Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 13 Juli 2026 | 14:37 WIB
Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura
Koperasi Merah Putih (Kopdes) Melawai, Jakarta Selatan, mengungkap kondisi operasionalnya setelah menjadi sorotan publik karena besaran sisa hasil usaha (SHU) yang dinilai sangat minim. Foto Fakhri-Suara.com.
baca 10 detik
  • Kopdes Melawai akui sulit bersaing dengan Indomaret di kawasan komersial.
  • Laba enam bulan baru Rp78 ribu karena minim modal dan sistem konsinyasi.
  • Pengurus belum digaji, berharap pemerintah memberi tambahan modal usaha.

Suara.com - Manajer Koperasi Merah Putih (Kopdes) Melawai, Paiman, mengungkapkan beratnya menjalankan koperasi yang baru beroperasi selama enam bulan. Selain masih minim modal, koperasi juga harus menghadapi persaingan langsung dengan jaringan ritel modern seperti Indomaret, pendapatan hariannya pun kalah dengan Warung Madura.

Menurut Paiman, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab koperasi belum mampu mencetak keuntungan besar. Hingga enam bulan beroperasi, sisa hasil usaha (SHU) yang diperoleh baru mencapai sekitar Rp78 ribu.

"Kalau pengin gede ya dibantu lah. Modalnya kan enggak ada. Dari nol persen kita berusahanya," kata Paiman dalam wawancaranya kepada Suara.com, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, sejak awal operasional koperasi tidak memiliki modal sendiri sehingga mayoritas barang yang dijual menggunakan sistem konsinyasi atau titip jual dari para pemasok.

Dengan skema tersebut, koperasi hanya membayar barang yang sudah laku terjual. Sistem ini dinilai paling aman karena koperasi belum memiliki kemampuan membeli stok barang secara putus.

"Kalau modal mengandalkan konsinyasi ya kita enggak bisa sistem beli putus. Siapa yang mau menanggung kalau barang enggak laku," ujarnya.

Bersaing dengan Indomaret

Selain persoalan modal, Paiman mengakui lokasi usaha membuat koperasi harus berhadapan langsung dengan ritel modern.

"Namanya jualan di bidang komersial ya bersaing juga. Kita jualannya hampir disamakan dengan Indomaret," katanya.

baca juga

Ia mengatakan omzet penjualan koperasi hingga kini masih relatif kecil. Nilai transaksi harian bahkan belum mencapai Rp1 juta dengan keuntungan sekitar Rp100 ribu per hari yang langsung digunakan untuk membayar operasional.

"Di bawah Rp1 juta sehari. Keuntungan paling sekitar Rp100 ribu, itu juga buat operasional, bayar karyawan dan biaya lainnya," ujar Paiman.

Saat ini koperasi mempekerjakan dua karyawan dengan gaji sekitar Rp2 juta per bulan.

Tak Bisa Jual Rokok

Paiman menilai salah satu potensi pendapatan yang hilang berasal dari larangan menjual rokok di lokasi koperasi yang berada di kawasan MRT Melawai.

Padahal, menurutnya, banyak pelanggan yang mencari produk tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:21 WIB

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×