Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Pengamat Sebut Indonesia Paket Lengkap Buat Investor

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 11 September 2023 | 17:01 WIB
Pengamat Sebut Indonesia Paket Lengkap Buat Investor
Ilustrasi investor.

Suara.com - Kebijakan pemerintah lewat Kementerian Investasi untuk mempermudah persyaratan bagi para investor untuk berinvestasi di Indonesia patut diapresiasi, karena langkah tersebut mampu menarik investor datang berinvestasi di Indonesia.

Selain itu, keunggulan lain yang dimiliki oleh Indonesia adalah menjadi satu-satunya negara ASEAN yang tergabung dalam keanggota G2, sekaligus menjadi negara ASEAN dengan market yang besar.

Namun, kebijakan yang bagus dan kelebihan pasar ini bukanlah satu-satunya faktor yang menjadi pertimbangan investor, tetapi ada faktor lain seperti keamanan hingga stabilitas politik.

"Faktor-faktor seperti kemudahan berbisnis, perizinan, stabilitas politik, kepastian kebijakan, prosedur yang efisien, dan keamanan juga menjadi faktor kunci dalam pengambilan keputusan investasi," kata Pengamat ekonomi dari Core Indonesia, Muhammad Faisal, Senin (11/9/2023).

Dikatakan Faisal, permintaan pemerintah lewat Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia agar para investor yang berinvestasi di Indonesia harus membangun pabrik di Indonesia adalah hal yang tepat, karena hal tersebut memiliki dampak positif dalam menciptakan lapangan kerja.

Ini adalah langkah positif untuk mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda yang berpotensi besar.

"Namun, untuk memastikan kualitas tenaga kerja yang kompeten, pendidikan dan pelatihan yang sesuai perlu diperhatikan dengan serius. Anak-anak muda Indonesia harus dilengkapi dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan agar mereka dapat mengisi posisi-posisi strategis di berbagai sektor industri," ucapnya.

Menurut Faisal, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Bahlil dipastikan sudah dipahami, bahwa pentingnya mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan mendukung investasi yang berkelanjutan adalah langkah yang sangat penting dalam membangun ekonomi yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.

"Saya pikir Menteri Bahlil sudah paham dan selain para Investor membangun pabri di Indoneia, harusnya semakin banyak juga anak-anak muda kita yang bisa diserap menjadi tenaga kerja profesional," ungkapnya.

Dijelaskan Faisal, selain membangun pabrik di Indonesia, para investor harus menyadari betul soal keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki peran sangat signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dengan sekitar 90 persen dari pelaku usaha di negara ini berasal dari sektor UMKM, tidak dapat diabaikan bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia.

"Ini bukan hanya mencerminkan potensi besar untuk investasi, tetapi juga tanggung jawab untuk memastikan UMKM berkembang dan berkontribusi maksimal. Saya pikir ini adalah langkah penting dalam menarik investasi baik dari dalam maupun luar negeri," jelasnya.

"UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Mereka memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan pertumbuhan ekonomi, dan menguatkan daya saing negara. Namun, kita harus menjembatani kesenjangan antara UMKM dan investor asing agar potensi ini dapat benar-benar dimanfaatkan," tambahnya.

"Para investor perlu dipandu untuk memilih UMKM yang sesuai dengan kebutuhan mereka, termasuk dalam hal pasokan bahan baku, bahan setengah jadi, dan modal. Dengan menjembatani kesenjangan antara UMKM dan investor, kita dapat memaksimalkan potensi investasi yang ada," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa investor asing akan menyesal dan rugi jika tidak membangun pabrik manufaktur di Indonesia, sebab negeri ini memiliki pertumbuhan ekonomi yang moncer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi dan Presiden Korsel Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekosistem Industri Kendaraan Listrik

Jokowi dan Presiden Korsel Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekosistem Industri Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 08 September 2023 | 15:44 WIB

Negara ASEAN Belum Manfaatkan RCEP Untuk Tingkatkan Perdagangan

Negara ASEAN Belum Manfaatkan RCEP Untuk Tingkatkan Perdagangan

Bisnis | Kamis, 07 September 2023 | 20:29 WIB

BRI Danareksa Sekuritas Perkaya Wawasan Investor untuk Siap Berinvestasi di Tahun Politik

BRI Danareksa Sekuritas Perkaya Wawasan Investor untuk Siap Berinvestasi di Tahun Politik

Bisnis | Kamis, 07 September 2023 | 15:18 WIB

Terkini

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:31 WIB

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:20 WIB

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:15 WIB

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:07 WIB

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:00 WIB

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:59 WIB

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:35 WIB

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:57 WIB

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:50 WIB