Cara Jokowi Kelola Kekayaan Sumber Daya Air di Dalam Negeri

Achmad Fauzi

Jum'at, 22 September 2023 | 15:50 WIB
Cara Jokowi Kelola Kekayaan Sumber Daya Air di Dalam Negeri
Staf Khusus Menteri PUPR Bidang Sumber Daya Air & Indonesia Water Institute, Firdaus Ali/Achmad Fauzi

Suara.com - Sumber Daya Air (SDA) di dalam negeri sungguh melimpah, dan memiliki potensi besar jika dikelola. Apalagi, Indonesia merupakan negara dengan curah hujan yang tinggi.

Namun sayangnya, Indonesia belum mampu mengelola SDA dengan baik, sehingga karunia yang ada menjadi sia-sia.

Staf Khusus Menteri PUPR Bidang Sumber Daya Air & Indonesia Water Institute, Firdaus Ali mengungkapkan, ketidakmampuan pengelolaan SDA tercermin dari jumlah bendungan di dalam negeri.

"Negara kita sebenarnya negara yang dianugerahi oleh tuhan dengan curah hujan yang tinggi, rata-rata 2.700-2.800 per tahun. Ini curah hujan yang sangat luar biasa, tapi permasalahannya apa? kita tidak memiliki kemampuan mengelola SDA," ujarnya dalam Seminar Ketahanan Air - Teknologi untuk Indonesia di Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor, Jumat (22/9/2023).

Firdaus memaparkan, sebelum pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), Indonesia hanya memiliki 234 bendungan di seluruh Indonesia. Dari total jumlah bendungan itu, memiliki total kapasitas sebesar 12 miliar meter kubik.

Jika dibagi dengan jumlah populasi, kapasitas bendungan di dalam negeri hanya 48 meter kubik per kapita.

"Angka ini jauh di bawah Thailand yang 1.277 meter kubik per tahun, kita di bawah Ethiopia, Laos, dan Nepal, ini sangat menakutkan dan mengerikan sekali menurut saya," ucap dia.

Namun, lanjut Firdaus, untuk mengatasi hal ini, Pemerintahan Jokowi pun mempercepat pembangunan infrastruktur dengan membangun 61 bendungan baru dan 5 bendungan lama yang diselesaikan.

"Jika ini selesai hingga 2025 nanti, maka kita meningkat dari 48 ke 58 meter kubik per kapita per tahun, masih sangat jauh sekali, dibandingkan dengan Thailand," imbuh dia.

Sementara, Rektor Universitas Pertahanan RI RI Letnan Jenderal TNI Jonni Mahroza mengatakan, kondisi ketahanan air di Indonesia saat ini sedang menuju ke krisis air, ditandai dengan terjadinya kekeringan di Nusa Tenggara (NTT, NTB), Maluku, Jawa (Gunung Kidul), dan terjadinya banjir di DKI, Bandung dan beberapa kota lainnya sebagai dampak dari perubahan iklim.

Dampak dari perubahan iklim ini disebabkan oleh pencemaran lingkungan, terutama pencemaran udara oleh CO2, NO3, dan HSO2, yang berkontribusi pada efek rumah kaca dan hujan asam. Efek rumah kaca memiliki dampak yang signifikan pada peningkatan suhu global, termasuk suhu perairan laut. Peningkatan suhu laut ini telah memicu fenomena seperti badai El Nino dan La Nina, yang mengakibatkan timbulnya spot-spot daerah yang terlalu basah dan terlalu kering.

baca juga

"Krisis air ke depan dapat memicu perang antar negara, hal ini disebabkan nilai vital air yang mempengaruhi segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkas Mahroza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Terpesona Nama Kereta Cepat WHOOSH: Presiden Punya Peran Besar

Menhub Terpesona Nama Kereta Cepat WHOOSH: Presiden Punya Peran Besar

Bisnis | Jum'at, 22 September 2023 | 14:26 WIB

Jokowi Full Senyum Proyek Kantor Presiden di IKN Sudah 38 Persen

Jokowi Full Senyum Proyek Kantor Presiden di IKN Sudah 38 Persen

Bisnis | Jum'at, 22 September 2023 | 11:59 WIB

32 Unit Rumah Menteri di IKN Telah Rampung Dibangun, Sisa 4 Lagi

32 Unit Rumah Menteri di IKN Telah Rampung Dibangun, Sisa 4 Lagi

Bisnis | Jum'at, 22 September 2023 | 10:47 WIB

Terkini

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 07:53 WIB

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

News | Senin, 02 November 2026 | 07:52 WIB

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:50 WIB

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 07:37 WIB

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:35 WIB

×