Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gencarkan Perekonomian Daerah Lewat UMKM Lokal, Mak Ganjar Sumut Beri Bekal Pembuatan Dodol

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 12 Oktober 2023 | 16:44 WIB
Gencarkan Perekonomian Daerah Lewat UMKM Lokal, Mak Ganjar Sumut Beri Bekal Pembuatan Dodol
Sukarelawan Mak Ganjar Sumatera Utara (Sumut) mendorong warga untuk memproduksi dodol rumahan khas Kabupaten Serdang Bedagai.

Suara.com - Dalam rangka optimalisasi geliat UMKM daerah, sukarelawan Mak Ganjar Sumatera Utara (Sumut) mendorong warga untuk memproduksi dodol rumahan khas Kabupaten Serdang Bedagai.

Mak Ganjar Sumut berupaya meningkatkan perekonomian warga dengan memberikan bekal ke warga melalui pelatihan pembuatan dodol yang berlangsung di Desa Petuaran Hilir, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Suyanti, selaku pemateri dalam pelatihan dari Mak Ganjar itu mendukung penuh kegiatan pelatihan yang diadakan. Dia menyebut, pelatihan sangat bermanfaat untuk membantu perekonomian warga.

"Saya selaku pemateri memberikan pembelajaran kepada masyarakat agar bisa membantu ekonomi keluarga, karena ini sangat bermanfaat sekali," ujar Suyanti ditulis Kamis (12/10/2023).

Dia mengapresiasi sukarelawan Mak Ganjar Sumut yang mampu melihat potensi dari Kabupaten Serdang Bedagai sebagai salah satu daerah sentra dodol.

Hal tersebut, lanjut Suyanti, dapat membangkitkan semangat para warga terutama kalangan emak-emak untuk memproduksi dodol sendiri setelah mendapatkan pembekalan dari Mak Ganjar.

"Di kabupaten kami, dodol memang sudah sangat terkenal khususnya di Pasar Bengkel. Pemasarannya juga tidak sulit," ungkap Suyanti.

Adapun kehadiran para pendukung Ganjar Pranowo itu ke daerah perkampungan sangat disambut antusias oleh emak-emak.

Oleh sebab itu, setelah mendapatkan pembelajaran dan praktik secara langsung terkait pembuatan dodol, emak-emak diharapkan dapat mandiri dan memiliki penghasilan sendiri.

Jika itu bisa diwujudkan, kata Suyanti, emak-emak juga mampu ikut mengangkat perekonomian keluarga, dan secara perlahan memicu peningkatan perekonomian daerah.

"Itu tadi untuk bisa menjadi emak-emak yang mandiri, tidak tergantung kepada suami harus meminta uang, tapi bisa menghasilkan produksi yang berguna bagi keluarga, dijamin pasti sehat," tutur Suyanti.

Berkat Pelatihan dari Mak Ganjar, Warga Kian Bergairah Maksimalkan Potensi UMKM Dodol

Meski produk dodol warga Serdang Bedagai telah disediakan tempat penjualan tetap yakni di Pasar Bengkel, namun Suyanti ingin dodol Serdang Bedagai ingin terus maju dan berkembang.

Dia dan Mak Ganjar mendorong warga untuk menjual dodol dengan cara promosi di media sosial untuk mengikuti perkembangan zaman.

Mereka optimistis dodol Serdang Bedagai mampu bersaing dengan produk makanan lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Dorong Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Dirikan Perseroan Perorangan

Pemerintah Dorong Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Dirikan Perseroan Perorangan

Bisnis | Kamis, 12 Oktober 2023 | 12:44 WIB

Intip Produk Milik Suporter di Persib Store yang Bikin Menteri Koperasi UKM Teten Masduki Takjub

Intip Produk Milik Suporter di Persib Store yang Bikin Menteri Koperasi UKM Teten Masduki Takjub

Jabar | Rabu, 11 Oktober 2023 | 15:54 WIB

UMKM Binaan Pegadaian Pamer Produk Kreatif di Inacraft 2023

UMKM Binaan Pegadaian Pamer Produk Kreatif di Inacraft 2023

Bisnis | Rabu, 11 Oktober 2023 | 10:25 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB