Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Air Bersih Gratis Disalurkan untuk Bantu Ratusan Keluarga di Serang Hadapi Kemarau Berkepanjangan

Iwan Supriyatna

Senin, 09 Oktober 2023 | 08:15 WIB
Air Bersih Gratis Disalurkan untuk Bantu Ratusan Keluarga di Serang Hadapi Kemarau Berkepanjangan
Desa Pedaleman, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten yang tengah mengalami krisis air bersih imbas kemarau berkepanjangan.

Suara.com - Sukarelawan Srikandi Ganjar Banten bergerak cepat membantu masyarakat di Desa Pedaleman, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten yang tengah mengalami krisis air bersih imbas kemarau berkepanjangan.

Para pendukung Ganjar Pranowo ini mengerahkan sejumlah unit mobil tangki air untuk mendistribusikan air bersih gratis kepada masyarakat Desa Pedaleman.

Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Banten, Ila Kholilannisa mengatakan, ribuan liter air diberikan oleh pihaknya. Ratusan keluarga di Desa Pedaleman turut merasakan manfaat bantuan ini untuk menghadapi krisis air.

"Kami memulai dengan bagi-bagi air bersih, warga mengumpulkan tangki-tangki (drum air) untuk diisi oleh air dari tangki yang kita sediakan. Penerima manfaat dari keluarga ini cukup banyak, ratusan keluarga," kata Ila ditulis Senin (9/10/2023).

Ila menjelaskan, kemarau berkepanjangan telah membuat warga di daerah tersebut telah menghadapi krisis air cukup lama. Banyak warga yang kesulitan mendapatkan air bersih gratis, khususnya untuk konsumsi.

Diketahui posisi geografis Desa Pedaleman juga tidak jauh dengan laut. Sehingga banyak sumber air yang tersisa rasanya asin dan tidak layak untuk konsumsi.

"Karena memang sudah enam bulan terakhir ini, mengalami kekeringan yang sangat kering kerontang. Sumur-sumur pada kering, sehingga masyarakat di sini sampai harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Warga pun nampak senang dan semangat saat mengantre untuk mendapatkan air bersih gratis. Mereka telah menyiapkan wadah besar untuk menampung air yang dialirkan dari tangki mobil.

Ila menyebut, air tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari konsumsi, mandi, hingga untuk beribadah.

"Harapan kami, air yang diberikan secara grafis ini bermanfaat untuk masyarakat Desa Pedalaman, baik itu untuk konsumsinya, kemudian untuk beribadah juga, sehingga kehidupan sehari-hari bisa berjalan normali," tuturnya.

Relawan beranggotakan para perempuan milenial ini pun berkomitmen untuk terus melanjutkan aksi distribusi air bersih gratis di wilayah lain. Hal ini disebut Ila, karena masih banyak wilayah lainnya di Banten yang juga mengalami kekeringan.

"Kegiatan ini terinspirasi dari sosok Pak Ganjar yang sangat peduli pada masyarakat, kemudian juga aktif dalam kegiatan sosial. Beliau ini orangnya sat set ketika ada musibah di masyarakat, beliau langsung turun ke lapangan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Kering di OKU Sumsel, MUI Serukan Warga Muslim Salat Minta Hujan

Musim Kering di OKU Sumsel, MUI Serukan Warga Muslim Salat Minta Hujan

News | Minggu, 08 Oktober 2023 | 18:37 WIB

Empat Bulan Menanti Pasokan Air Bersih, Warga Kalideres Malah Keluarkan Biaya Ekstra

Empat Bulan Menanti Pasokan Air Bersih, Warga Kalideres Malah Keluarkan Biaya Ekstra

Jakarta | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 22:13 WIB

Pengakuan Samiyem Terdampak Putusnya Suplai Air PAM; Mandi Dua Kali Sehari, Anak Keramas di Wastafel Kantor

Pengakuan Samiyem Terdampak Putusnya Suplai Air PAM; Mandi Dua Kali Sehari, Anak Keramas di Wastafel Kantor

Jakarta | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 20:29 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB