Dijamin Nggak Mubazir, Ini Alasan Pemerintah Bagi-bagi Rice Cooker

Achmad Fauzi Suara.Com
Jum'at, 13 Oktober 2023 | 16:50 WIB
Dijamin Nggak Mubazir, Ini Alasan Pemerintah Bagi-bagi Rice Cooker
Ilustrasi rice cooker (Freepik.com/freepik)

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan kebijakan pembagian rice cooker gratis tidak akan buang-buang anggaran. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi kebijakan impor LPG. 

Menteri ESDM Arifin Tasrif menjelaskan, kekinian masih ada 60 juta rumah tangga yang menggunakan LPG. 

Dirinya tidak mau negara selalu bergantung pada LPG impor.

"Nggak (mubazir) dong, karena kalau nggak dicoba gimana? Kalau nggak dipakai kita mau impor LPG terus? Ada yang suka impor LPG memang," ujarnya di kantor Kementerian ESDM, Jumat (13/10/2023).

Arifin memastikan, penyaluran rice cooker gratis kepada masyarakat akan berlangsung tahun ini, meski tahun 2023 ini hany tersisa beberapa bulan saja. 

"Ya kita memang tinggal nyelesain saja cuma kan kita lihat nanti governance-nya gimana untuk penyampaiannya," jelas dia.

Namun demikian, Arifin tidak merinci merek rice cooker yang diberikan ke masyarakat. Hanya saja, dipastikan bahwa akan memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

"Apa ya, pokoknya dalam negeri, TKDN," kata dia.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, dalam melakukan distribusi rice cooker ini, terdapat tiga hal yang harus disiapkan. Pertama, ketersedian pasokan rice cooker itu sendiri.

Baca Juga: Pemerintah Beberkan Jadwal Pembagian Rice Cooker Gratis

"Publik juga bertanya-tanya apakah bisa ini waktunya sependek itu, saya sampaikan ada tiga nih kuncinya. Satu, sisi suplainya harus mulai siap dan ini sudah koordinasi cukup lama, komunikasi juga dengan Kemenperin. Hari ini kita juga ada market sounding untuk dari sisi produsennya itu siap gitu ya, ini kan harus dalam negeri," ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (12/10/2023).

Kedua, pemerintah juga harus memastikan siapa-siapa yang berhak mendapatkan rice cooker gratis tersebut.

"Kan nyari orang misalkan 500 ribu kan ini juga kerjaan tidak gampang kan jadi kita komunikasi dengan daerah. Siapa penerimanya, baca aja Permen 11 kan sudah ada di situ," ujarnya.

Ketiga, lanjut Dadan, pemerintah juga harus menunjuk siapa pihak yang akan mengirimkan rice cooker sampai ke penerima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI