 2023 | 20:30 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB